Wisata Gunung Kelud Kediri

Home » Jawa Timur » Kediri Kabupaten » Wisata Gunung Kelud Kediri
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Wisata Gunung Kelud Kediri kami kunjungi tidak untuk mendaki namun sekadar menikmati panorama Gunung Kelud yang tersohor dari lokasi yang masih bisa ditempuh oleh kebanyakan pengunjung seperti saya. Sanusi dan Ijun masih setia menemani dalam perjalanan ini.

Jalan berliku dan cukup mulus meski agak sempit, dengan pemandangan ladang, lembah, ngarai, air terjun tinggi di kejauhan, perbukitan dan pegunungan hijau biru di sepanjang perjalanan yang cukup menyenangkan. Di pos retribusi, kami membayar tiket masuk Rp.5.000 per orang

Sebuah tengara di pinggir kiri jalan, yang menandai sebuah ruas jalan ke kawasan Wisata Gunung Kelud yang dikenal dengan nama Jalan Misterius. Dari arah pulang, ruas jalan ini terlihat “menanjak”, namun jika kendaraan dihentikan pada posisi gigi netral di marka putih yang melintang jalan, kendaraan akan berjalan “turun”.

wisata gunung kelud kediri
Gunung Kelud dilihat dari lokasi di dekat sebuah jembatan. Kawasan wisata Gunung Kelud ini memiliki empat puncak, yaitu Puncak Kelud, Puncak Sumbing, Puncak Gajah Mungkur dan Puncak Gedang. Bangunan mungil berwarna putih yang tampak di sebelah kanan pada foto di atas adalah Gardu Pandang yang berada di puncak Gajah Mungkur.

Di sepanjang perjalanan setelah melewati pos jaga di kawasan wisata pegunungan ini, terdapat beberapa tempat rehat berukuran kecil dimana pengunjung bisa berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan sekitar dan hawa pegunungan yang segar. Ada baiknya pejalan berhenti beberapa saat di tempat-tempat ini, sebelum atau setelah berkunjung ke kawasan Wisata Gunung Kelud karena tentu ada alasan mengapa tempat rehat itu dibangun di titik-titik itu.

wisata gunung kelud kediri
Dari sebuah lokasi dalam perjalanan saya bisa melihat sebuah air terjun bertingkat yang berada di sebelah kiri jalan, dengan menggunakan lensa jarak jauh. Melihat jaraknya yang sangat jauh, air terjun yang entah apa namanya ini tentu sangat tinggi, dan entah bagaimana pula caranya untuk ke sana.

Setidaknya ada satu tanjakan mendebarkan ketika ke Wisata Gunung Kelud, karena kemiringannya tajam dan tanjakannya panjang. Sepasang manusia bertubuh tambun memarkir motor bebeknya tepat sebelum tanjakan, tak berani naik. Mobil kami pun mundur sampai jembatan setelah tidak kuat menanjak karena kurang ancang-ancang dan terburu pindah gigi-2.

wisata gunung kelud kediri
Tempat Rehat Gunung Kelud dimana terdapat warung dan tempat parkir kendaraan bagi para pengunjung Wisata Gunung Kelud lokasinya berada di sebelah kiri bangunan yang terlihat di kiri bawah pada foto di atas. Kiri atas adalah Gardu Pandang Gajah Mungkur, dan tebing di sebelah kanan adalah Tebing Sumbing Gunung Kelud.

Dari tempat rehat kecil saya bisa melihat puncak perbukitan yang berlubang seperti bekas longsor. Ada pula perbukitan dengan gerumbul hutan sangat lebat yang mungkin masih perawan. Setelah berhenti di beberapa titik rehat, kami sampai di Tempat Rehat utama Wisata Gunung Kelud, dimana kendaraan diparkir.

Setelah turun dari kendaraan, kami masuk ke sebuah warung untuk menikmati sepiring mie telor rebus dan minuman dingin, sebelum mulai menjelajahi pinggang gunung. Beberapa saat setelah meninggalkan warung, terdapat tengara yang memandu langkah kami menuju terowongan Gunung Kelud, yang harus ditempuh dengan berjalan kaki.

wisata gunung kelud kediri
Teman-teman tampak berada di depan mulut lorong terowongan Gunung Kelud. Terowongan yang dibangun pada 1926 oleh Belanda untuk mengalirkan lahar ketika meletus itu ternyata masih cukup rapi dan kokoh. Selain kokoh, jaraknya juga tidak jauh, sehingga tak ada keraguan sedikit pun untuk masuk ke dalam terowongan.

Meskipun keadaan di terowongan lahar ini cukup gelap, namun cahaya di ujung terowongan sepanjang 100 meter ini sudah cukup untuk menjadi pemandu langkah yang efektif. Perjalanan setelah keluar dari terowongan akan diceritakan pada tulisan berikutnya tentang Tebing Sumbing Gunung Kelud yang tengah dipanjat sejumlah pendaki.

Gunung Kelud merupakan gunung berapi aktif berjarak sekitar 27 km dari Kota Kediri, dan merupakan gunung berapi yang rajin meletus, dengan siklus sekitar 15 tahun sekali. Namun setelah letusan pada 1990, gunung ini baru aktif pada akhir September 2007 sampai November 2007, yang melahirkan gundukan magma beku Anak Gunung Kelud.

Galeri (23 foto): 1. Puncak Kelud s/d 13. Pegunungan Kelud.

Wisata Gunung Kelud Kediri

Alamat: Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kediri, Jawa Timur. Lokasi GPS: -7.937324,112.297182, Waze. Jam buka: 07.00 – 17.00. Malam Minggu buka 24 jam. Harga tiket masuk: hari biasa Rp. 8.000, anak Rp. 6.000; Sabtu, Minggu dan libur nasional: Rp. 10.000, anak Rp.8.000. Motor Rp. 1.000, mobil Rp.2.000. Tempat Wisata di Kediri, Peta Wisata Kediri, Hotel di Kediri

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag:

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »