Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak

Home » Jawa Tengah » Demak » Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Lewat beberapa menit selepas tengah hari tibalah kami di Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak, untuk mengisi perut sekadarnya sambil melihat pemandangan yang ada di sana. Warung ini berada di ujung area Pantai Morosari yang belakangan dikenal sebagai Wisata Bahari Morosari, dimana terdapat dermaga perahu bagi pejalan yang ingin menikmati wisata mangrove dari jalur laut.

Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak. Alamat: Wisata Bahahari Pantai Motosari, Sayung, Demak, Jl Semarang-Demak Km 9, Telp 024-70794433. Lokasi GPS: -6.9238894, 110.4782072, Waze. Jam buka: setiap hari 10.00 – 18.00. Peta Wisata Demak, Tempat Wisata di Demak, Hotel di Demak.
Galeri (18 foto): 1.Jembatan, 2.Perahu, 3.Menu, 4.Santapan, 5.Tanggul, 6.Sampan, 7.Nelayan, 8.Dangkal, 9.Serambi … s/d 18.Pemancing ikan.

Panjang warung ini 30 meter, lebar 15 meter, dan persis di luar tembok warung sudah merupakan genangan air laut, kecuali di jalan masuknya yang selebar 10 meter. Wisata Bahari Morosari berbentuk semacam tanjung tipis dengan lebar bervariasi antara 15-100 meter, dengan panjang 3,7 km dari tepi Jl Semarang – Demak, sebagai hasil abrasi air laut yang menenggelamkan area di sekitarnya.

Dari Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak pengunjung memiliki pandangan sangat bebas ke arah laut yang membentang dari arah timur laut ke barat laut hingga ke barat daya, dan ke wilayah daratan yang berada di sebelah tenggara. Jembatan kayu menuju ke makam Kyau Abdullah Mudzakir di ujung Taman Mangrove Morosari juga bisa dilihat dari tempat ini.

warung pesisir wisata bahari morosari demak
Orang yang tengah menyeberang jembatan kayu ke arah cungkup makam Kyai Abdullah Mudzakir itu bisa terlihat dengan sangat jelas dari Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak. Jika ditarik garis lurus maka jarak dari warung ke cungkup makam adalah 1,07 km, namun jika lewat jalan darat jaraknya adalah 1,5 km sampai ke pangkalan ojek, yang untuk ke cungkup makam masih 1,16 km lagi.

Tidak sebagaimana saya duga, jembatan kayu itu sepertinya tidak tenggelam saat air pasang. Karena jika demikian maka cungkup juga akan terendam setinggi bawah atapnya. Hanya saja makin lama air laut akan semakin tinggi dengan melelehnya es di kutub akibat pemanasan global, serta makin sedikitnya air yang meresap di darat saat hujan oleh sebab rusaknya hutan dan semakin sempitnya resapan.

warung pesisir wisata bahari morosari demak
Sebuah perahu bermotor tengah sandar di dermaga kecil yang berjarak sekitar 50 meter sebelum Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak. Untuk mengikuti wisata mengrove menggunakan perahu ini pengunjung ditarik bayaran Rp.15.000 dengan minimal penumpang 4 orang, atau membayar sejumlah perkaliannya jika hendak berangkat dengan penumpang kurang dari jumlah itu.

Nomor yang bisa dihubungi adalah 0811 2744 433 untuk bisa tidaknya berangkat, dengan mempertimbangkan kondisi alam dan cuaca. Wisata Mangrove Morosari ini dalam satu trip berlangsung selama sekitar 1 jam, separuh diantara ada di trek atau jembatan kayu taman mangrove, dan separuhnya lagi digunakan untuk mengelilingi hutan mangrove.

warung pesisir wisata bahari morosari demak
Tiga paket hemat, yang menggunakan nama ikan, ditawarkam oleh Warung Pesisir WIsata Bahari Morosari Demak kepada pengunjungnya. Ada yang untuk 2, 3, dan 4 orang. Karena bertiga, kami pilih paket Hiu dengan menu udang, kepiting, cumi-cumi, kakap bakar, sudah termasuk sebakul nasi, ca kangkung, sambal dan air mineral.

Jika tidak menghendaki menu paket hemat, pengunjung bisa memilih menu ala carte yang tersedia. Selain yang sudah disebutkan di atas, ada menu gurame, nila, ayam, yang semuanya bisa dibakar, digoreng, atau dimasak asam manis. Ada pula ayam panggang, atau digoreng tepung dan digoreng mentega. Pilihan lain adalah Nasi Goreng dan Mie Rebus yang harga per porsinya paling murah.

warung pesisir wisata bahari morosari demak
Penampakan sajian ikan gurame bakar sebagai pengganti kakap, cumi, udang yang semuanya diletakkan dalam satu nampan kayu, serta lalapan dan sambal. Lantaran kepiting sedang tidak ada waktu itu sehingga diganti dengan menambah porsi udangnya. Piring di sebelah kiri terlihat nasinya sudah berkurang padahal lauk baru saja datang, saking sudah lapar .. :).

Masakannya lumayan enak, termasuk sambalnya, dan tidak membuat menyesal meski kami harus menunggu agak lama karena semuanya baru dimasak. Untuk skala 0-10 skornya 7,5. Seingat saya tak ada warung makan lain di sekitar Warung Pesisir Wisata Bahari Morosari Demak, sehingga tak ada pilihan, ditambah lagi tempat ini lokasinya sangat strategis karena berada persis di ujung tanjung.

Kesan kami tentang Wisata Bahari Morosari, termasuk Warung Pesisir, masih perlu pembenahan, terutama soal kebersihan dan kerapihan. Tak mudah menjaga fasilitas di lokasi wisata umum dengan kesadaran pengunjung akan kebersihan yang masih sangat rendah. Namun dengan menyediakan semua fasilitas pendukung kebersihan dan merapikan areanya, sambil terus mendidik pengunjung, saya kira tempat ini bisa menjadi kawasan wisata yang cukup murah namun berkelas.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 24 Mei 2017.

Lalu «
Baru » »