Vihara Dharma Suci Manggar Belitung Timur

Vihara Dharma Suci Manggar saya kunjungi berkat ekor mata yang tidak sengaja menangkap sebuah gapura bergaya khas kelenteng di sebuah gang menyudut ketika melintas lewat menuju Pelabuhan Manggar, Belitung Timur. Entah mengapa Kelenteng bagi umat Konghucu ini tidak ada dalam catatan rencana perjalanan saya

Bangunannya cukup besar dan bagus, dan umurnya sudah tua. Belum lagi Vihara Dharma Suci Manggar ini memiliki grup kesenian tradisional Barongsai hebat, yang sempat saya lihat ketika mereka berlatih, dan memiliki prestasi dalam kejuaraan Barongsai sampai ke tingkat nasional.

Turun dari mobil, saya melepas alas kaki dan naik ke sebuah pendopo luas, melintasinya ke sisi yang lain untuk mencari…. toilet. Rupanya perut sedang bermasalah. Beruntung Vihara Dharma Suci memiliki toilet yang terawat dan bersih, sehingga selamatlah urusan bersih-bersih itu, dan acara melihat isi kelenteng pun bisa berjalan dengan lancar ….

vihara dharma suci manggar
Inilah gapura Vihara Dharma Suci Manggar yang bergaya khas kelenteng, dengan arca sepasang naga yang tengah berebut sebuah mustika.

Disamping kedua pilar gapura juga terdapat arca Cioksay (singa) kembar berwajah garang, dengan mulut menganga dan mata melotot mengawasi setiap orang yang melintas.

vihara dharma suci manggar
Ruangan utama Vihara Dharma Suci Manggar yang luas, dengan jejeran lilin berukuran raksasa berwarna merah menyala berhias ukiran naga, tambur di sisi kanan beserta perlengkapan barongsai yang dibungkus plastik di sebelahnya, serta beberapa buah lampion menggantung di langit-langit.

vihara dharma suci manggar
Sebuah hiolo (tempat menancapkan batang hio setelah digunakan untuk sembahyang) berukuran besar tampak diletakkan di bagian depan altar Vihara Dharma Suci Manggar

Sebuah tulisan berhuruf Cina berwarna hitam di atas dasar merah terlihat kontras menghias tubuh hiolo, dan beberapa buah batang hio cukup besar menancap pada pasirnya.

vihara dharma suci manggar
Tiga buah hiolo lagi berada di belakang hiolo pertama Vihara Dharma Suci Manggar dengan ornamen bergaya sama berangka 4, 6 dan 7.

Batang-batang hio yang menancap di hiolo ini berukuran lebih kecil dibanding batang hio yang menancap di hiolo sebelumnya.

vihara dharma suci manggar
Terdapat lagi sebuah hiolo berwarna kuning keemasan, tepat di depan patung Pakkung (Dewa Bumi, Hok Tek Ceng Sin), yang menjadi tuan rumah utama di Vihara Dharma Suci Manggar ini, karenanya nama asli tempat ibadah ini adalah Kelenteng Pakkung Miaw.

Pakkung dipuja untuk memberi berkah rizki melimpah bagi para pedagang, petani, atau pekerjaan apa pun yang tengah mereka usahakan. Sebagai kaum Cina perantauan, rizki yang lancar adalah keharusan untuk bisa bertahan hidup.

Kerja keras, hidup hemat, dan dengan kekuatan kepercayaan pada berkah dewa yang menyertainya terbukti berhasil membuat kaum Cina perantauan bukan saja bertahan hidup, namun banyak yang berhasil menjadi warga kelas menengah dan kelas atas di banyak tempat dimana mereka tinggal.

vihara dharma suci manggar
Patung Konghucu yang diletakkan pada sebuah relung di bawah altar utama Vihara Dharma Suci Manggar.

Ajaran Konghucu tentang moralitas individu, serta cara-cara melayani rakyat dan memerintah melalui contoh dan teladan telah mempengaruhi kehidupan dan kebudayaan orang Cina selama lebih dari dua ribu tahun.

vihara dharma suci manggar
Sebuah genta tua menggantung di langit-langit Vihara Dharma Suci Manggar, dengan ornamen samar karena telah tertutup cat, dan telah sobek pula di salah satu sisinya.

Tidak jelas berapa umur genta itu, namun tahun 2012 ini Vihara Dharma Suci memperingati hari jadinya yang ke-369.

vihara dharma suci manggar
Di pelataran depan Vihara Dharma Suci Manggar, terlihat beberapa anak remaja tengah berlatih menabuh tambur, kencrengan dan gong kecil, sementara seorang anak muda lainnya berlatih gerakan barongsai di atas jejeran tonggak-tonggak besi yang cukup tinggi.

vihara dharma suci manggar

Kabarnya pada tahun 2010 lalu mereka berhasil meraih Juara III pada Kejuaraan Barongsai Piala Presiden di Jakarta. Di atas adalah video yang sempat saya ambil, beberapa saat sebelum meninggalkan Vihara Dharma Suci.

Vihara Dharma Suci Manggar

Alamat : Jalan Sudirman, Lipat Kajang, Manggar, Belitung Timur. Lokasi GPS : -2.84773, 108.28896, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : pagi hingga malam. Harga tiket masuk : gratis. Galeri : video. Rujukan : Tempat Wisata di Belitung TimurPeta Wisata Belitung, Hotel di Belitung Timur

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Bangka Belitung » Belitung Timur » Vihara Dharma Suci Manggar Belitung Timur
Tag :

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 8 Agustus 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap