Tugu Lawet Kebumen

Home » Jawa Tengah » Kebumen » Tugu Lawet Kebumen
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Tugu Lawet Kebumen merupakan tempat yang paling sering saya lewati selama berada di Kebumen. Salah satunya karena saya menginap di sebuah hotel yang letaknya sangat dekat dengan tugu, dan lokasi Tugu Lawet berjarak kurang dari 1 km ke Alun-alun Kota Kebumen. Tugu Lawet juga berada di tengah simpang empat.

Lawet adalah walet dalam bahasa setempat, burung laut yang sarangnya diburu dan membuat banyak orang kaya karena harganya mahal. Sarang burung walet mengandung glikoprotein yang meregenerasi kolagen, salah satu protein di tubuh manusia yang membuat kulit halus dan cerah.

Tugu Lawet Kebumen dikerjakan oleh seorang pemahat bernama Suko pada 1975. Tak ada informasi lain tentang pemahat ini selain bahwa ia adalah rekan dari Teguh Twan, pemahat lulusan Akademi Seni Rupa Indonesia tahun 1960 yang mengerjakan Monumen Perjuangan Kemit. Melihat dari kualitas tugu, boleh jadi Suko juga lulusan akademi yang sama.

tugu lawet kebumen
Penampakan Tugu Lawet Kebumen yang tampak berbeda dengan bentuk tugu kebanyakan. Tugu setinggi 15 meter ini bentuknya tak teratur, memperlihatkan para penambang sarang burung walet yang tengah berupaya mencapai lokasi sarang dengan merayap sepanjang dinding tebing yang curam. Kondisi berbahaya yang dahulu biasa dihadapi penambang.

Pada puncak tugu terdapat patung dua ekor Burung Walet yang digambarkan berukuran sangat besar, lebih besar dari patung manusia yang ada di bawahnya. Sarang burung walet juga dipercaya orang bisa meningkatkan daya tahan tubuh, memerangi virus influenza dan menyehatkan paru-paru, membantu menyembuhkan luka, dan menguatkan tulang.

tugu lawet kebumen
Penampakan lebih dekat pada Tugu Lawet dengan para penambang yang digambarkan bertelanjang dada dan bercelana pendek, dengan tas penyimpan sarang burung menggantung pada pinggang. Penggambaran para penambang sarang burung walet itu sangat hidup, dengan komposisi yang bagus. Sayang arsitektur bangunan sekelilingnya belum mendukung.

Tempat penambangan sarang Burung Walet yang dulu terkenal ada di gua-gua alam di Pantai Karangbolong. Pada langit Gua Karangbolong di pantai itu juga dibuat diorama yang menggambarkan para penambang tengah merayap melewati rambatan tali yang menyerupai tangga. Orang juga membuat bangunan untuk menarik burung walet agar bersarang.

tugu lawet kebumen
Pandangan dekat puncak Tugu Lawet Kebumen dengan dua ekor Burung Walet besar dengan bulu-bulu berwarna abu-abu mendekati hitam, serta patung dua orang penambang sarang burung yang berdiri pada tebing di bawahnya. Burung Walet berkaki pendek dan jarang menapak di atas tanah. Bahan yang digunakan untuk membuat sarang adalah air liurnya.

Dahulu Tugu Lewat Kebumen menjadi simbol kemakmuran masyarakat Kebumen dari bisnis sarang burung, dan karenanya menjadi tugu kebanggaan. Kini Tugu Lawet menjadi tugu nostalgia, dan tugu pengingat bahwa eksploitasi anugerah alam yang tak terkendali cepat atau lambat akan berujung pada penyesalan dan pewarisan kerusakan bagi keturunan.

Yang patut dicatat adalah bahwa permintaan sarang burung Walet masih tinggi, baik untuk pasar lokal maupun eksport, terutama ke Tiongkok. Penelitian untuk restorasi habitat Burung Walet di Karangbolong perlu digalakkan. Aturan juga harus dibuat dan ditegakkan untuk penambangan sarang yang memperhatikan tabiat dan kelestarian burung.

Tugu Lawet Kebumen

Alamat: Jalan Pahlawan, Kebumen. Lokasi GPS: -7.6707, 109.66096, Waze. Peta Wisata Kebumen, Tempat Wisata di Kebumen, Hotel di Kebumen, Sewa Mobil di Kebumen.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 7 Mei 2017.

Lalu «
Baru » »