Theater Imax Keong Emas TMII

Setelah lebih dari sepuluh tahun tidak pernah lagi punya kesempatan untuk berkunjung ke tempat ini, bahkan mungkin lebih dari lima belas, akhirnya beberapa minggu lalu kami ke Theater Imax Keong Emas TMII. Di sana kami menonton lagi film dokumenter lama tentang ragam keindahan tanah air di negeri yang elok ini.

Meski judul film yang saya tonton sama persis dengan yang saya lihat puluhan tahun lalu, yaitu Indonesia Indah, namun melihatnya lagi masih saja sangat mengesankan hati. Sungguh pun ada empat seri Indonesia Indah namun seingat saya hanya dua yang pernah saya tonton. Tidak ada yang berubah di lobi gedung Teater Imax Keong Emas TMII, nama resmi tempat ini. Loket dan tempat antrian masih sama. Demikian pula ruang tunggunya tampaknya tidak ada berubah.

Namun ada tertangkap sedikit kesan tua dan muram yang samar. Tak banyak pengunjung yang akan menonton pada hari itu, sehingga ruang tunggu yang cukup lapang itu tampak cukup lega. Tak perlu berebut tempat duduk, dan tak perlu berdiri selagi menunggu pintu theater dibuka.

theater imax keong emas tmii
Pada ruang tunggu itulah pengunjung bisa melihat lukisan keramik berukuran sangat besar menempel pada dinding, mengambil kisah dari legenda Keong Mas. Foto di atas adalah sisi kiri yang menggambarkan Raden Inu Kertapati dari Kerajaan Kahuripan. Alkisah Putri Galuh Candra Kirana dari Jenggala yang menjadi tunangan Raden Inu Kertapati dari Kahuripan terpaksa melarikan diri dari kerajaan lantaran tidak mau dipinang oleh Raja dari Kerajaan Antah Berantah, dan ia pun menyamar sebagai Dewi Sekartaji. Dalam pelarian itu Batara Narada mengubahnya menjadi Keong Emas, yang kemudian ditemukan oleh Mbok Rondo Dadapan dan dipelihara olehnya dalam sebuah tempayan air.

Sejak hari itu setiap kali Mbok Rondo pulang dari ladang dan sungai, ia menjumpai rumahnya telah rapi dan bersih, serta telah tersedia pula makanan di meja. Setelah berulangkali hal yang sama terjadi, akhirnya mbok Rondo pada suatu hari pura-pura pergi, namun segera kembali untuk mengintip apa yang terjadi di dalam rumahnya. Tak lama menunggu ia pun terkesiap ketika dari dalam tempayan muncul seorang putri cantik yang segera bekerja secara cekatan membersihkan rumah dan kemudian memasak. Setelah beres, puteri itu pun menghilang kembali ke dalam tempayan dimana Keong Emas tersimpan. Besoknya Mbok Rondo kembali berpura-pura pergi. Saat sang puteri cantik muncul, Mbok Rondo Dadapan pun bergegas masuk ke dalam rumah. Diambilnya rumah Keong Emas dari dalam tempayan dan dibantingnya hingga pecah berkeping-keping, sehingga sang puteri tidak bisa kembali menjelma menjadi Keong Emas. Kabar adanya seorang puteri cantik di Desa Dadapan akhirnya sampai ke telinga Raden Inu Kertapati yang tengah mengembara mencari jejak puteri pujaan hatinya itu dengan menyamar sebagai Raden Panji Asmorobangun. Akhirnya keduanya pun dipertemukan dan mereka pun kembali ke kerajaan dengan membawa Mbok Rondo yang telah merawat Keong Emas.

theater imax keong emas tmii
Lukisan keramik pada dinding kanan menggambarkan sosok Candra Kirana, puteri Kerajaan Jenggala yang dalam cerita menjelma menjadi Keong Emas. Di sebelahnya adalah mbok Rondo Dadapan yang kemudian membanting tempayan tempat keong biasa bersembunyi sehingga sang puteri tidak bisa lagi berubah wujud.

Selain memutar film dengan tema Indonesia, Theater Imax Keong Emas juga menyewa berbagai film import bernuansa pendidikan dengan tema hiburan, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan tema-tema lingkungan hidup. Pada setiap periode diputar judul film yang berbeda. Film lokalnya adalah film Seri Indonesia Indah, yaitu Indonesia Indah I, Indonesia Indah II (Anak-anak Indonesia), Indonesia Indah III (Indonesia Untaian Manikarn di Khatulistiwa), dan Indonesia Indah IV (Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia). Ada juga Film IMX DMR, yaitu Harry Potter ang the Prizoner of Azkaban (Harry Potter 2), Spiderman 2, Madagascar Escape 2 Africa, Star Trex, dan Transformer 2. IMAX DMR (Digital Re-Mastering) adalah teknologi revolusioner yang memungkinkan transfer film format 35 mm ke dalam format IMAX 70 mm, dengan kualitas tampilan dan suara yang mengagumkan.

theater imax keong emas tmii
Ruang tunggu Theater Imax Keong Emas yang meskipun tidak berpendingin namun nyaman lantaran langit-langitnya yang tinggi serta sirkulasi udara yang baik. Sambil menunggu pengunjung bisa melihat panel informasi yang berada di sisi kanan ruangan. Terlihat anak tangga dibalik kaca silindris tinggi yang merupakan jalan menuju balkon yang diperuntukkan bagi penonton VIP. Menempel pada dinding di ketiga sisi terdapat lemari pajang kaca dimana di dalamnya disimpan berbagai jenis kerang dan keong dengan jumlah koleksi yang boleh dikatakan banyak.

Pembangunan Theater Imax Keong Emas dilakukan atas prakarsa Tien Soeharto, dan mulai dioperasikan pada 20 April 1984. Theater Imax Keong Emas dimaksudkan sebagai sarana rekreasi pendidikan dan untuk memperkenalkan kekayaan alam Indonesia dan beragam budayanya melalui film “Indonesia Indah”. Layar raksasa yang digunakan berukuran 21,5 x 29,3 meter, sedangkan proyektornya menggunakan IMAX format film 70 mm, dengan SoundSystems Sonics yang dapat dioperasikan dengan 2 system (Maghnatech, dan Digital CD).

theater imax keong emas tmii
Ruangan di dalam gedung Theater Imax Keong Emas masih tampak anggun dan dalam kondisi yang baik, meski sudah mulai menua. Karpetnya saja yang terlihat kotor dan sudah perlu dibersihkan. Ruangan Theater Imax Keong Emas ini mampu menampung 920 orang di kelas ekonomi, dan 36 orang untuk kelas VIP / Balkon. Sedangkan Areal Parkir Kendaraan mampu menampung 235 kendaraan sedan/minibus dan 24 kendaraan bus/mikrobus.

Film Import yang diputar di Teater Imax Keong Emas TMII sejak 1984 adalah To Fly, Speed, The Dream is Alive, Beavers, Blue Planet, The First Emperor of China, To the Limit, The Secret of Life on Earth, Mexico, The Living Sea, Island Adventure, T-Rex: Back to the Cretaceous (Dinosaurus), Adrenaline Rush, Special Effects, Niagara, Forces of Nature, Grand Canyon, Mystic India, Dinosaurus Giants of Patagonia, Wild Ocean, Journey to Mecca, Africa the Serengeti, Arabia. Yang terbaru adalah Born to be Wild, dan Flying Monsters.

Selesai menonton nukilan keindahan tanah air yang mempesona di ruangan Theater, kami pun keluar melewati toko cindera mata di bagian kanan gedung yang menjual berbagai boneka dan mainanan anak. Koleksinya beragam dan cukup banyak.

Theater Imax Keong Emas TMII

Alamat : Taman Mini Indonesia Indah, Jl Taman Mini I, Jakarta Timur. Telp 021-840 1021, 840 1036. Faks 021-840 1028. Lokasi GPS : -6.304445, 106.890578, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Jam buka : 09.00 – 16.00. Harga tiket masuk : Umum / Biasa Rp. 30.000, VIP / Balkon Rp. 50.000. Rujukan : Peta Wisata Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Hotel di Jakarta Timur. Galeri (12 foto) Theater Imax Keong Emas TMII : 1.Kertapati, 2.Kirana, 3.Nyaman, 4.Ruangan, 5.Loket, 6.Prasasti, 7.Dinding, 8.Pegunungan, 9.Keong, … s/d 12.Cindera.

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Jakarta » Jakarta Timur » Theater Imax Keong Emas TMII

By Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email for newly published posts. Updated on 21 Juli 2017. Tag: , , ,

Tulisan lainnya : Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang | Hotel di Bengkalis | Phil Perry di JakJazz 2006 | Makam Syekh Anom Sida Karsa Kebumen | 9 Peta Wisata Sumenep | Gunung Penanjakan Probolinggo | Museum Adityawarman Padang | Hotel di Bromo | Museum Patologi Anatomi FKUI Jakarta | Kantor Gubernur Jawa Timur Surabaya |