17 Tempat Wisata di Tulungagung

Home » Jawa Timur » Tulungagung » 17 Tempat Wisata di Tulungagung
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Tulisan ini merupakan catatan awal tentang Tempat Wisata di Tulungagung. Tulungagung terletak di Provinsi Jawa Timur, dengan kode telepon 0355, terkenal sebagai salah satu penghasil marmer terbesar di Indonesia, berbatasan di Utara dengan Kediri, di Selatan dengan Samudera Hindia, di Timur dengan Blitar, dan di Barat dengan Trenggalek.

Tulisan Tempat Wisata di Tulungagung dan Peta Wisata Tulungagung ini akan diperbarui ketika informasi yang lebih baru telah diperoleh, dan data GPS telah didapat. Anda bisa berbagi catatan perjalanan dan membantu memajukan wisata Indonesia dengan menulis Travelog tentang tempat-tempat wisata yang telah anda kunjungi.

Tempat Wisata di Tulungagung

1. Air Terjun Lawean
Wisata Tulungagung dengan ketinggian air terjun sekitar 100 m di Dusun Turi, Desa Geger, Kecamatan Sendang, di lereng Gunung Wilis, sekitar 25 km dari Tulungagung, dengan berjalan kaki 3 km.

2. Air Terjun Pandan Wangi
Dengan ketinggian air terjun sekitar 30 m, berada satu wilayah dengan Perkebunan Teh Sumber Pandan di Desa Ngelurup, Kecamatan Sendang, dengan akses yang cukup menantang.

3. Bendungan Wonorejo
Desa Mulyosari, Desa Wonorejo, dan Desa Kedungcangkring, Pagerwojo, 15 km dari Tulungagung, digunakan sebagai pembangkit listrik, pengairan, olah raga, rekreasi.

4. Candi Boyolangu
Di tengah pemukiman penduduk di Dusun Dadapan, Desa Boyolangu, Boyolangu, berupa kompleks percandian tiga bangunan perwara, ditemukan masyarakat pada 1914 dalam tanah.

5. Candi Penampehan
Dusun Turi, Desa Geger, Sendang, candi Hindu peninggalan Mataram kuno yang dibangun pada Saka 820 (898 M), bisa diakses mobil, di lindungi pohon KalpaTaru purba.

6. Gua Pasir
Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, berupa dua buah gua pertapaan yang berisi banyak relief, arca dwarapala, dan fragmen arca Ganesha, peninggalan Majapahit.

7. Gua Tan Tek Sue
Desa Sendang, Kecamatan Sendang, yang sering digunakan oleh para penganut Kong Hu Cu.

8. Kelenteng Tjoe Tik Kiong
Jl. WR Supratman No 10, Tulungagung, yang dibangun pada tahun 1865, dengan altar Thian Siang Seng Boo, Hok Tek Tjeng Sien dan Kay Lam Ya di ruang utama bagian depan.

9. Masjid Agung Al Munawwar
Berada di barat alun-alun Tulungagung yang diperkirakan dibangun pertama kali sekitar tahun 1841 M, dan renovasi terakhirnya diresmikan pada 17 September 1992.

10. Masjid Tiban
Desa Macanbang, Kecamatan Gondang. Di belakang masjid terdapat makam Sunan Kuning, atau Sunan Amangkurat III yang lahir dengan nama Raden Mas Garendi.

11. Pantai Brumbun
Wewengkon, berupa teluk kecil yang alami, berjarak sekitar 35 km dari pusat Kota Tulungagung.

12. Pantai Coro
Dengan panjang pantai sekitar 400 m, berpasir putih yang bersih dan lembut, dengan batu-batu karang, tumbuhan dan hewan laut, yang semakin jelas saat air surut.

13. Pantai Klatak
Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, dengan panorama ombak Laut Selatan, dimana pengunjung bisa memancing, mandi matahari, melakukan olah raga voli pantai, dsb.

14. Pantai Popoh
jaraknya sekitar 28 km dari Tulungagung, dilengkapi penjual souvenir batu onix, area bermain anak, penginapan, pasar ikan, wisata bahari, dan tempat memancing.

15. Pantai Sidem
Berupa perkampungan nelayan, sekitar 2 km dari Pantai Popoh, dengan akses jalan beraspal yang baik, sekitar 30 menit dari Kota Tulungagung.

16. Pantai Sine
Dusun Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, sekitar 35 km dari kota Tulungagung, yang bisa digunakan untuk berjemur matahari dan wisata bahari lainnya.

17. Taman Kusuma Wicitra
Lokasinya di Alun-alun Tulungagung, merupakan tempat yang biasa digunakan warga untuk bersantai, bermain, berolahraga, atau melakukan kegiatan lainnya.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 20 Januari 2017.

Lalu «
Baru » »