23 Tempat Wisata di Sumbawa

Home » Nusa Tenggara Barat » Sumbawa » 23 Tempat Wisata di Sumbawa
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Catatan tentang Tempat Wisata di Sumbawa yang menawarkan pada pejalan keindahan wisata alam dan budaya. Sumbawa merupakan sebuah kabupaten dengan ibukota Sumbawa Besar, di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Wilayahnya berbatasan dengan Laut Flores dan Teluk Saleh di Utara, Samudra Hindia di Selatan, Kabupaten Dompu di Timur, dan Kabupaten Sumbawa Barat di sebelah Barat.

Beberapa pulau di sebelah Utara Pulau Sumbawa yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Sumbawa diantaranya adalah Pulau Moyo, Pulau Medang, Pulau Panjang, Pulau Liang, Pulau Ngali dan Pulau Rakit.

Di Sumbawa terdapat Bandara Brangbiji dan Bandara Luyuk, serta Pelabuhan Laut Badas, Pelabuhan Labuhan Lalar, Pelabuhan Labuhan Alas, dan Pelabuhan Labuhan Benete. Menuju Sumbawa bisa naik Bus Eksekutif dari Surabaya, Denpasar, atau Mataram. Terminal bus antarkota di Sumbawa Besar adalah Terminal Bus Sumur Payung di Karang Dima, sekitar 5,5 km dari pusat kota. Ada juga bus ke Bima yang berangkat dari Terminal Brang Bara di Jl Kaharuddin.

Dengan menggunakan bus dari Sumbawa Besar, membutuhkan 7 jam ke Bima, 2 jam ke Poto Tano di Sumbawa Barat, 7 jam ke Mataram, dan 12 jam ke Denpasar. Selain itu ada pula penerbangan dari Denpasar ke Sumbawa, serta dari Mataram ke Sumbawa. Dari Lombok ke Sumbawa bisa juga menggunakan kapal feri dari Pelabuhan Kayangan menuju Poto Tano di Sumbawa Barat, lanjut dengan jalan darat.

Tempat Wisata Sumbawa

1. Bala Kuning
Wisata Sumbawa yang merupakan rumah tinggal keluarga Sultan terakhir, yang menyimpan benda-benda peninggalan dari jaman kerajaan serta benda bersejarah lainnya.

2. Dalam Loka
Wisata Sumbawa di Desa Seketeng, Kecamatan Sumbawa, berupa istana kuno dari kayu, dibangun pada masa Sultan Muhammad Jalaluddin Syah III sekitar 1885 M, sekarang digunakan untuk Museum Daerah Sumbawa.

3. Dusun Pamulung
Wisata Sumbawa di Desa Karang Dima, Kecamatan Labuan Badas, 8 km dari Kota Sumbawa Besar, yang pada waktu-waktu tertentu menyelenggarakan pertunjukan budaya, seperti Karaci, Barapan Kebo, tari-tarian dan musik tradisional.

4. Desa Poto
Wisata Sumbawa di Kecamatan Moyo Hilir, 13 km dari Kota Sumbawa Besar, dimana terdapat kerajinan tenun tradisional, gerabah, serta pertunjukan pacuan kuda dan karapan kerbau.

5. Desa Tepal
Wisata Sumbawa berupa desa adat di Kecamatan Batu Lanteh, 37 km dari pusat kota Sumbawa Besar, dengan bentuk rumah unik dan kehidupan adat Sumbawa yang masih dipegang teguh.

6. Dusun Talwa
Wisata Sumbawa di Kecamatan Moyo Hulu, 14 km dari Kota Sumbawa Besar, merupakan daerah pandai besi yang membuat peralatan dapur, pertanian dan benda-benda tradisional dari logam lainnya.

7. Gili Bedil
Wisata Sumbawa berupa pulau kecil tak berpenghuni dengan terumbu karang dan biota laut indah di Desa Labuhan Padi, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, diakses dengan menyewa glass-bottom boat dari Pantai LaPede.

8. Gili Keramat
Wisata Sumbawa yang juga berupa pulau tak berpenghuni di Desa Labuhan Padi, Kecamatan Utan, yang dipisahkan oleh selat sempit dari Gili Bedil dengan panorama terumbu karang dan ikan warna-warni.

9. Liang Petang
Wisata Sumbawa di Desa Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, 29 km dari pusat Kota Sumbawa Besar, berupa gua alam dengan stalagmit dan stalagtit, diantaran menyerupai manusia, balai-balai, dan
alat tenun. Di dekatnya ada Liang Bukal (gua kelelawar).

10. Museum Daerah Sumbawa
Wisata Sumbawa di Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, yang menyimpan benda-benda bersejarah dari yang ada di Sumbawa.

11. Pantai Ai Loang
Wisaya sumbawa di Desa Penjaring, Kecamatan Moyo Utara, Sumbawa, 1 jam perjalanan dari Kota Sumbawa Besar, dengan sarana pendukung yang cukup lengkap.

12. Pantai Ai Manis
Wisata Sumbawa berupa pantai berpasir putih yang berada di Pulau Moyo dengan pemandangan bawah laut dengan terumbu karang, panorama matahari tenggelam, dan hutan tropis di dekatnya.

13. Pantai Kencana »
Wisata Sumbawa yang berjarak 15 menit perjalanan atau 11 km dari Kota Sumbawa Besar, arah ke Pelabuhan Poto Tano, dengan bentuk pantai melengkung. Di sekitar pantai bisa ditemukan tempat penginapan dan rumah makan.

14. Pantai Lapade »
Wisata Sumbawa di Kecamatan Utan, Sumbawa Besar, dengan kondisi pinggir pantai yang bersih dan juga fasilitas memadai, seperti taman bermain anak dan panggung hiburan.

15. Pantai Saliper Ate »
Wisata Sumbawa yang berjarak sekitar 5 km dari Kota Sumbawa Besar dengan pemandangan perahu nelayan, ada pula kolam renang, beberapa brugak/dangau dan kantin.

16. Pantai Sili dan Pantai Maci
Wisata Sumbawa yang membutuhkan waktu tempuh sekitar 6 jam dari Kota Sumbawa Besar, terkenal di kalangan peselancar karena ombaknya yang berketerusan.

17. Pulau Bungin
Kecamatan Alas, 70 km dari Kota Sumbawa Besar, berupa pulau karang yang diakses melalui Dermaga Alas, dengan keunikan tiadanya pepohonan, rumah panggung khas Suku Bajo, dan kambing yang makan kertas dan robekan kain.

18. Pulau Kaung
Wisata Sumbawa berupa pulau perkampungan nelayan dengan kerajinan kerang yang letaknya berdekatan dengan Pulau Bungin, dicapai dengan kendaraan bermotor atau naik dokar.

19. Pulau Moyo
Pulau seluas 30 ha dengan hutan tropis, pantai dan laut indah, serta air terjun bertingkat, pernah didatangi Lady Di. Menyeberang dari Muara Kali, Labuan Sumbawa, selama sekitar 3 jam.

20. Semongkat
Wisata Sumbawa di Kecamatan Batu Lanteh, berjarak 17 km dari Kota Sumbawa Besar, berupa alam pegunungan di ketinggian 450 mdpl, dengan kolam renang dan tempat berteduh.

21. Situs Ai Renung
Wisata Sumbawa yang ditemukan pada 1971, dan merupakan situs pertama yang ditemukan di Kabupaten Sumbawa, dimana terdapat peninggalan purba berupa kubur batu (sarkofagus).

22. Teluk Saleh
Wisata Sumbawa yang merupakan teluk terbesar di Sumbawa, dengan pemandangan bawah laut indah, panorama Gunung Tambora, serta kaya kaya ikan laut, seperti kerapu, kakap, tenggiri, paus, dan lumba-lumba.

23. Wisma Praja / Wisma Daerah
Wisata Sumbawa berupa bangunan dari jaman kolonial yang dibuat pada tahun 1932, merupakan kediaman terakhir Sultan Kaharuddin III.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 20 Januari 2017.

Lalu «
Baru » »