38 Tempat Wisata di Semarang

Home » Jawa Tengah » Semarang Kota » 38 Tempat Wisata di Semarang
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Tulisan ini merupakan catatan tentang Tempat Wisata di Semarang yang berisi lokasi tempat wisata, tempat menarik, dan obyek wisata di Semarang dan sekitarnya yang menarik untuk dikunjungi. Tentunya sesuai dengan minat pelancong, dan waktu yang tersedia untuk berkunjung.

Semarang adalah nama kota madya yang menjadi ibukota Provinsi Jawa Tengah, dan juga nama kabupaten di provinsi yang sama. Semarang terkenal sebagai Kota Lumpia, makanan khas Semarang hasil perkawinan budaya Jawa Cina.

Tempat Wisata di Semarang

1. Candi Gedong Songo
Dusun Darum, Desa Candi, Ambarawa, pada lereng Gunung Ungaran, berupa obyek peninggalan budaya Hindu.
tempat wisata di semarang

2. Gua Kreo
Desa Talun Kacang, Kecamatan Gunungpati. Obyek wisata ini berjarak sekitar 10 km dari Semarang.
tempat wisata di semarang

3. Kelenteng Sam Poo Kong
Jalan Simongan 129, disebut juga Kelenteng Gedong Batu, untuk menghormati Laksamana Cheng Ho.

tempat wisata di semarang
4. Kelenteng Tay Kak Sie
Kelenteng tua indah, berdiri sejak 1746. Obyek wisata ini lokasinya berada dalam Gang Lombok.

5. Lawang Sewu
Berarti seribu pintu, merupakan obyek wisata bangunan warisan kolonial terletak di Jl. Pemuda, sekitar bundaran Tugu Muda.

tempat wisata di semarang
6. Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid terbesar Jawa Tengah. Obyek wisata ini terletak di Jl. Gajah Raya, Sambirejo.

7. Monumen Palagan Ambarawa
Jalan MGR Soegiopranoto, Ambarawa, ini saya kunjungi setelah dari obyek wisata Museum Palagan Ambarawa, dengan berjalan mengelilingi Monumen

8. Museum Kereta Api Ambarawa
Dalam kota Ambarawa dengan koleksi lokomotif dan obyek benda-benda berhubungan dengan perkeretaapian.

9. Museum Palagan Ambarawa
Jalan MGR Soegiopranoto, Ambarawa, saya kunjung setelah dari obyek wisata Candi Gedong Songo.

10. Museum Ronggowarsito
Jalan Abdulrahman Saleh No 1, merupakan satu-satunya obyek museum Semarang yang sempat saya kunjungi.

11. Pagoda Avalokitesvara
Jalan Perintis Kemerdekaan, berseberangan dengan Markas Kodam IV Diponegoro, Watugong.

12. Pantai Marina
Merupakan obyek pantai utara kota yang mungkin anda ingin nikmati selagi berada di Semarang.

13. Rawa Pening
Waktu itu saya kunjungi melalui sebuah bukit kecil, disebut Bukit Cinta, Desa Kebondowo, Banyubiru.

14. Vihara Mahavira Graha
Jalan Marina Raya VI 1, kawasan Pantai Marina, yang saya kunjung dengan menumpang sebuah taksi.

15. Gardu Pandang Gombel
Jl Setiabudi, berupa taman di tanjakan Gombel yang sebelumnya bernama Taman Tabanas, dengan pemandangan ke Kota bawah Semarang.

16. Gereja Blenduk
Jl. Letjen Suprapto No.32, merupakan gereja pertama di Semarang yang didirikan pada 1753 dengan gaya arsitektur Phantheon, berbentuk segi delapan.

17. Gereja Gedangan
Jl. Ronggowarsito, 2 km dari Tugu Muda, Semarang, yang merupakan bangunan gereja dan sekolah peninggalan Belanda.

18. Hotel di Semarang
Catatan hotel dan penginapan yang ada di Kota Semarang dan sekitarnya.

19. Makam Ki Ageng Pandanaran
Jl. Mugas Dalam II/4, Kelurahan Mugasari, makam Adipati Semarang pertama yang pengangkatannya dijadikan hari jadi Kota Semarang.

20. Makam Kyai dan Nyai Pragulopati
Jl. Raya Gunung Pati, 50 m dari pasar Gunung Pati. Kyai dan Nyai Pragulopati, nama lain dari Kyai/Nyai Kembang Joyo Kusumo, adalah pembuka dan penguasa pertama wilayah Gunung Pati.

21. Makam Kyai Soleh Darat
Tengah pemakaman Bergota. Kyai Soleh Darat, atau Kyai Muhammad Sholeh, adalah ulama besar yang menyusun tafsir Al-Quran dalam bahasa Jawa.

22. Makam Syeh Jumadil Kubro
Jl. Yos Sudarso No. 1, Kelurahan Terboyo Kulon, Genuk, berupa makam ulama besar penyebar agama Islam di pulau Jawa.

23. Makam Terboyo
Jl Masjid Terboyo dimana di dalamnya terdapat makam Kanjeng Adipati Surohadi Manggolo, putera angkat Ki Ageng Pandanaran.

24. Masjid Besar Kauman
Sekitar Pasar Johar yang didirikan Maulana Ibnu Abdul Salim alias Kiai Pandan Aran. Masjid ini terbakar pada 1885 dan dibangun kembali pada 1889.

25. Masjid Menara
Didirikan pada 1802 dan dikenal sebagai Masjid Menara Kampung Melayu. Dindingnya dihiasi ornamen geometris.

26. Masjid Menyanan
Ujung Gang Besen, dekat kawasan Pecinan, yang konon pernah digunakan Pangeran Diponegoro. Bangunan masjid yang masih asli adalah keenam sokoguru dan rangka atap.

27. Masjid Taqwa Sekayu
Kampung Sekayu yang didirikan pada 1413 oleh Kiai Khamal dari Cirebon. Kiai Khamal singgah di Pekayuan dan mendirikan Masjid Pekayuan.

28. Museum Jamu Jago dan Muri
Jl. Setiabudi No. 179, Srondol, 12 km dari Tugu Muda, dengan koleksi foto, dan peralatan tradisional pembuatan jamu.

29. Museum Jamu Ny.Meneer
Jl. Kaligawe, didirikan pada 1984, menyimpan benda yang berhubungan dengan jamu, koleksi pribadi Nyonya Meneer.

30. Museum Mandala Bhakti
Jl Soegiyopranoto No. 1, di bundaran Tugu Muda , dengan koleksi foto, senjata, dan peralatan tempur yang digunakan dalam perang kemerdekaan.

31. Pelabuhan Tanjung Mas
Jl. Yos Sudarso Arteri, 5 Km dari Tugumuda, dengan perahu sewa, kolam pancing, danau buatan, dibuka 24 jam.

32. Polder Tawang
Depan Stasiun Tawang yang merupakan sistem pengendali air di Kota Lama.

33. Puri Maerokoco
Jl. Yos Sudarso, satu kompleks dengan PRPP, merupakan miniatur Jawa Tengah dengan rumah adat dari 35 kabupaten dan kota.

34. Simpang Lima
Merupakan kawasan kuliner, perbelanjaan dan hotel di simpang Jl. A. Yani, Gajah Mada, Pandanaran, Pahlawan, dan Ahmad Dahlan.

35. Taman Budaya Raden Saleh
Jl. Sriwijaya no. 29, yang semula merupakan kebun binatang dan kemudian menjadi pusat senian dan budaya dengan adanya Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo di dalamnya.

36. Taman Lele
Tepi jalan Raya Tugu, dengan danau buatan, gazebo, sepeda air, kolam renang anak, permainan anak, dan koleksi satwa.

37. Taman Margasatwa Wonosari
Wonosari, Mangkang, di pinggir Jalan Raya Semarang – Kendal Km 17, merupakan pindahan dari kebun binatang Tinjomoyo.

38. Tinjomoyo
Kelurahan Tinjomoyo, berupa hutan wisata untuk permainan perang-perangan, tempat berkemah, melihat burung, dan flying fox.

39. Tugu Muda
Tengah taman di bundaran Jl. Sutomo, Pandanaran, Imam Bonjol dan Jl. Soegiyopranoto, untuk mengenang pertempuran lima hari, 14-19 Oktober 1945.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: , ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »