19 Tempat Wisata di Pontianak

Cari, kirim ke FB | Tweet | WA | Print!.

Catatan lengkap tentang Tempat Wisata di Pontianak, kota madya dan kabupaten di Kalimantan Barat dengan kode area 0561. Kabupaten Pontianak beribukota Mempawah, 67 km dari Kota Pontianak. Kabupaten Pontianak berbatasan dengan Bengkayang (Utara), Kubu Raya dan Kota Pontianak (Selatan), Laut Natuna (Barat), dan Landak (Timur).

Anda bisa berbagi catatan perjalanan dan membantu memajukan Wisata di Pontianak dengan menulis Travelog tentang tempat-tempat wisata yang telah anda kunjungi. Lihat juga Hotel di Pontianak, dan Peta Wisata Pontianak

Tempat Wisata di Pontianak

1. Aloe Vera Center
Jl Budi Utomo. Pengunjung bisa melihat tanaman Aloe vera dibuat menjadi tepung, makanan, minumanan. Terdapat Orchid Center pembudidayaan anggrek, termasuk anggrek hitam khas Kalimantan.

2. Kebun Binatang Pontianak
Jl Adisucipto berdiri sejak 1976, dengan koleksi lebih dari 50 satwa, termasuk burung hantu, elang laut, kakatua, kasuari, pecuk ular, tekukur, primata, dan satwa lain.

3. Keraton Amantubillah
Kelurahan Pedalaman, Kecamatan Mempawah Hilir, dibangun Panembahan Mohd. Atufik Akamaddin pada 1922 setelah bangunan lama habis terbakar.

4. Keraton Kadariyah
Kampung Dalam Bugis, Pontianak Timur, menyimpan peninggalan Keraton Pontianak seperti cermin pecah seribu, meja giok, meriam, pakaian kerajaan, singgasana. Dibangun Sultan Syarif Abdurrahman pada 1771.

5. Makam Batu Layang
Makam-makam Raja-Raja Pontianak, mulai dari raja pertama (Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie) sampai raja terakhir (Sultan Hamid II) dan keluarga raja.

6. Makam Opu Daeng Menambon Pontianak
Terletak di atas bukit, 5 km dari Desa Pasir, Kec Mempawah Hilir, merupakan Raja Mempawah pertama bergelar Pangeran Mas Surya Negara (wafat pada 26 Syafar 1175 H).

7. Masjid Jami Pontianak
Di sisi sungai Kapuas, berhadapan dengan Keraton Kadariyah. Masjid pertama Kota Pontianak ini dibangun oleh Sultan Syarif Abdurrahman pada tahun 1771.

8. Masjid Keraton Jami’atul Khair
Di tepi Sungai Mempawah, dekat Keraton Amantubillah, dibangun pada 25 Desember 1906 oleh Panembahan Menpawah Mohammad Atufik Akamaddin.

9. Muara Kakap
Desa Sungai Kakap, 15 menit dari Kota Pontianak, dengan tempat pemancingan, restoran hidangan laut dan kebun buah.

10. Museum Negeri
Jalan Ahmad Yani, dengan koleksi aneka kerajinan patung, tempayan kuno, miniatur bangunan tradisional dan dan koleksi luar ruang.

11. Pantai Kijing
Berjarak 18 km dari kota Mempawah, 93 km dari Kota Pontianak, dengan kolam renang, kantin, mushola, wihara, panggung pertunjukan.

12. Pantai Jungkat
Tepi jalan raya Jungat, Kecamatan Siantan, dengan panorama alam indah.

13. Rumah Betang
Jl. Sutoyo, merupakan Rumah Adat Suku Dayak. Setiap tahun di tempat ini diselenggarakan Festival Gawai Dayak.

14. Taman Alun Kapuas
Tepi Jalan Rahadi Osman sampai ke tepian Sungai Kapuas, dengan kantin, anjungan pandang, perahu wisata, arena bermain anak.

15. Teluk Paku Pulau Temajo
Berjarak 5 km dari pantai Desa Sungai Kunyit (45 menit dengan perahu motor), 86 km dari kota Pontianak, dengan panorama indah, deretan pulau kecil seperti Pulau Datuk, Pulau Pandamar dan Pulau Setinjang.

16. Tugu Khatulistiwa
Jalan Khatulistiwa, Pontianak. Setiap tahun, pada 21 -23 Maret dan 21-23 September, di tempat ini diperingati Hari Kulminasi Matahari dimana matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa.

17. Vihara Bodisatva Karaniya Metta
Berada tidak jauh dari Komplek Pasar Kapuas Besar, menghadap Sungai Kapuas, merupakan bangunan cagar budaya yang telah ada sejak 1829 pada masa pemerintahan Sultan Syarif Osman Alkadrie.

18. Vihara Paticca Samuppada
Di tengah laut, di daerah Sungai (Sei) Kakap, 15 km dari pusat Kota Pontianak, dan dicapai dengan menggunakan menyewa perahu.

19. Vihara Thien Hew Sin Mu
Di tengah Kota Mempawah, yang dibangun tahun 1908 dan telah mengalarni beberapa kali pemugaran.



Kirim ke FB | Tweet | WA | Email | Print!

Home » Kalimantan Barat » Pontianak » 19 Tempat Wisata di Pontianak
Tag: ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »