18 Tempat Wisata di Kota Bengkulu

Home » Bengkulu » Bengkulu Kota » 18 Tempat Wisata di Kota Bengkulu
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Tulisan ini merupakan catatan singkat tentang Tempat Wisata di Kota Bengkulu, sebuah kota madya dan sekaligus ibu kota Provinsi Bengkulu. Sebelum jaman kolonial, Kota Bengkulu berada dalam pengaruh Kerajaan Inderapura dan Kesultanan Banten.

Inggris sempat menguasai wilayah ini selama 140 tahun sebelum diserahkan kepada Belanda pada 1824, dan sebagai gantinya Inggris mendapatkan Malaka. Bung Karno pernah diasingkan di Kota Bengkulu ini oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1939 – 1942.

Tulisan Tempat Wisata di Kota Bengkulu dan peta Wisata Kota Bengkulu akan diperbarui ketika informasi yang lebih baru telah diperoleh.

Tempat Wisata di Kota Bengkulu

1. Benteng Marlborough
Jl Ahmad Yani, didirikan tahun 1713- 1719 oleh East Indian Company; merupakan peninggalan terbesar Inggris di Indonesia.

2. Danau Dendam Tak Sudah
Kec Teluk Segara, Selebar, Gading Cempaka, cagar alam seluas 577 ha, dikelilingi bukit-bukit berhutan lebat, dan menjadi habitat beberapa jenis ikan langka.

3. Makam Imam Senggolo
Jalan Kinibalu, tempat dilaksanakanya upacara tabot untuk memperingati wafatnya Hasan Husen. Imam Senggolo, atau Syech Burhanuddin, adalah ulama Syiah dari India.

4. Makam Inggris
Jl. Veteran, 800 m dari Benteng Marlborough, sempat merupakan kuburan Inggris terbesar di Asia Tenggara dengan 1.000 nisan namun kini hanya tersisa 53 makam.

5. Makam Sentot Alibasyah
Kelurahan Bajak, Kec Teluk Segara, merupakan makam Panglima Perang Diponegoro yang dibuang ke Bengkulu pada 1833, sepulang melakukan ibadah haji.

6. Masjid Jamik
Persimpangan Jalan Sudirman dan Jalan Suprapto dengan atap limas, masjid tertua di Kota Bengkulu, yang didesain ulang pada 1932 oleh Bung Karno.

7. Monumen Hamilton
Kelurahan Pasar Melintang, Kec Teluk Segara. Robert Hamilton adalah Kapten Angkatan Laut Inggris yang tewas dibunuh rakyat Bengkulu pada 15 Desember 1793.

8. Museum Bengkulu
Jalan Pembangunan No.8 Padang Harapan, dengan koleksi naskah kuno, benda benda bersejarah dan baju batik Bengkulu yang disebut kain Besurek.

9. Pantai Jakat
Terletak 1 km dari pusat kota, berdekatan dengan Benteng Marlborough, dengan kegiatan nelayan tradisional, rekreasi air, dan pemandangan matahari tenggelam.

10. Pantai Panjang Putri Gading Cempaka
Sekitar 2 km dari pusat kota, membentang sepanjang 7 km dengan pasir putih dan pohon cemara laut, dilengkapi jogging track, cafe, mall, sport centre, hotel.

11. Pantai Tapak Paderi
Terletak diantara Pantai Panjang dan Pantai Jakat Kota, ada Benteng Marlborough, Kampung Cina, dengan pemandangan matahari terbenam sambil makan jagung bakar.

12. Pelabuhan Pulau Baai
Berupa pelabuhan laut yang diresmikan pada 1984, memiliki panorama pantai sangat indah, dan ada hutan bakau di tepian pantai.

13. Pulau Tikus
Ditempuh selama 30 menit dari Pantai Tapak Padri, merupakan pulau karang kecil, berpasir putih dan menjadi habitat penyu sisik dan penyu hijau untuk bertelur.

14. Rumah Fatmawati
Jalan Fatmawati No 10, dekat pusat Kota, berbentuk panggung dimana masih terdapat banyak perabotan dan foto-foto milik pribadi Ibu Fatmawati.

15. Rumah Pengasingan Bung Karno
Jl Sukarno Hatta, semula rumah Tan Eng Cian, ditempati Bung Karno pada 1938 – 1942, dengan ratusan buku-buku yang sebagian besar berbahasa Belanda.

16. Rumah Thomas Stamford Raffles
Wisata Kota Bengkulu yang terletak 300 m dari Benteng Marlborough merupakan rumah kediaman Thomas Stamford Raffles, Gubernur Jenderal terakhir Inggris di Bengkulu.

17. Tugu Perjuangan Rakyat
Kelurahan Pasar Bengkulu, Kec Teluk Segara, dibangun 1999 untuk mengenang perjuangan Pasukan Keamanan Rakyat (PKR) Bengkulu pada 5 Nopember 1945.

18. Tugu Thomas Parr
Terletak 200 m dari Benteng Marlborough, didirikan Inggris pada 1808 untuk memperingati Residen Thomas Parr yang tewas dibunuh pada 1807 oleh rakyat Bengkulu.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 20 Januari 2017.

Lalu «
Baru » »