Tempat Wisata di Jakarta Barat

Tulisan lengkap tentang Tempat Wisata di Jakarta Barat, dan sebuah Peta Jakarta dari Google dengan penanda yang ditambahkan oleh The Aroengbinang Project, berisi lokasi tempat wisata, tempat menarik, obyek wisata, dan tempat lainnya di Jakarta.

Lihat juga tulisan Tempat Wisata di Jakarta, dan Hotel di Jakarta Barat.

Tempat Wisata di Jakarta Barat

Gedung Cafe Batavia
Jl Pintu Besar Utara 14, Telp. 021-6902956 / 691, berupa gedung tua berlantai dua yang dibangun pada tahun 1837.

Gedung Chandranaya
Jl Gajah Mada 188, di pinggiran Glodok, yang dibangun pada abad ke-18 dengan arsitektur khas Cina.

Gereja Sion
Sudut Pangeran Jayakarta dan Mangga Dua Raya, Telp.021-6267457, dikenal sebagai Gereja Portugis, dibangun Belanda tahun 1695.

Jembatan Kota Intan «
Tempat wisata Jakarta di Barat Jl Kali Besar Barat dan Kali Besar Timur, di Kawasan Kota Tua yang merupakan jembatan ‘jungkit’ antik warisan kolonial Belanda.

Kelenteng Chen Shi Zu Miao
Jl Blandongan 97, dekat Jin De Yuan, dibangun pada 1757, dengan tuan rumah Chen Yuan-guang.

Kelenteng Da Bo Gong
Dikenal dengan nama Wihara Padi Lapa, lokasinya berada di Jl. Pejagalan II, Pekojan, dirikan pada 1823.

Kelenteng Di Cang Yuan (Vihara Tri Ratna)
Jl Lautze 64, dibangun pada 1789 untuk menghormati Dewa Raja Neraka. Ada prasasti bertahun 1761.

Kelenteng Han Thian Siang Tee
Jl Palmerah Barat 5, bersebelahan dengan Pasar Palmerah, yang telah berdiri sejak abad ke-18; ada kubur dua pemuka muslim.

Kelenteng Jin De Yuan «
Jl Kemenangan III 13 (Petak 9), Glodok, di kawasan Kota yang merupakan salah satu kelenteng tertua Jakarta yang didirikan pada 1650.

Kelenteng Li Tie Guai
Wihara Budhi Dharma, Jl Perniagaan, yang dibangun pada 1812, oleh perserikatan ahli obat-obatan Cina saat terjadi pergantian kekuasaan antara Belanda dan Inggris.

Kelenteng Lu Pan Bio
Jl Pinangsia I 47, Glodok, dibangun pada 1842 oleh orang-orang pertukangan perantauan yang berasal dari daerah Guangdong Cina.

Kelenteng Nan Jing Miao
Gang Lamceng, Perniagaan Barat, diakses dari Jalan Tambora 8 di sisi kiri Kali Opak, dibangun kapitan Tee Liang Hoey pada 1824.

Kelenteng Tian Hou Gong
Dikenal dengan nama Wihara Dewi Samudra, lokasinya berada di Jl. Bandengan Selatan didirikan sekitar tahun 1784.

Kelenteng Toa Se Bio (Vihara Dharma Jaya)
Jl Kemenangan III 48, yang dibangun pada 1751, setelah dibakar Belanda pada peristiwa pembantaian 1740; ada pula prasasti berangka tahun 1752.

Kelenteng Wan Jie Si (Kelenteng Kubur Batu)
Jl Lautze 38, dengan gaya asitektur art deco yang semula merupakan rumah Fredrik Julius Coyet yang didirikan pada 1736.

Kelenteng You Mi Hang
Jl Pejagalan, Pakojan, Tambora, semula merupakan klenteng persekutuan pedagang minyak dan beras Pasar Pagi, dibangun pada 1823, dipindahkan akhir abad ke-19.

Masjid Jami Angke «
Gg. Masjid 1, P Tubagus Angke, Kampung Rawa Bebek, Telp 021-6348768, berupa masjid tua yang sangat bersejarah

Masjid Jami Annawir
Jl Pekojan 72, merupakan masjid tertua dan terbesar di Jakarta Barat, berdiri sejak 1760, dengan 33 pilar melambangkan jumlah dzikir yang biasa dibaca usai salat.

Masjid Jami’ Kebon Jeruk «
Jl Hayam Wuruk 85, yang telah berusia lebih dari dua abad, dan menjadi tempat berkumpulnya para mubaligh

Mausoleum O.G. Khouw «
Kompleks TPU Petamburan, Aipda KS Tubun 2, Slipi, makam seorang tuan tanah dari daerah Tambun

Museum Bank Indonesia «
Jl Pintu Besar Utara 3, menghadap Stasiun Kota, Telp 021-2600158 Ext.8111, yang berada di sebelah Museum Bank Mandiri

Museum Bank Mandiri «
Jl Pintu Besar Selatan, Telp 021-6902000, yang letaknya berseberangan dengan halte Bus TransJakarta Kota

Museum Fatahillah «
Jl Taman Fatahillah 2, Telp 021-6929101, menggunakan bangunan tua yang juga dikenal dengan nama Museum Fatahillah

Museum Seni Rupa dan Keramik «
Jl Pos Kota 2, 021-6907062, 6926090, yang lokasinya berada sangat dekat dengan Museum Sejarah Jakarta

Museum Tekstil «
Jl K.S. Tubun 4, Telp 021-5606613, menempati sebuah bangunan tua bergaya kolonial di atas tanah yang luas dinaungi pohon rindang

Museum Wayang «
Jl Pintu Besar Utara 27, Kota, Telp 021-6929560, menempati bangunan tua di salah satu sisi barat Taman Fatahillah

Stasiun Jakarta Kota
Di daerah Kota, yang selesai dibangun ulang pada 1929, karya arsitek Belanda kelahiran Tulungagung bernama Frans Johan Louwrens Ghijsels.

Toko Merah «
Jl Kalibesar Barat 11, merupakan salah satu gedung tua di Kawasan Kota Tua Jakarta, dengan interior yang cantik.

Daftar Tempat Wisata di Jakarta Barat lainnya bisa dilihat di sini.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Jakarta » Jakarta Barat » Tempat Wisata di Jakarta Barat
Tag :

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 15 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap