33 Tempat Wisata di Bantul

Home » Yogyakarta » Bantul » 33 Tempat Wisata di Bantul
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Tulisan ini adalah merupakan catatan tentang Tempat Wisata di Bantul, yang termasuk dalam wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Bantul, dengan kode area telepon 0274, berbatasan dengan Kota Yogyakarta dan Sleman di Utara, Gunung Kidul di Timur, Samudra Hindia di Selatan, dan Kulon Progo di Barat.

Tulisan Tempat Wisata di Bantul dan peta wisata Bantul ini akan diperbarui ketika informasi yang lebih baru telah diperoleh. Anda bisa berbagi dengan mxtenulis Travelog tentang tempat-tempat wisata yang telah anda kunjungi di sini. Lihat juga tulisan Peta Wisata Bantul

Tempat Wisata Bantul

1. Air Panas Parang Wedang »
Dusun Mancingan, Desa Parangtritis, Kec Kretek, dibangun pada masa Sri Sultan Hamengkubuwono VI, ada tiga mata air dengan kedalaman 10 m.

2. Candi Mantup »
Dusun Sampangan Mantup, Baturetno, Banguntapan, terdiri dari tiga bangunan berukuran kecil berjajar dari Utara ke Selatan

3. Gua Jepang Bantul
Dusun Ngreco dan Poyahan, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, berupa bunker Jepang pada masa Perang Dunia II.

4. Gua Selarong »
Dusun Kembang Putihan, Desa Guwosari, Kec Pajangan, 14 km dari Kota Yogyakarta, merupakan markas Pangeran Diponegoro.

5. Gua Cerme »
Dusun Srunggo , Desa Selopamioro, Kec Imogiri, 15 Km dari Kota Bantul, dengan hiasan stalaktit dan stalagmit.

6. Gumuk Pasir »
Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, yang merupakan gundukan-gundukan pasir menyerupai bukit yang terbentuk akibat pergerakan angin.

7. Makam Cepokosari »
Desa Kanggotan, Pleret, dengan masjid peninggalan Sultan Agung, serta makam Ki Ageng Suryomentaram, ibunda dan kakeknya, serta banyak makam yang lainnya.

8. Makam Giriloyo »
Tempat Wisata Bantul di Dusun Cengkehan, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, peninggalan abad ke-17, merupakan makam Pangeran Juminah, Paman Sultan Agung, dan banyak makam bersejarah lainnya.

9. Makam Gunung Kelir »
Tempat Wisata Bantul yang berada di puncak perbukitan Gunung Kelir, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, merupakan makam Ki Dalang Panjang Mas, serta makam isterinya yang direbut oleh Amangkurat I.

10. Makam Panembahan Selohening »
Dusun Mancingan, Desa Parangtritis, Kec Kretek, yang merupakan kerabat kerajaan Majapahit.

11. Makam Raja-Raja Mataram Imogiri »
Desa Wukirsari dan Desa Girirejo, Kec Imogiri, merupakan kompleks Makam Raja-Raja Mataram yang berada di atas Bukit Merak.

12. Makam Raja-Raja Mataran Kotagede »
daerah Kotagede, Yogyakarta yang merupakan makam para pendiri Kerajaan Mataram, yaitu Ke Ageng Pemanahan dan Panembahan Senopati, makam Ki Ageng Mangir, dan beberapa makam lainnya.

13. Makam Seniman Budayawan Girisapto »
Bukit Gajah, Desa Girirejo, Kecamatan Imogiri, tidak begitu jauh dari Makam Raja-Raja Mataram Imogiri.

14. Makam Syeh Bela-Belu »
bukit Pemancingan, di jalan menuju Pantai Parangtritis, dengan meniti tangga menuju bukit dimana makam berada; seorang kerabat Majapahit penyebar Islam.

15. Makam Syeh Maulana Maghribi Bantul »
Dusun Pemancingan, Parangtritis, Kec Kretek, di atas bukit, yang dicapai melalui tangga bata selebar 1,90 m, ada batu-batu candi, Sendang Beji, sumur tua, dan Pring Sentono.

16. Masjid Besar Mataram Kotagede »
Tempat Wisata Bantul, Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, yang merupakan peninggalan Ke Ageng Pemanahan dan Penembahan Senopati, di dalam kompleks Makam Raja-Raja Mataran Kotagede.

17. Museum Dirgantara Mandala
Komplek Pangkalan Udara TNI-AU Adisucipto Yogyakarta, di ujung utara Kabupaten Bantul, di perbatasan dengan Kabupaten Sleman.

18. Museum Purbakala Pleret »
Tempat Wisata Bantul Desa Kedaton, Pleret, yang menyimpan benda-benda peninggalan dari jaman Hindu – Buddha dan Mataram. Ada juga Sumur Gumuling di halaman museum.

19. Museum Wayang Kekayon
Jalan Raya Jogja Wonosari Km 7 No 277, didirikan oleh Prof Dr dr KPH Soejono Prawirohadikusumo.

20. Panggung Krapyak »
Krapyak, Panggungharjo, Sewon, yang merupakan tempat berburu Raja-Raja Mataram di Yogyakarta.

21. Pantai Parangkusumo »
Desa Parangtritis, Kretek, 30 km dari Yogyakarta, dengan Batu Cinta di dalam Puri Cepuri, yang konon merupakan tempat Senopati bertemu dengan Nyai Ratu Kidul.

22. Pantai Parangtritis »
Desa Parangtritis, Kec Kretek, 27 Km dari Kota Yogyakarta ini, pantai landai, berpasir putih, panorama bukit kapur, tempat terbaik untuk menikmati panorama matahari tenggelam.

23. Petilasan Ki Ageng Mangir »
Dusun Mangir, Desa Sendangsari,Kecamatan Pajangan, peninggalan Ki Ageng Mangir di bawah naungan sebuah pohon besar dan tua.

24. Sendang Kasihan »
Dusun Kasihan, Kalurahan Tamantirto, Kecamatan Kasihan, merupakan petilasan Sunan Kalijaga.

25. Situs Arca Nandi »
Dusun Mangir Lor, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, di belakang rumah penduduk, berupa arca nandi peninggalan dari jaman Ki Ageng Mangir.

26. Situs Bawong Bantul »
Dusun Bawong I dan II , Desa Trimulyo, Kec Jetis, merupakan situs petilasan dari jaman Sultan Agung.

27. Situs Lingga Yoni Mangir »
Dusun Mangir, Desa Sendangsari, Pajangan, yang merupakan salah satu peninggalan Ki Ageng Mangir Wonoboyo, berupa Lingga Yoni.

28. Situs Kerta Pleret »
Desa Plered, Kecamatan Plered, kurang lebih 4 Km dari Kotagede, yang merupakan tinggalan Keraton Mataram jaman Sultan Agung.

29. Situs Masjid Kauman »
Dusun Kauman, Pleret, merupakan situs sisa-sisa peninggalan Masjid Kauman yang berdiri pada jaman pemerintahan Amangkurat I.

30. Situs Migit »
Dusun Kauman, Kelurahan Gilangharjo, Kecamatan Pandak, yang merupakan sisa-sisa material Masjid Besar Mataram yang tidak jadi dibangun.

31. Situs Selo Gilang »
Dusun Janggan, Desa Gilangharjo, Kecamatan Pandak, yang konon merupakan tempat Senapati mendapatkan Wahyu Keraton Lintang Johar.

32. Situs Surocolo »
Dusun Poyahan, Desa Seloharjo, Kecamatan Kretek, 20 Km dari pusat Kota Yogyakarta, berupa gua peninggalan dari jaman Hindu.

33. Situs Watu Gilang Kotagede »
Daerah Kotagede Yogyakarta batu peninggalan Panembahan Senopati, Raden Rangga, dan Ki Juru Mertani.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 9 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »