Taman Lalu Lintas Buperta

Home » Jakarta » Jakarta Timur » Taman Lalu Lintas Buperta
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Lokasi Taman Lalu Lintas Buperta berada hanya sekitar 150 meter dari Kolam Renang Buperta, arah ke Barat Laut. Taman bermain dan belajar bagi anak-anak yang memiliki nama resmi Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Cibubur ini berbatas Jalan Tol Jagorawi di sisi Barat, dan 300 meter dari Masjid Buperta arah ke Barat Daya.

Taman Lalu Lintas Buperta Cibubur

Alamat: Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Telp 021-8444948, 844 5449, 844 5850. Fax 021-845 5282, 844 5731. Lokasi GPS: -6.364792, 106.896055, Waze. Jam buka: Senin s/d Jumat khusus rombongan, Sabtu-Minggu untuk umum jam 08.00 – 16.00. Rujukan: Peta Wisata Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Hotel di Jakarta Timur.
Galeri (16 foto): 1.Selempang . 2.Halte . 3.Semboyan . 4.Zebra . 5.Rambu . 6.Paving . 7.Denah . 8.Teduh . 9.Tenda … s/d 16.Taman

Loket dan pintu masuk yang ada di bagian depan Taman Lalu Lintas Buperta ternyata tutup rapat ketika saya datang ke sana. Mungkin karena pengunjung umum perorangan biasanya sepi jika bukan pada libur akhir pekan, bukan hari libur nasional atau hari libur sekolah.

Di bagian depan loket Taman Lalu Lintas Buperta itu terdapat sebuah tugu pendek dengan patung Kuda Zebra dalam posisi berdiri dengan dua kaki di atas daun teratai yang mengembang. Kuda Zebra tampaknya menjadi Maskot Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Buperta.

taman lalu lintas saka bhayangkara buperta cibubur
Mengenakan topi polisi, selempang dan sabuk dengan logo polisi berbintang tiga, sang kuda berdiri di atas bunga lotus mekar dengan sebatang tongkat menyender di lengan kanannya. Maskot ini diresmikan pada 24 April 2008 oleh Dirlantas Polri. Tak jauh di sebelahnya terdapat Peta Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Cibubur, dimulai dengan Gerbang Utama, Sub Stasiun, JPO, Panggung Terbuka, Musholla, Area Parkir, Toilet, Gedung Pengelola, Pusat Jajan, Miniatur Kota, Stasiun Gambir, Pusat Training Lalu Lintas, Taman Bermain, Arena Gokart, Menara / Plaza, dan Menara Pengawas.

Tak lekas menyerah, saya mencoba masuk lewat pintu samping di area parkir, dan ternyata memang terbuka. Lantaran tak ada penjaga, saya pun masuk ke dalam taman dengan berjalan kaki. Suasana sepi, hanya terlihat petugas kebersihan yang tengah bekerja. Sesaat kemudian saya sampai di perempatan dimana di pojok kirinya terdapat Taman Bermain yang rindang dan cukup luas.

taman lalu lintas saka bhayangkara buperta cibubur
Halte dengan kumpulan rambu-rambu lalu lintas yang cukup lengkap. Meskipun tanpa teks, arti simbol-simbol itu mudah dipahami, bahkan untuk anak-anak sekalipun. Satu dua tanda memang tak lazim, misalnya rambu dilarang jalan terus pada perlintasan kereta api jalur ganda.

Di belakang halte, beberapa buah ayunan dalam kondisi yang masih bagus terlihat kosong. Tak ada anak yang memainkannya. Tenda-tenda kecil tempat berteduh dilengkapi kursi plastik tebal memanjang berwarna oranye dan merah menyala yang diatur menghadap ke panggung terbuka di tengah area.

Pada atap tenda terdapat tulisan Ditlantas. Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara memang dikelola oleh Ditlantas Polda Metro Jaya. Melanjutkan jalan kaki, saya melihat kereta api parkir di Stasiun Gambir. Kereta bercat biru putih itu bertulis “Saya Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas”. Di seberang stasiun ada Musholla.

taman lalu lintas saka bhayangkara buperta cibubur
Lukisan dan semboyan pada dinding yang terlihat mata saat berjalan keluar meninggalkan area taman menuju tempat parkir. Polisi memang perlu menampakkan wajah ramahnya, tak hanya pada anak namun juga ketika memberi pelayanan pada masyarakat secara umum.

Sebelum keluar, ketika sedang berjalan di jalur pedestrian di seberang Taman Bermain, terlihat serombongan anak-anak TK melintas di jalan. Mereka berjalan kaki dengan didampingi guru-gurunya serta dipandu oleh beberapa polisi lalu lintas wanita berseragam lengkap.

taman lalu lintas saka bhayangkara buperta cibubur
Tugu pendek dengan patung Kuda Zebra dalam posisi berdiri dengan dua kaki di atas daun teratai yang mengembang. Kuda Zebra tampaknya menjadi Maskot Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Buperta.

Taman di sebelah kiri Taman Bermain diberi nama Taman Ki Hajar Dewantara, demikian pula nama jalan di sebelahnya. Ada pula jalan yang diberi nama Jl Hoegeng Iman Santoso, satu dari sedikit jenderal polisi yang lurus dan berani.

Jika masih punya anak kecil, akan menyenangkan untuk mengajak mereka pergi ke Taman Lalu Lintas Buperta ini. Berkunjung lebih pagi lebih baik agar hawa di luar masih cukup sejuk. Jika tak membawa sepeda sendiri, pengunjung bisa menyewa sepeda di tempat ini. Ada pula sewaan fun car yang pemakainya tinggal tekan gas dan rem.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: , , , ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 25 Mei 2017.

Lalu «
Baru » »