Sate Mak Syukur, 1

Jika selama ini Sate Mak Syukur sering saya nikmati di Mal Kelapa Gading, Jakarta Timur, maka menikmati Sate Mak Syukur di tempat asalnya di Padangpanjang merupakan sebuah pengalaman yang menyenangkan.

Letak restoran Sate Mak Syukur ini tidak begitu jauh dari belokan yang menuju ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau.

Sate Mak Syukur
Sate Mak Syukur berada di Silaing Bawah, Kota Padangpanjang, di tepi sebelah kiri jalan Padang – Bukittinggi, tepatnya di GPS -0.46595, 100.38180, dengan halaman parkir yang luas, dan bangunan khas rumah gadang bertingkat dua dengan dua atap lengkung menyerupai tanduk kerbau.

Sate Mak Syukur
H. ST. Rajo Endah yang tertulis pada selembar spanduk di depan resto Sate Mak Syukur adalah Syukur Sutan Rajo Endah, orang asli Padangpanjang yang memulai usahanya pada 1941 dengan memikul pemanggang dan menjajakan satenya sejauh sekitar empat kilometer dari Padangpanjang ke arah Batusangkar. Sebelum membuka restoran di tempat ini pada 1993, Sate Mak Syukur membuka warung terlebih dahulu di dalam pasar, yang sekarang juga masih ada.

Sate Mak Syukur
Deretan piring berlapis daun pisang dalam jumlah banyak dengan potongan ketupek (ketupat dalam bahasa setempat) menjadi petunjuk ramainya pengunjung resto Sate Mak Syukur di Padangpanjang ini. Tempat menyiapkan makanan Sate Mak Syukur yang relatif sederhana ini tidak menyurutkan selera pengunjung untuk minikmati kelezatan khas Sate Mak Syukur.

Sate Mak Syukur
Hidangan Sate Mak Syukur telah siap untuk disajikan. Jangan salah, kata ”Mak” di sini bukan berarti ibu, namun kependekan dari kata mamak, panggilan bagi pria dewasa dalam bahasa Minangkabau.

Sate Mak Syukur
Pemanggangan Sate Mak Syukur, yang tidak lagi perlu dipikul untuk mencari pembeli. Arang yang dipakai di resto Sate Mak Syukur ini terbuat dari tempurung kelapa, dan jika pengunjung meminta sate kering, petugas akan melakukan pembakaran dua kali.

Sate Mak Syukur
Suasana di dalam resto Sate Mak Syukur. Meja-meja kosong ini terisi penuh dalam sekejap ketika rombongan bus wisata singgah. Selain namanya yang telah terkenal, lokasi Sate Mak Syukur ini sangat strategis di lintas jalan Padang – Bukittinggi, yang membuatnya tidak pernah kekurangan pengunjung.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Sumatera Barat » Padangpanjang » Sate Mak Syukur
Tag :

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 19 Maret 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap