Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen

Sudah hampir jam 3 sore namun cacing perut belum makan saat kami berkendara melintas di jalur paling Selatan Pulau Jawa dari wilayah Mirit arah ke Barat, sampai akhirnya Bambang menepikan kendaraan dan berhenti di warung Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen yang lokasinya berada di tepi Jalan Raya Sumber Jetis, Ambal, Kebumen.

Suara musik dangdut berdentam keras dari arah warung di seberang jalan. Semula saya pikir untuk menarik perhatian pejalan agar berhenti di warung ini. Namun rupanya sedang ada hajatan di seberang sana, terlihat dengan adanya tenda pesta, kursi-kursi dan hiasan janur.

Sudah ada beberapa kendaraan yang lebih dulu parkir di halaman warung Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen ini. Rupanya kami bukan satu-satunya dari golongan orang yang terlambat makan siang di hari itu, atau bisa jadi karena nama Pak Tino sudah sedemikian terkenalnya sehingga orang mampir meski sudah menyantap jatah makan siangnya.

sate ambal kebumen
Papan nama warung Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen, yang dipajang lengkap dengan nomor telepon genggam pemiliknya untuk menerima pesanan. Dari informasi pada papan nama itu orang Kebumen tak harus jauh-jauh pergi ke daerah Ambal untuk menyantap sate ayam pak Tino, namun bisa pergi ke warung di depan Rita Pasaraya dan Toserba Jadi Baru.

Bagi yang ingin makan di warung Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen dengan ditemani kuah yang panas segar, tersedia pula hidangan sop ayam. Deret minuman botol dan ketupat tampak dipajang di bagian depan warung. Untuk teman santap sate rupanya pengunjung bisa memilih nasi atau ketupat. Sama isi hanya bentuk yang berbeda.

Di seberang jalan, dengan papan nama yang terlihat lebih sederhana, terbaca tulisan “Sate Ayam Pak Kasman Asli, Yang Paling Pertama”. Warung itu juga menerima pesanan, diantar sampai ke tujuan. Lalu ada kata-kata bujukan “Buktikan Aslinya”. Namun hanya tampak sebuah mobil bernomor kendaraan asal Semarang tengah parkir di sana.

sate ambal kebumen
Deretan Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen sekira empat puluhan tusuk sedang dipanggang di atas perapian yang sudah berwarna kehitaman karena jelaga, ditutup di bagian depannya untuk melindungi dari angin debu jalanan. Kami duduk di sebuah meja dengan bangku kayu panjang. Ruang makan warung Sate Ayam Ambal Pak Tino ini lumayan lega.

Di ujung belakang warung adalah tempat untuk menyiapkan makan, serta bumbu dan sate sebelum dipanggang. Satu porsi ada 20 tusuk sate ayam, begitu kata orang yang melayani pesanan, namun kami memesan 30 tusuk untuk berdua, dengan nasi putih. Lontong lbih cocok kalau makan tanpa tempat duduk, di pinggir jalan atau di pesta perkawinan.

sate ambal kebumen
Lima belas tusuk Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen sudah dihidangkan di atas meja di depan saya, siap untuk disantap. Daging ayamnya terlihat tebal dan jumlah tusukannya pun banyak. Ada pula kulit menyelip, namun sangat sedikit. Ini baru pertama kalinya saya merasakan rasa sate Ambal, dan kebetulan bisa langsung di tempat asalnya.

Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen ini rasanya manis pedas, dan daging ayamnya empuk padat. Diminumi teh panas tawar terasa sedap sekali. Bumbu satenya tidak memakai kacang, namun kedele. Rasa manis berasal dari gula Jawa yang agak kemanisan buat saya. Pada tusuk sate kedua belas saya hampir menyerah, namun akhirnya tandas juga.

Harga Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen ini boleh dibilang lumayan terjangkau bagi kantung kebanyakan orang. Sejumlah 20 tusuk Rp 26.000, nasi Rp 3.000, teh manis Rp 3.000, dan teh tawar gratis. Mereka sudah delapan tahun berdagang di tempat ini, dan pemilik warung yang ada di seberang jalan itu rupanya masih ada hubungan saudara.

Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen

Alamat : Jalan Raya Sumber Jetis, Ambal, Kebumen. Lokasi GPS : -7.78928, 109.73241, Waze. Jam Buka : 07.00 – 20.30. Rujukan : Peta Wisata Kebumen, Tempat Wisata di Kebumen, Hotel di Kebumen, Sewa Mobil di Kebumen.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Jawa Tengah » Kebumen » Sate Ayam Ambal Pak Tino Kebumen
Tag : , ,

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 14 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap