Rumah Pek Sin Kek Sawahlunto

Rumah Pek Sin Kek merupakan bangunan tua lainnya di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, yang sempat dipugar pada 2005 – 2006. Meskipun sudah mulai terlihat pudar dan uzur ketika saya berkunjung ke tempat itu beberapa bulan lalu, namun Rumah Pek Sin Kek yang bergaya Cina ini masih menyisakan kemegahannya.

Rumah Pek Sin Kek
Rumah Pek Sin Kek yang berada di Jl. Ahmad Yani 292, di jalanan yang sibuk karena dekat dengan Pasar Sawahlunto.

Pada jaman kolonial Belanda, daerah di sekitar rumah Pek Sin Kek ini dulu dikenal dengan nama Kampung Tionghoa. Setelah Indonesia merdeka, namanya sempat berubah menjadi Jalan Pasar Usang, kemudian diganti lagi menjadi Jl. Pasar Remaja, sebelum akhirnya dirubah menjadi Jl.A. Yani.

Rumah Pek Sin Kek
Saya bertemu dengan Sudarma, seorang bapak berusia 71 tahun yang memperkenalkan diri sebagai menantu Pek Sin Kek, dan yang tinggal di rumah itu sejak tahun 1970. Menurutnya, Pek Sin Kek menyewa rumah itu dari Haji Thaher pada 1950, dan membuka toko makanan minuman Jumo, yang terbesar di Kota Sawahlunto ketika itu.

Rumah Pek Sin Kek
Papan penanda di dinding depan Rumah Pek Sin Kek yang menyebutkan bahwa Rumah Pek Sin Kek dibangun pada 1906, dan pernah digunakan sebagai Gedung Teater, Tempat Perhimpunan Masyarakat Melayu, dan sebagai Pabrik Es. Saat papan itu dibuat, Rumah Pek Sin Kek digunakan sebagai Toko Suvenir.

Rumah Pek Sin Kek
Ornamen lengkung yang dibuat dari pasangan bata di atas kusen pintu, dengan warna merah khas, yang masih terlihat dalam kondisi baik, tidak sebagaimana dinding bangunan luarnya yang telah mulai pudar.

Lantaran melihat tulisan arab yang berbunyi “Assalamu’alaikum’, saya pun bertanya mengapa ada tulisan itu. Pak Sudarma menjelaskan bahwa ia sekeluarga telah masuk Islam sejak 15 tahun lalu. Anaknya bahkan ikut MTQ sampai tingkat kota madya.

Rumah Pek Sin Kek
Pak Sudarma yang asal Cirebon di depan papan penanda. Isterinya yang berusia setahun lebih tua, telah lebih dahulu meninggal pada tahun lalu. Menurut penuturannya, pabrik es tutup setelah pasokan listrik diambil alih oleh PLN yang membuat ongkos produksinya menjadi mahal.

Rumah Pek Sin Kek
Langit-langit Rumah Pek Sin Kek yang dibuat dari kayu ulin, yang juga digunakan sebagai dudukan rel kereta api.

Di Rumah Pek Sin Kek ini, keluarga Sudarma menjual kue bolu lezat, yang dihargainya Rp.35.000 – Rp.38.000, bergantung jenisnya.

Rumah Pek Sin Kek

Alamat: Jl. Ahmad Yani 292, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Lokasi GPS -0.68218, 100.77760. Tempat Wisata di Sawahlunto, Peta Wisata Sawahlunto, Hotel di Sawahlunto

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Sumatera Barat » Sawahlunto » Rumah Pek Sin Kek Sawahlunto
Tag : ,

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 19 Maret 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap