RPTRA Kalijodo Jakarta Barat

Home » Jakarta » Jakarta Barat » RPTRA Kalijodo Jakarta Barat
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Lantaran datang dari utara, karena sesat arah namun diperbolehkan penjaga salah masuk karena pengunjung belum ramai, keberadaan RPTRA Kalijodo Jakarta Barat baru kami ketahui belakangan. Mestinya pengunjung memang masuk dari arah selatan, dari Jl Pangeran Tubagus Angke, sehingga pasti melihat lebih dulu keberadaan RPTRA (ruang publik terpadu ramah anak) yang ditata elok dan dilengkapi fasilitas yang beraneka ragam.

RPTRA Kalijodo Jakarta Barat

Alamat: Jl Pangeran Tubagus Angke No.19, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Lokasi GPS: -6.1429923, 106.7897916, Waze. Jam buka 05.00 – 20.00. Harga tiket masuk gratis, hanya bayar parkir meter. Rujukan: Peta Wisata Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Hotel di Jakarta Utara.
Galeri (19 foto): 1.Pandangan burung, 2.Perpustakaan, 3.Lansia, 4.Area anak, 5.Luncuran, 6.Semangat, 7.Jalan masuk, 8.Tengara, 9.Gawang … s.d 19.Peradaban.

Boleh jadi juga karena merasa betah berlama-lama berada di RTH, dengan banyaknya objek dan pilihan kegiatan serta permainan di sana. Mulai dari skateboard park berstandard dunia, jalur sepeda BMX, mural dinding yang cantik, bangunan peneduh bergaya modern, musholla dan toilet yang bersih, serta sejumlah mainan anak dan keluarga lainnya. Tulisan tentang RTH Kalijodo saya pisah karena berada di wilayah administrasi yang berbeda.

Adalah karena hendak menjajal naik undakan tinggi yang ada di samping dinding mural, maka ketika sampai di puncaknya barulah saya menyadari adanya area bermain anak menarik yang ada di seberang tembok. RPTRA Kalijodo Jakarta Barat merupakan fasilitas pertama yang saya kunjungi dari 180 RPTRA di Jakarta yang dibangun oleh Gubernur DKI Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama, sebagai wujud kepeduliannya bagi warga DKI, dari mulai bayi sampai lansia.

rptra kalijodo jakarta barat
Pandangan mata burung dari puncak undakan pada area RPTRA Kalijodo yang membuat mulut mau tak mau berdecak kagum. Anak-anak kecil tampak tengah bermain luncuran mewah di sebelah kanan yang alasnya dibuat dari karet mahal lembut yang menyerap air. Anak laki-laki dengan semangat bermain sepak bola secara gratis di lapangan futsal, yang sudah jadi pemandangan cukup langka di Jakarta.

Di latar depan adalah bangunan mushola, di sebelahnya merupakan mini market binaan yang menjual makanan ringan dan minuman. Diantara kedua bangunan itu ada area duduk nyaman bagi orang tua yang tengah menunggui anaknya bermain. Bus tingkat kuning bergaris merah yang sedang parkir di Jl Tubang Angke itu adalah sumbangan dari Tahir Foundation, disediakan sebagai angkutan gratis pulang pergi dari Balaikota ke RPTRA Kalijodo.

rptra kalijodo jakarta barat
Anak-anak tampak sedang bermain di ruang perpustakaan kecil berpendingin ruangan dengan alas lembut yang nyaman serta dinding dilukis gambar anak-anak warna-warni. Stiker CSR Bank DKI terpasang di sana. Meski ada banyak buku namun saat itu tak terlihat ada anak-anak membaca. Minat baca tampaknya memang sedang turun.

Bagi ibu-ibu yang membawa bayinya dan hendak menyusui, persis di sebelah kiri ruang perpustakaan mini terdapat ruang laktasi berpendingin udara yang nyaman. Untuk melindungi kedua ruangan dari tendangan bola yang nyasar, apalagi dinding perpustakaan terbuat dari kaca, telah dipasang kisi-kisi pelindung yang tambah mempercantik bangunannya.

rptra kalijodo jakarta barat
Ruang serba guna yang saat itu tengah digunakan untuk pertemuan para lansia ini berada tepat di sebelah kanan ruang perpustakaan. Lansia yang sulit duduk di karpet, disediakan kursi lipat. Seorang pria terlihat dengan bersemangat menjadi nara sumber, dengan sesekali melontarkan kata candaan yang memancing tawa segar para lansia.

Pada dinding dipasang poster yang berisikan 5 Kluster Hak Anak, yaitu 1.Hak Sipil dan Kebebasan, 2.Hak Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, 3.Hak Kesehatan dan Kesejahteraan, 4.Hak Pendidikan, Pemanfataan Waktu Luang dan Kegiatan Seni Budaya, dan 5.Hak Perlindungan Khusus. RPTRA Kalijodo Jakarta Barat juga menjadi Pos Pangaduan Kekerasan Perempuan dan Anak di Kelurahan Angke.

rptra kalijodo jakarta barat
Hampir di ujung area RPTRA Kalijodo Jakarta Barat ini terdapat area bermain anak lagi dengan jungkat-jungkit, permainan naik tangga dan panjat tebing mini, ayunan, serta luncuran kecil. Orang tua yang datang bersama lansia dan anaknya bisa mengajak putranya bermain di sini sambil menunggu kakek atau neneknya ikut sesi bimbingan bersama narasumber.

Di sebelah kiri area bermain anak ini ada lintasan pijakan kaki refleksi yang ditata dengan sangat elok dan berkelas, yang saat itu tengah digunakan oleh seorang lansia wanita, meski bisa digunakan oleh siapa saja. Toilet wanita dan pria, masing-masing dua buah, serta satu toilet untuk difabel, disediakan di sebelah kanan ruang serbaguna.

RTH dan RPTRA Kalijodo baru pada tahap pertama pengembangan, dan itupun sudah mengundang decak kagum saya karena kelengkapan dan mutu bangunan serta fasilitasnya. Selanjutnya pada tahap dua pengembangannya akan dibangun masjid, aula untuk kenduri sunat dan kawinan, serta mempercantik bantaran Kali Krendang yang ada di sebelah kanan RTH. Pada tahap selanjutnya akan dibanguan tiga jembatan di atas Kali Krendang untuk akses ke pusat kuliner.

Sulit dibantah bahwa warga Jakarta telah dianugerahi gubernur yang benar-benar bekerja untuk membangun kota dan mengadministrasi keadilan, dengan membuat RPTRA, merelokasi warga untuk menormalisasi sungai, menyediakan sembako dan daging murah, KJP, KJS, membersihkan sungai, membangun banyak masjid, memperbaiki layanan masyarakat, membangun simpang susun Semanggi, MRT, LRT, dan banyak lagi lainnya. Kita hanya perlu membuka mata dan hati untuk hargai dan syukuri pelayan warga bernama Ahok yang Tuhan telah berikan pada kita.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: , , ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 25 Mei 2017.

Lalu «
Baru » »