Pura Luhur Uluwatu Bali

Home » Bali » Badung » Pura Luhur Uluwatu Bali
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Pura Luhur Uluwatu atau Pura Uluwatu merupakan sebuah pura yang berada pada tepi tebing tinggi dengan ombak berdebur keras di bawahnya, terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung, Bali. Perjalanan ke Pura Luhur Uluwatu melewati jalan mulus berkelok, dengan pamandangan indah sepanjang jalan.

Di satu titik di atas sebuah jembatan kami berhenti dan melihat pemandangan yang sangat indah di bawah sana. Ada beberapa orang tengah berenang di pantai yang terlihat seperti sebuah pantai terpencil sebuah hotel karena diapit dua buah karang sangat tinggi. Sebuah gazebo tampak di lereng perbukitan, tempat yang ideal untuk melihat pemandangan matahari tenggelam.

Sesaat kemudian perjalanan ke Pura Luhur Uluwatu kami lanjutkan. Hari sudah agak sore ketika saya tiba di Pura Luhur Uluwatu. Banyak pengunjung telah berdatangan terlebih dahulu dengan tujuan untuk menikmati pemandangan matahari tenggelam dari atas tebing curam dengan pemandangan lepas ke pantai luas.

Pengunjung memiliki pilihan menikmati pemandangan dari tempat yang bebas, atau menunggu matahari tenggelam sambil menikmati suguhan tarian dan berakhir dengan tari kecak saat matahari telah tenggelam, dengan membayar lebih. Saya memilih yang pertama.

Ada puluhan anak tangga yang diapit pepohonan kamboja untuk menuju puncak perbukitan dimana Pura Luhur Uluwatu. Pura ini terletak pada ketinggian 97 meter dari permukaan laut.

pura luhur uluwatu
Tebing Pura Luhur Uluwatu yang didasarnya adalah Pantai Pecatu tempat selancar internasional. Gemuruh gelombang susul menyusul menghantam tebing memang sangat jelas terdengar dari atas menciptakan pemandangan indah dan sangat mengesankan.

Di bagian depan, dibalik gapura candi bentar Pura Luhur Uluwatu, terdapat sebuah arca dengan ubel-ubel kepala yang terlihat unik, terhalang oleh pagar berjeruji besi sehingga pejalan hanya bisa melihat dari luar gapura.

Melangkah ke sebelah kiri Pura, saya bertemu dengan bibir tebing tinggi dengan pemandangan ke arah laut lepas dan debur ombak sangat mempesona. Di tempat ini ada banyak monyet liar berbadan gemuk yang nakal. Seekor monyet baru saja duduk di tugu bibir tebing Pura Luhur Uluwatu dengan memegang jepit rambut yang dirampasnya dari seorang pengunjung wanita.

Monyet-monyet di Pura Luhur Uluwatu ini sangat berani, dan anda harus berhati-hati. Mereka dengan cepat menyambar kacamata, jepit rambut dan benda-benda lain yang dipegang pengunjung. Namun ada yang akan membantu untuk membujuk monyet agar mengembalikan barang rampasannya.

pura luhur uluwatu
Matahari sore terlihat mulai mendekati garis cakrawala Pura Luhur Uluwatu, sementara dua ekor monyet duduk di atas singgasana mereka masing-masing tanpa merasa terganggu dengan kerumunan banyak orang di sekitarnya.

Di sepanjang bibir tebing tinggi di kawasan Pura Luhur Uluwatu ini terlihat para pejalan lokal dan asal luar negri berdiri menanti matahari tenggelam. Jika di ujung kanan tebing adalah tempat dimana Pura Luhur Uluwatu, maka di ujung arah berlawanan adalah pertunjukan tari kecak dengan tempat duduk bertingkat.

Siapa pun yang berdiri di tepian tebing dimana saja diantara kedua ujung kiri kanan itu pasti akan terpesona dengan kesempurnaan alam yang ada di sekeliling mereka. Tebing yang sangat tinggi dan curam namun bisa terlihat dengan jelas, debur ombak yang sangat keras susul menyusul menghantam tebing, pemandangan laut lepas, dan matahari terbenam saat awan tidak

Letak Pura Luhur Uluwatu pada posisi yang berhadapan dengan Pura Andakasa, Pura Batur, serta Pura Besakih, karenanya kekuatan spiritual Dewa Brahma memancar dari Pura Andakasa, kekuatan spiritual Dewa Wisnu memancar dari Pura Batur, dan kekuatan spiritual Dewa Siwa dari Pura Besakih. Oleh karena banyak umat Hindu sangat percaya bahwa Pura Luhur Uluwatu merupakan tempat yang baik untuk memohon karunia dewa dalam menata kehidupan yang seimbang.

pura luhur uluwatu
Dari tempat berdiri saya bisa melihat dengan jelas para pengunjung Pura Luhur Uluwatu yang tengah menonton pertunjukan tari pada ujung tebing Uluwatu yang tinggi. Posisi duduk mereka menghadap ke laut, sehingga bisa menyaksikan panorama saat matahari tenggelam.

Pura Luhur Uluwatu merupakan salah satu dari enam Pura Sad Kahyangan yang disebutkan dalam Lontar Kusuma Dewa dan dipercaya sebagai penyangga 9 mata angin. Pura ini didirikan sebagai Pura Padma Bhuwana pada abad ke-11 oleh Mpu Kuturan yang datang dari Jawa pada 923 Saka (1001 M).

Selain Pura Luhur Uluwatu, kelima Pura Sad Kahyangan lainnya adalah Pura Goa Lawah, Pura Pusering Jagat, Pura Besakih, Pura Lempuhyang Luhur, dan Pura Luhur Batukaru. Pura Luhur Uluwatu memiliki wilayah kekeran, atau wilayah suci dalam radius sekitar lima kilometer.

Jika ingin menikmati panorama matahari tenggelam dari tempat yang sangat eksotis dengan tingkah suara debur ombak menghantam tebing maka Pura Luhur Uluwatu merupakan salah tempat paling sempurna di Bali yang tidak boleh terlewatkan. Hanya saja anda harus berhati-hati dengan kawanan monyet yang sangat jahil.

Foto Pura Luhur Uluwatu selengkapnya: 4.Pantai Terpencil 5.Pasir Putih 6.Selancar 7.Gazebo 8.Monyet 9.Undakan 10.Tebing 11.Ganesha 12.Ubel-ubel 13.Candi Bentar 14.Buih 15.Mempesona 16.Jepit Rambut 17.Tenang 18.Boss 19.Kemerahan 20.Awan 21.Separuh 22.Angin 23.Merekam 24.Suasana 25Meru 26.Gemuk 27.Pertunjukan 28.Sempurna 29.Terjal 30.Bibir Jurang 31.Langit 32.Kenangan

Pura Luhur Uluwatu

Alamat: Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung, Bali. Lokasi GPS: -8.8293958, 115.0848447. Hotel di Bali, Hotel di Kuta, Tempat Wisata di Badung, Peta Wisata Badung, Tempat Wisata di Bali.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag:

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »