Penyebab Error 502 – Bad Gateway

Sesaat setelah kemarin login ke salah satu subdomain di thearoengbinangproject.com, tiba-tiba muncul pesan Error 502 – Bad Gateway ketika membuka salah satu halaman. Otomatis pikiran pertama yang timbul mengenai penyebab Error 502 – Bad Gateway adalah karena login itu.

Namun tentu saja itu pikiran yang kurang rasional, karena apa hubungannya sebuah login dengan kesalahan yang terjadi pada server yang tidak membaca perintah untuk membuka halaman, yang beberapa detik lalu masih aman-aman saja. Namun rasa khawatir seringkali membuat buta.

Langkah standar adalah segera menghubungi Technical Support webhosting yang siap sedia 24 jam. Ini pentingnya menggunakan webhosting dengan online technical support. Sukur jika ada yang bisa melayani aduan lewat telepon, jika saja webhosting-nya ada di dalam negeri…

Antrian tunggu di online technical support masih 5 menit. Masih lumayan, lantaran kadang bisa sampai 30 menit, meski jarang.

Sembari menunggu saya pun buka cPanel. Semula tak ada yang aneh ketika baru saja masuk ke halaman cPanel. Namun ketika membuka File Manager yang biasanya langsung membuka halaman utama, tiba-tiba muncul pop-up yang meminta saya memilih halaman mana yang hendak dibuka. Dan ketika saya memilih halaman utama, ternyata tak ada file di sana. Kosong!

Ketika saya refresh halaman utama cPanel, terjadi perubahan. Semua angka pada indikator server berubah, yang mengkonfirmasi bahwa semua file telah hilang!!!

Panik? Kurang lebih begitulah, namun apa yang bisa saya perbuat selain menunggu bantuan Technical Support? Mencoba mencari penyebab Error 502 – Bad Gateway dengan Google tak menemukan jawaban yang memuaskan juga. Yang terpikir adalah setidaknya akan ada back up files yang bisa di-restore, meski beberapa tulisan yang belum di-back up akan hilang. Pikiran yang sedikit menenangkan.

Akhirnya bel techinal support berbunyi, pertanda bahwa ia siap membantu. Setelah memberi laporan mengenai Error 502 – Bad Gateway itu, ia pun meminta waktu untuk melakukan pengecekan. Agak lama muncul pesan lagi bahwa ia masih perlu waktu lebih banyak lagi. Tak apalah. Selagi menunggu itulah saya coba refresh website thearoengbinangproject.com, dan alhamdulillah sudah bisa dibuka. Tak ada yang aneh di sana. Normal.

Ketika saya refresh cPanel, semua juga kembali normal. Gembira? Tentu saja. Dan jawaban apa yang saya dapatkan dari Technical Support tentang penyebab Error 502 – Bad Gateway itu? Server sedang dalam maintenance! Walah… Ya sudahlah, saya memang tak pernah mengecek jadwal maintenance server.

Kesimpulannya, jangan panik jika muncul pesan Error 502 – Bad Gateway ketika membuka situsweb Anda. Sembari menghubungi techinal support, periksa jadwal maintenance server pada dinding webhosting. Yang terburuk adalah Anda masih punya back up data di webhosting jika sesuatu terjadi dengan files situsweb. Jadi, no worries, keep blogging …

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Blog » Blogging » Penyebab Error 502 – Bad Gateway

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email. Diperbaiki 23 Maret 2017. Tag: