Pendopo Duplikat Si Panji Banyumas

Letak Pendopo Duplikat Si Panji berada di pusat pemerintahan lama Kabupaten Banyumas di Kota Banyumas, sekitar 16 km atau 30 menit perjalanan dari  Kota Purwokerto, arah Tenggara. Pendopo Duplikat Si Panji merupakan tiruan Pendopo Si Panji yang dipindahkan ke Purwokerto dan diresmikan pemakaiannya pada 7 Januari 1937.

Pendopo Duplikat Si Panji sekitar 75 meter dari Museum Wayang yang saya kunjungi sesaat sebelumnya. Tidak ada catatan kapan persisnya dibuat, mestinya tak lama setelah yang asli dipindah karena tempat ini tetap menjadi pusat pemerintahan, yaitu Kawedanan, dan sekarang Kecamatan.

Menurut sahibul hikayat, ketika Joko Kahiman dan rakyat tengah babad alas membangun dalem kadipaten, sebatang pohon besar yang dikenal sebagai kayu mas terdampar di bibir Kali Serayu. Kayu pohon itu dijadikan soko guru pendopo kadipaten. Nama Banyumas kemudian digunakan sebagai nama kota yang baru terbentuk, berasal dari Banyu (air Kali Serayu) pembawa Kayu Mas (yang digunakan sebagai soko guru).

pendopo duplikat si panji banyumas
Tampak depan Pendopo Duplikat Si Panji. Hanya ada sedikit perbedaan yang tidak bermakna dengan pendopo aslinya, yaitu pada warna genting yang kehijauan, sedangkan yang ada di Purwokerto berwarna merah. Pendopo yang ada di sini juga lebih terbuka, tanpa ada jejeran sekat kayu pada bagian depan pendopo.

Adalah Raden Tumenggung (RT) Yudanegara II, Bupati ke-7 Banyumas (1707-1743), yang memindahkan pusat pemerintahan Kadipaten ke tempat ini. Ia kemudian membangun Pendopo Si Panji, dan menjadikannya pusat pemerintahan di wilayah ini hingga sebelas bupati sesudahnya sebelum akhirnya dipindahkan ke Kota Purwokerto.

pendopo duplikat si panji banyumas
Susunan kayu konsentrik dan ornaman pada bagian atas pilar Pendopo Duplikat Si Panji juga dibuat sama persis dengan aslinya. Perbedaannya ada pada hiasan lampu gantung yang berada di tengah-tengah ruangan dengan gelas-gelas kristal berwarna putih, sementara di tempat aslinya hanya berupa lampu-lampu kecil yang mungil ramping.

Pusat pemerintahan Banyumas sebelumnya dibangun oleh Joko Kahiman, Bupati Banyumas pertama yang juga dikenal sebagai Adipati Mrapat, karena membagi wilayah Kadipaten Wirasaba yang diberikan Sultan Pajang kepadanya menjadi empat bagian. Kisah terkait nama itu akan saya ceritakan pada tulisan tentang makam sang adipati.

pendopo duplikat si panji banyumas
Ornamen kayu pada langit-langit Pendopo Duplikat Si Panji, dengan lampu gantung dengan titik-titik lampu terbuat dari gelas kristal putih berbentuk mangkuk. Pendopo ini menjadi tengara bahwa tempat ini pernah menjadi pusat kekuasaan wilayah Banyumas yang dimulai oleh R. Tumenggung Yudanegara II, atau RT. Seda Pendapa (1745).

Bupati lainnya yang pernah berdiam di sini adalah: R. Tumenggung Reksa Praja (1749), R. Tumenggung Yudanegara III (1755) kemudian menjadi Patih Sultan Yogyakarta bergelar Danureja I, R. Tumenggung Yudanegara IV (1780), R. Tumenggung Tejakusuma, Tumenggung Keong (1788), R. Tumenggung Yudanegara V (1816), Kasepuhan: R. Adipati Cokronegara (1816 – 1830), Kanoman: R. Adipati Broto Diningrat (RT. Martadireja), RT. Martadireja II (1832 – 1882) kemudian pindah ke Purwokerto (Ajibarang), R. Adipati Cokronegara I (1832 – 1864), R. Adipati Cokronegara II (1864 – 1879), Kanjeng Pangeran Arya Martadiredja III (1879 – 1913), dan KPAA Ganda Subrata (1913 – 1933).

pendopo duplikat si panji banyumas
Pendopo Duplikat Si Panji Banyumas dilihat dari samping, menunjukkan rumah kadipaten di belakangnya yang kemudian pernah menjadi kantor kawedanan, dan sekarang ini difungsikan sebagai kantor kecamatan Banyumas. Dari area Pendopo Duplikat Si Panji saya kemudian berjalan ke bagian belakang bangunan gedung kadipaten untuk melihat peninggalan lainnya di area ini.

Sebuah situs yang dikelilingi pagar pagar rendah bernama Sumur Mas kami lihat ada di halaman belakang dalem kadipaten. Sumur ini dipercaya telah ada sebelum dalem kadipaten dibuat, dan konon ukuran diameter aslinya sama seperti sumur normal, namun kemudian mengecil dan tinggal beberapa sentimer saja. Sebagian orang percaya pada kekeramatan sumur ini, sehingga sering dikunjungi peziarah yang ingin naik pangkat atau menjadi pejabat.

Ada pula sumur baru di ruang belakang Dalem Kadipaten Pendopo Duplikat Si Panji yang dibuat atas perintah Mardjoko, Bupati Banyumas, yang pada pilkada 17 Februari 2013 lalu dikalahkan Achmad Husein, wakilnya. Pembuatan sumur yang sempat memicu kontroversi itu kabarnya dibuat lantaran sang bupati mendapat wangsit gaib yang diterimanya lewat mimpi untuk membuat sumur di salah satu ruang pendopo kadipaten.

Bangunan pendukung lainnya di kompleks Pendopo Duplikat Si Panji Banyumas adalah gedung yang pernah digunakan sebagai kandang dan tempat menyimpan kereta kuda. Setelah puas melihat-lihat, langkah saya kemudian berlanjut ke tempat bersejarah lainnya di Banyumas yang letaknya di dekat pendopo, yaitu Masjid Nur Sulaiman, yang saya ceritakan pada tulisan terpisah.

Pendopo Duplikat Si Panji Banyumas

Alamat : Jl Kawedanan No 1, Banyumas. Lokasi GPS : -7.514742, 109.293765, Waze. Rujukan : Peta Wisata Banyumas . Tempat Wisata di Banyumas . Hotel di Purwokerto. Galeri (10 foto) Pendopo Duplikat Si Panji Banyumas : 1.Depan, 2.Konsentrik, 3.Ornamen, 4.Samping, 5.Sudut, 6.Sumur Mas, 7.Sumur Baru, 8.Pendukung, 9.Istal Kuda, 10.Rindang.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Jawa Tengah » Banyumas » Pendopo Duplikat Si Panji Banyumas
Tag : ,

Oleh Bambang Aroengbinang.

BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA.

Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 16 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap