Patung Selamat Datang Riwayatmu

Jika ada patung paling terkenal di Jakarta tentulah itu Patung Selamat Datang, yang juga disebut Monumen Selamat Datang atau Tugu Selamat Datang. Dulu ada yang menyebutnya Patung Jali-jali. Seiring jarangnya orang mendengar lagu gambang kromong Betawi itu, sebutan Patung Jali-jali semakin sayup terdengar.

Sesungguhnya bisa dibilang tidak ada yang terlalu spektakuler pada penampakan Patung Selamat Datang di Bundaran HI ini. Lagipula orang hanya bisa melihatnya dari kejauhan, sehingga detil patung tak mudah untuk dilihat, apalagi jika hanya melintas sesaat.

Itu lantaran lokasi patung berujud pria dan wanita itu berada tepat di tengah kolam berdiameter tak kurang dari 100 meter, dan tinggi patung keseluruhan mencapai 17 meter, 10 meter diantaranya adalah tinggi dudukan patung. Pembuatan dudukan patung dikerjakan oleh PN Pembangunan Perumahan.

patung selamat datang
Adalah sebuah tim bernama Keluarga Arca pimpinan Edhi Sunarso, pematung jebolan ASRI kelahiran Salatiga 2 Juli 1933, yang mengerjakan Patung Selamat Datang yang legendaris ini. Ide pembuatan patung berasal dari Presiden RI ke-1 Ir. Soekarno, yang saat itu ditujukan untuk menyambut kedatangan para peserta Asian Games IV yang diselenggarakan pada 24 Agustus – 4 September 1962 di Kota Jakarta.

Sketsanya dibuat oleh Henk Ngantung, Gubernur DKI Jakarta kala itu. Pembuatan patung kemudian dikerjakan di sanggar milik Edhi Sunarso di Karangwuni, dan sempat ditengok Presiden Soekarno bersama para menteri dan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Howard P Jones. Pembuatan patung yang memakan waktu satu tahun itu akhirnya diresmikan Presiden Soekarno pada 1962.

patung selamat datang
Patung Selamat Datang pada sebuah malam. Kolam air mancur yang elok di bawah Patung Selamat Datang itu merupakan hasil pekerjaan renovasi pada 2002 yang kabarnya menelan biaya Rp 14 miliar. Ada lima variasi pancaran air mancur yang dijalankan dengan program komputer sebagai perlambang jumlah lima sila pada Pancasila.

Foto di atas diambil beberapa tahun lalu, ketika jumlah kendaraan yang berlalu-lalang di jalan-jalan di Jakarta belum separah sekarang ini. Berharap gubernur DKI terus bekerja keras unytuk mengurai kemacetan dengan Monorail, MRT, dan kebijakan transportasi lainnya. Macet berkurang ketika Anda dan saya meninggalkan kendaraan di rumah dan pergi menggunakan transportasi umum.

patung selamat datang
Yang membuat patung ini menjadi sangat terkenal adalah karena lokasinya yang berada di Bundaran Hotel Indonesia (HI), yang sering menjadi pusat kegiatan keramaian (belakangan menjadi tempat favorit para pendemo untuk mendapat perhatian media), juga karena sejarah patung ini yang telah lama menjadi salah satu ikon utama Kota Jakarta, serta adanya kolam air mancur yang elok di bawahnya.

Patung pasangan pemuda-pemudi dengan tangan melambai, si wanita tangan kirinya menggenggam segepok kembang, dibuat menghadap ke Utara lantaran ketika itu bandara internasional masih berada di Kemayoran, sehingga para tamu datang dari arah Utara menuju Hotel Indonesia tempat mereka menginap, serta ke Gelora Bung Karno yang saat itu bernama Kompleks Olahraga Ikada.

patung selamat datang
Jika tidak ingin mengeluarkan sepeser uang pun untuk menikmati pemandangan Patung Selamat Datang serta tarian air mancurnya, pejalan bisa duduk-duduk di tepian jalan di depan Plaza Indonesia. Namun untuk sementara waktu ini Anda belum bisa menikmati tarian air mancur Bundaran HI, karena tengah diperbaiki dan baru akan selesai dikerjakan pada awal 2014 nanti.

Cara yang lebih berkelas untuk menikmati suasana di sekitaran patung adalah duduk minum kopi sambil mengudap makanan ringan di sebuah kafe di dalam gedung Plaza Indonesia yang lokasinya langsung menghadap ke arah patung. Selalu ada pilihan untuk menikmati sesuatu, tinggal soal selera dan kekuatan kantung.

Patung karya Sunarso lainnya yang menghias Kota Jakarta adalah Patung Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng, dan Patung Dirgantara di Pancoran. Ia juga mengerjakan diorama di Museum Sejarah Nasional Indonesia di Monas, diorama di Museum Pengkhianatan PKI Lubang Buaya, dan diorama di Museum Satria Mandala.

Patung Selamat Datang Bundaran HI

Alamat : Bundaran Hotel Indonesia, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Lokasi GPS : -6.194987, 106.823062, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Peta Wisata Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Hotel di Jakarta Pusat. Galeri (6 foto) Patung Selamat Datang : 1.Malam . 2.Renovasi . 3.Ikon . 4.Nongkrong . 5.Cantik . 6.Siang.

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Jakarta » Jakarta Pusat » Patung Selamat Datang Riwayatmu

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email. Diperbaiki 16 Juli 2017. Tag: , ,