Pantai Tanjung Tinggi Belitung

Home » Bangka Belitung » Belitung » Pantai Tanjung Tinggi Belitung
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Lokasi Pantai Tanjung Tinggi Belitung berjarak sekitar 6 km dari Kelenteng Sijuk, atau 31 Km dari Kota Tanjung Pandan, Belitung. Jalanan yang kami lalui relatif mulus, dengan pekerjaan perbaikan beberapa ruas jalan tengah dilakukan. Secara umum, selama saya berkeliling, jalan di Belitung memang terbilang baik.

Pantai Tanjung Tinggi berada di Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, namun ada yang menyebut di Desa Tanjung Tinggi. Hal pertama yang mencolok ketika tiba di pantai adalah batu-batu yang luar biasa besarnya. Batuan di Pantai Parai jelas kalah dibanding yang di Pantai Tanjung Tinggi ini.

Bang Karna, pengendara yang menemani saya berkeliling, memarkir mobil di dekat Tugu Laskar Pelangi, sebagai tengara bahwa di lokasi inilah film Laskar Pelangi yang fenomenal itu diambil. Buku dan film Laskar Pelangi memang turut mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Belitung, khususnya ke Pantai Tanjung Tinggi ini.

pantai tanjung tinggi belitung
Besarnya ukuran batu-batu granit di Pantai Tanjung Tinggi Belitung ini bisa diperbandingkan dengan tinggi seorang ibu yang tengah duduk di sebuah amben di ujung kiri foto. Tak terbayangkan bagaimana caranya batu-batu berukuran raksasa itu bisa teronggok di sana.

Sementara Bang Karna berdiri di depan Tugu Laskar Pelangi yang berbunyi “Disini lokasi syuting Film Laskar Pelangi pada tahun 2008. Film Laskar Pelangi mendapatkan perhatian terbesar di indonesia. Dibuat berdasarkan novel karya Andrea Hirata”. Tulisan Indonesia pada tugu itu memang ditulis dengan huruf ‘i’ kecil. Kesalahan yang sebenarnya fatal.

Sejenak mengagumi batuan raksasa di tempat ini, serta pohon besar yang tumbuh merapat di batu, saya lalu melangkahkan kaki memasuki lorong diantara batuan yang ukurannya menggetarkan itu. Bukan hanya batu yang elok dipandang di Pantai Tanjung Tinggi ini, namun juga pohon-pohon besar yang tumbuh diantara batuan itu dan akar-akarnya yang bercabang-cabang merayapi permukaan batuan sebelum akhirnya menghunjam masuk ke dalam pasir.

Sebuah warung sangat sederhana yang terbuat dari bambu tampak termangu kesepian. Hari itu memang bukan hari libur, sehingga bisa dimaklumi hanya warung-warung semi permanen yang tetap buka di Pantai Tanjung Tinggi ini.

pantai tanjung tinggi belitung
Dua orang pengunjung melintas di samping onggokan batuan besar yang berada di tepian Pantai Tanjung Tinggi Belitung. Uniknya, pada batu terbesar dalam foto ini tampak sebuah batu kecil berbentuk kotak ‘nangkring’ di puncaknya. Tidak jelas bagaimana ceritanya sampai batu itu ada di sana.

Pantai Tanjung Tinggi ini bentuknya seperti kuali, semacam teluk, dengan pantai pasir putihnya yang bersih berada di tengah, di dasar kuali, dan di sisi kiri kanannya terdapat tanjung batu yang menjorok ke laut. Setelah beberapa saat berada di tanjung sebelah kanan, kami pun berpindah ke tengah dimana pantai pasir putih Pantai Tanjung Tinggi berada.

Pasir putih di Pantai Tanjung Tinggi ini benar-benar bersih dan lembut di kaki. Pepohonan yang tumbuh di tepian pantai memiliki jenis daun khas yang enak dilihat. Sesekali terlihat kepiting dengan tubuh transparan berjalan cepat di atas pasir lalu masuk kedalam lubang. I love beach, sebuah tulisan pada kayu yang menggantung di dahan pohon yang tumbuh di tepian pantai pasir putih Pantai Tanjung Tinggi.

Meja-meja panjang sederhana dengan kursi-kursi terbuat dari batang bambu terlihat berderet di tepian Pantai Tanjung Tinggi, di bawah teduh pohon. Cukup nyaman duduk-duduk di sini untuk menikmati suasana pantai ditemani sebutir kelapa muda, atau sambil menyantap makanan laut yang disediakan di warung-warung di dekatnya.

Sayang sekali langit Pantai Tanjung Tinggi berwarna kelabu tertutup awan hujan, sehingga panorama pantai tidak begitu elok difoto. Karenanya, setelah sempat berpindah lokasi lagi ke bagian kiri, kami pun meninggalkan Pantai Tanjung Tinggi. Namun lantaran tidak puas dengan foto-foto yang telah diambil, saya pun datang lagi Ke Pantai Tanjung Tinggi pada hari terakhir di Belitung, dan sukurlah hari itu langit lebih bersahabat.

pantai tanjung tinggi belitung
Selain pasirnya yang putih bersih dan lembut, air laut Pantai Tanjung Tinggi juga jernih dan hampir tidak berombak. Panorama ke arah tanjung di sebelah kanan dimana saya pertama kali datang sangatlah jelas.

Beberapa pengunjung tampak tengah makan siang di bawah rindang pohon Pantai Tanjung Tinggi, sementara di sebelah kanan mereka terdapat deretan warung-warung yang menyediakan berbagai hidangan, seperti makanan laut khas Belitung yang disebut Gangan (lempah kuning).

Banyaknya pohon di tepian Pantai Tanjung Tinggi tampaknya menimbulkan masalah tersendiri, yaitu sampah dedaunan yang terserak dimana-mana. Semestinya warung-warung makanan yang mengais rejeki di Pantai Tanjung Tinggi inilah yang diberi tanggung jawab untuk bersama-sama membersihkannya.

Sebuah pohon rindang yang tumbuh di antara batu yang sangat lebar dan besar di ujung kiriPantai Tanjung Tinggi sempat menarik perhatian saya untuk menaikinya. Dari sini bisa dilihat pemandangan pantai di sebelah kiri tanjung. Beberapa saat berikutnya, kami berpindah lagi ke tanjung di sebelah kanan untuk mencari sasaran yang mungkin menarik untuk difoto.

Dari atas sebuah batu besar di tanjung sebelah kanan Pantai Tanjung Tinggi saya bisa memandang secara lepas ke pantai di sisi kanan. Batu ini lokasinya sangat strategis, menghadap laut lepas, dan diperlukan bantuan seorang anak muda yang sudah terlebih dahulu duduk di atas batu itu agar saya bisa melompat naik ke atasnya.

Saat berjalan kaki untuk kembali menuju ke bagian tengah pantai dimana kendaraan diparkir, sebuah tulisan yang menggantung di batang sebuah pohon, dengan latar belakang batuan granit raksasa Pantai Tanjung Tinggi, sempat menarik perhatian saya. Tulisan itu berbunyi “Lestarikan Alam”.

Pada kali kedua ke Pantai Tanjung Tinggi ini saya sempat makan di sebuah warung. Sayang sekali, selain harganya mahal, masakannya pun tidak begitu enak di lidah. Bahkan nasinya belum matang benar. Ada baiknya sebelum masuk ke sebuah warung di Pantai Tanjung Tinggi, amati dulu warung mana yang ramai pengunjungnya, karena masakannya pasti enak, satu hal yang saya lupa lakukan.

Foto Pantai Tanjung Tinggi Belitung selengkapnya: 4.Akar Pohon 5.Di Laut 6.Bisa Dipanjat 7.Bening 8.Kerdil 9.Pasir Putih 10.Surut 11.Hati-Hati 12.Serakan Pulau 13.Pulau Batu 14.Empat Batu Besar 15.Deret Batu 16.Tumbuhan 17.Batuan Putih 18.Perahu Plastik 19.Ringan 20.Hijau Segar

Pantai Tanjung Tinggi Belitung

Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Belitung. Peta), Tempat Wisata di Belitung, Hotel di Belitung

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag:

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »