Pantai Parai Bangka

Pantai Parai Sungailiat, Pulau Bangka, adalah obyek wisata pertama yang kami kunjungi ketika datang ke acara Bangka Kami Datang, sebuah acara pertemuan musik yang diselenggarakan oleh anggota Komunitas Pecinta Musik Konser Rakyat Leo Kristi pada akhir November lalu.

Abing Patrick dan Persada Dewi, telah berbaik hati menyediakan sebuah Kijang Innova agar kami bisa pergi berkeliling mengagumi keindahan alam Pulau Bangka, yang sejak lama dikenal sebagai penghasil timah terbesar di Indonesia, selain Kaolin. Setelah menikmati sarapan siang dengan makanan lezat ala Bangka di rumah Persada, dua belas orang yang datang lebih awal ke acara itu berangkat dari kota Pangkalpinang dengan dua buah mobil menuju ke arah Pantai Parai Tenggiri Sungailiat. Pangkalpinang adalah ibukota Bangka-Belitung, propinsi ke-31 dari 33 propinsi di Indonesia.

Permukaan jalan di sepanjang perjalanan cukup mulus, dan kami melewati dua buah sungai lebar dengan pepohonan bakau lebat di sepanjang tepinya. Dibutuhkan waktu sekitar 50 menit untuk sampai di Parai Beach Resort & Spa, sebuah hotel bintang-4 yang dimiliki oleh El John Group, dimana Pantai Parai berada.

pantai parai sungailiat bangka
Batu-batu besar putih abu-abu yang berserakan di sepanjang Pantai Parai Sungailiat, dikelilingi air laut jernih, hamparan pasir putih bersih, dan angin sepoi lembut, menjadi kombinasi keindahan alam sempurna yang bisa dinikmati pejalan di Pantai Parai.

Kami masuk ke pantai melalui jalan samping, bukan dari dalam hotel, namun pemandangan indah Pantai Parai sudah bisa dilihat dari sekitar bagian depan hotel. Keberadaan pohon nyiur yang tinggi di tepian Pantai Parai juga menambah keasrian pemandangan di pantai ini.

Pantai Parai Bangka boleh dikatakan banyak sekali memiliki titik yang menarik dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Garis pantai memang tidak lurus, beberapa membentuk tanjung yang menjorok ke arah laut. Komposisi dan besar kecilnya batu yang sebagian terhubung sampai ke pantai juga bermacam-macam.

pantai parai sungailiat bangka
Berjalan santai di sepanjang garis Pantai Parai Bangka dengan menapaki pasir putih yang halus lembut ditingkah bunyi desau angin dan suara kecipak air sungguh menjadi momen yang menyenangkan, menenangkan dan menyegarkan jiwa.

Posisi air laut terlihat cukup tinggi ketika kami berada di sana, namun masih tersedia ruang yang lumayan lebar untuk kami bisa berjalan di sepanjang bibir Pantai Parai mendekati batu-batuan besar yang sangat elok itu.

Keindahan air laut yang jernih serta bebatuan putih kelabu di Pantai Parai dilengkapi dengan pemandangan pegunungan yang berwarana kebiruan sebagai latar belakang. Sementara itu teman-teman asik merekam saat-saat menggembirakan ketika mereka berada di atas bebatuan besar di salah satu semenanjung kecil Pantai Parai.

pantai parai sungailiat bangka
Dua buah gundukan batu besar berwarna putih kecoklatan dengan retakan garis yang elok ini berada pada posisi agak jauh dari pantai. Namun demikian ada sejumlah tumbuhan perdu yang mampu bertahan hidup diantara bebatuan. Tak jelas apakah di musim kemarau yang panjang tumbuhan itu masih tetap bisa hidup.

Adalah menarik untuk mengetahui bagaimana alam bisa mengatur secara indah keberadaan batu-batu besar di tempat mereka yang sekarang ini. Hanya saja keindahan alam sering tercipta setelah sebuah bencana alam dahsyat yang terjadi ratusan atau ribuan tahun yang lalu. Kehidupan dan kesejahteraan manusia pun kadang juga melewati masa-masa seperti itu.

Menurut beberapa teman, pemandangan di Pantai Parai Bangka akan lebih indah lagi ketika air sedang surut, sehingga bebatuan akan terlihat lebih menonjol di atas permukaan air laut. Tidak heran jika Pantai Parai telah menjadi salah satu obyek wisata yang paling populer di Pulau Bangka, meskipun Bangka memiliki banyak pantai indah lain di sepanjang tepiannya.

Dibutuhkan waktu sekitar 50 menit untuk terbang dari bandara Soekarno-Hatta Jakarta ke bandara Depati Amir Pangkalpinang, dengan lebih dari enam penerbangan sehari, termasuk Garuda, Sriwijaya dan Batavia Air. Taksi tersedia di bandara Depati Amir, dan mobil sewa termasuk supirnya juga tersedia dengan harga sewa yang cukup wajar.

Panta Parai Sungailiat Bangka

Alamat : Sungailiat, Pulau Bangka, 30 km di sebelah utara kota Pangkal Pinang. Lokasi GPS : -1.804957, 106.128107, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Peta) . Hotel di Bangka . Tempat Wisata di Bangka. Galeri (20 foto) Pantai Parai Bangka : 1.Air laut, 2.Garis pantai, 3.Gunduk batu besar, 4.Air Jernih, 5.Nyiur Melambai 6.Batu Sambung 7.Laut Tenang 8.Air Pasang 9.Tanggul Alam … s/d 20.Gerumbul Pohon.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Bangka Belitung » Bangka » Pantai Parai Bangka
Tag :

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 17 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap