Museum Ronggowarsito Semarang

Satu-satunya museum di Kota Semarang yang saya kunjungi adalah Museum Ronggowarsito Semarang. Museum lainnya tutup ketika saya berkunjung. Terletak di Jl. Abdulrachman Saleh, museum ini merupakan bangunan dua lantai yang menyimpan koleksi kerajinan dan seni Jawa, foto dokumenter, keris, lukisan, dan warisan budaya Jawa lainnya.

Nama Museum Ronggowarsito Semarang berasal dari nama pujangga Jawa yang hidup pada abad 19, yang juga merupakan ahli nujum Keraton Kasunanan Surakarta. Karyanya yang dikenal luas serta banyak dikutip adalah Serat Kalatidha yang secara harafiah berarti buku atau catatan tentang masa yang penuh ketidakpastian atau yang absurd.

Petikannya: Amenangi jaman edan (mengalami jaman gila); Ewuh aya ing pambudi (menyusahkan pikir); Melu edan nora tahan (ikut gila tak tahan); Yen tan milu anglakoni (jika tak ikutan); Boya kaduman melik (tak akan kebagian); Kaliren wekasanipun (kelaparan akhirnya); Ndilalah karsa Allah (namun kehendak Allah); Begja-begjane kang lali (sebahagia apa pun orang lupa); Luwih begja kang eling lawan waspada (lebih bahagia yang ingat dan waspada)

museum ronggowarsito semarang
Tampak muka bangunan Museum Ronggowarsito Semarang yang bergaya Joglo khas Jawa. Di sebelah kiri terdapat instalasi berukuran utuh kereta yang ditarik empat ekor kuda berbeda warna, dengan sais dan ksatria yang tengah memanah, mungkin Arjuna. Di kiri kanan depan pendopo terdapat sepasang arca Dwarapala berukuran besar.

Museum Ronggowarsito Semarang dilengkapi auditorium, perpustakaan, laboratorium, gudang dan taman. Di museum ini ada empat gedung utama, masing-masing dua lantai. Di delapan ruang gedung yang luasnya masing-masing 400 m2 itu terdapat sekitar 40.000 koleksi, dari mulai jaman prasejarah hingga jaman setelah proklamasi kemerdekaan.

Museum Ronggowarsito Semarang dibangun di tanah seluas 2 hektar. Mulai dirintis sejak 1975, namun museum ini baru diresmikan pada 5 Juli 1989. Arsiteknya adalah Ir. Totok Rusmanto dari UNDIP. Gedung A lantai 1 disebut Ruang Sejarah Alam dengan koleksi Kosmologis, Geologi dan Geografika, serta Ekologi. Sedangkan di lantai 2 terdapat ruang Palaeontologi, Palaeobotani, Paleozoologi, dan Palaeoantropologika.

Gedung B disebut Ruang Sejarah Peradaban Kebudayaan, dengan koleksi budaya Hindu, Budha, Islam, Eropa dan kraton. Gedung B lantai 2 terdapat koleksi benda purbakala dari jaman batu, jaman logam, dan peradaban Polinesia. Gedung C merupakan Ruang Sejarah Perjuangan Bangsa Dan Etnografi. Sedangkan Gedung D Museum Ronggowarsito Semarang merupakan Ruang Era Pembangunan, dan Gedung D Lantai 2 merupakan Ruang Kesenian.

museum ronggowarsito semarang
Koleksi Gunungan ini terbuat dari kayu ukir yang halus dan indah. Gunungan muncul pada saat adegan pembukaan, goro-goro dan perpindahan babak, serta pada saat akhir pertunjukan wayang kulit. Koleksi lainnya adalah fosil Pithecanthropus erectus (Homo erectus) dari Sangiran yang disimpan di Ruang Palaentologi lantai 2.

Berbagai jenis keris juga bisa di temui di Museum Ronggowarsito Semarang. Diantaranya adalah Keris Jalak yang dipercaya mampu mengusir kekuatan jahat. Ada pula koleksi keris Luk 3, Keris Tilam, Keris Luk 45, Keris Naga Liman, dan Keris Tilam Upih. Yang disebut terakhir dipercaya memberi ketenteraman dan kesejahteraan dalam berumah tangga.

museum ronggowarsito semarang
Sebuah sepeda pos tua yang digunakan mengantar kiriman barang juga ada di Museum Ronggowarsito Semarang. Lalu ada diorama Arjuna, sang pemanah ulung (termasuk pemanah hati wanita), lengkap dengan para punakawan Semar, Gareng, Petruk dan Bagong. Instalasi yang menggambarkan seni Barong Risang Guntur Seto asal Blora juga menarik.

museum ronggowarsito semarang
Instalasi yang menggambarkan pande besi tradisional yang tengah bekerja di bengkel tempat penempaan berdinding anyaman bambu. Peniup apinya masih dioperasikan secara manual. Kini banyak pande besi yang telah menggunakan peniup angin listrik yang lebih praktis dan hemat tenaga, meski tetap perlu orang untuk mengoperasikannya.

Di bagian lain Museum Ronggowarsito Semarang terdapat perkakas penggilingan tebu tradisional dan lukisan dekoratif yang menggambarkan sapi menjadi tenaga penggeraknya. Di beberapa tempat masih dijumpai alat pembuat gula rakyat ini. Ada pula instalasi pawon tradisional dengan bahan bakar kayu yang masih bisa dijumpai di desa-desa.

museum ronggowarsito semarang
Koleksi foto perjuangan kemerdekaan juga bisa dijumpai di Museum Ronggowarsito Semarang. Juga tandu yang digunakan Jenderal Soedirman semasa bergerilya, serta dipan milik Nyi Kasidem Ronosastro di Dukuh Pojok, Desa Ngadirejo, Kecamatan Eromoko, Wonogiri, yang digunakan Soedirman ketika pulang bergerilya dari Jawa Timur tahun 1949.

Koleksi menarik lainnya adalah relief Ramayana yang diukir dengan detail rumit pada kayu jati. Relief ini menceritakan adegan saat Dewi Shinta mengejar Kijang Kencana ke dalam hutan, dan kemudian diculik oleh Rahwana untuk dibawa ke negeri Alengka. Juga pertarungan Rahwana dan Jatayu yang mencoba mencegah perbuatan buruk Rahwana, namun gagal.

Museum Ronggowarsito Semarang

Alamat : Jl Abdulrahman Saleh No 1, Semarang. Telp. (024) 7602389, Fax. (024) 7602389. Lokasi GPS : -6.985422, 110.383689, Waze. Jam Buka : Selasa – Minggu dari jam 8.00 – 15.30. Senin tutup. Harga Tiket masuk : Rp.2.000. Rujukan: Tempat Wisata di Semarang . Hotel Semarang . Peta Wisata Semarang. Galeri (52 foto) Museum Ronggowarsito Semarang : 1.Tampak muka, 2.Gunungan, 3.Foto perjuangan, 4.Dinosaurus, 5.Gajah Purba 6.Stegodon 7.Tanduk Kerbau 8.Fosil 9.Sangiran … s/d 52.Kuda.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Jawa Tengah » Semarang Kota » Museum Ronggowarsito Semarang
Tag :

Oleh Bambang Aroengbinang.

BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA.

Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 17 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap