Masjid Raya Ganting Padang

Masjid Raya Ganting di Kota Padang merupakan sebuah masjid tua dengan sejarah panjang. Kunjungan ke Masjid Raya Ganting yang lokasinya berada di Jalan Ganting Padang ini terjadi hampir setahun lalu, sehingga kondisinya saat ini mungkin sudah banyak berubah, mudah-mudahan menjadi jauh lebih baik dan indah.

Ketika memasuki area Masjid Raya Ganting, saat itu mata saya segera tertumbuk pada bangunan seperti tenda yang berdiri tepat di depan masjid. Sayang sekali, karena bangunan ini praktis menutup hampir separuh pemandangan ke Masjid Raya Ganting dari arah depan.

Pada gempa dahsyat tahun 2009, Masjid Raya Ganting memang mengalami kerusakan parah, dan tampaknya masih belum sepenuhnya selesai diperbaiki pada saat saya berkunjung.

Masjid Raya Ganting
Salah satu dari dua menara Masjid Raya Ganting dan puncak atap masjid yang berbentuk tumpang susun tiga, sama seperti di Masjid Agung Demak. Atap tumpang banyak digunakan oleh masjid-masjid di nusantara sebelum bentuk kubah menjadi lebih populer, meskipun bentuk kubah sebenarnya tidak dikenal pada jaman nabi.

Masjid Raya Ganting
Bagian teras depan Masjid Raya Ganting yang sudah mulai terlihat rapi, dengan pilar-pilar ganda berjejer menyangga langit-langit masjid. Dengan relatif seringnya gempa melanda Kota Padang, mudah-mudahan struktur bangunan Masjid Raya Ganting ini sudah disesuaikan agar lebih tahan terhadap guncangan gempa.

Masjid Raya Ganting ini pertama kali dibangun pada tahun 1805 dan selesai pada 1810, dipelopori Angku Gapuak, Angku Syekh Haji Uma yang dimakamkan di belakang masjid, dan Angku Syekh Kapalo Kotoahun, sebagai ganti masjid kayu beratap rumbia yang berada di kaki Gunung Padang.

Masjid Raya Ganting
Ruang utama Masjid Raya Ganting juga sudah terlihat cukup rapi, dengan pilar-pilar tegak utuh yang semuanya berjumlah 25, sama seperti jumlah nabi dan rasul.

Catatan di Wikipedia menunjukkan bahwa pada 1918 Masjid Raya Ganting menjadi tempat bersidangnya seluruh ulama Minangkabau untuk membahas pelaksanaan pemurnian ajaran Islam.

Masjid Raya Ganting juga menjadi tempat embarkasi haji pertama di Sumatera Tengah setelah berfungsinya pelabuhan Emmahaven (Teluk Bayur ). Pada 1921, H. Karim Amarullah mendirikan sekolah Thawalib di pekarangan Masjid Raya Ganting, yang alumninya mendirikan Persatuan Muslim Indonesia, cikal bakal partai Masyumi.

Masjid Raya Ganting
Bagian mihrab Masjid Raya Ganting tampaknya belum selesai benar dikerjakan. Kain-kain putih digunakan untuk menutup bagian-bagian yang belum sepenuhnya diperbaiki.

Masjid Raya Ganting
Ruangan yang panjang membuat langit-langit masjid terlihat rendah. Langit-langit Masjid Raya Ganting juga terlihat sederhana, tanpa dihias ornamen yang menarik.

Masjid Raya Ganting
Tampak depan Masjid Raya Ganting, yang tertutup sebagian oleh bangunan sementara yang tampaknya sudah lama berada di sana. Mudah-mudahan bangunan sementaranya saat ini sudah dibongkar, dan perbaikan Masjid Raya Ganting benar-benar telah selesai dikerjakan.

Masjid Raya Ganting

Alamat: Jl. Ganting, Padang, Sumatera Barat. Lokasi GPS: -0.95458, 100.36973. Tempat Wisata di Padang lainnya, Peta Wisata Padang, Hotel di Padang.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Sumatera Barat » Padang » Masjid Raya Ganting Padang
Tag :

Oleh Bambang Aroengbinang.

BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA.

Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 19 Maret 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap