Masjid Al Akbar Surabaya

Home » Jawa Timur » Surabaya » Masjid Al Akbar Surabaya
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Hari sudah menjelang petang ketika saya, bersama Apey dan Fani, sampai di Masjid Al Akbar yang lokasinya berada di kawasan Pagesangan, di tepi jalan tol Surabaya – Malang, atau persisnya di Jl Masjid Al Akbar Timur No. 1, Surabaya. Masjid Al Akbar yang merupakan masjid kedua terbesar di Indonesia setelah Masjid Istiqlal ini tampak cantik dengan bentuk dan warna kubah indah serta menara tinggi yang sudah cukup sering saya lihat dari kejauhan namun baru kali ini bisa berkunjung berkat kebaikan Apey.

masjid al akbarMasjid Al Akbar terlihat anggun dalam keremangan senja memperlihatkan kubah lonjong telurnya diapit kubah-kubah limasan dan menara sudut.

Rangka kubah Masjid Al Akbar dibuat dengan sistem space frame, menggunakan baja dengan struktur segitiga sambung atau sistem chremona. Bentang utama kubah berukuran 54 x 54 m tanpa tiang penyangga, meskipun bobotnya mencapai hampir 200 ton. Tinggi kubah Masjid Al Akbar ini sekitar 27 m, bertumpu pada atap piramida terpancung setinggi 11 m.

Penutup rangka kubah dan atap dibuat lapis tiga, diadopsi dari Masjid Raya Selangor di Syah Alam Malaysia, terdiri dari atap kedap air, Enamel Sheet Panel berupa potongan pelat-pelat baja coating di lapisan terluar, dan penutup plafon kedap suara, yang diperkirakan sanggup bertahan 50 tahun lebih.

masjid al akbarMasjid Al Akbar di salah satu bagian yang memperlihatkan akses masuk ke dalam masjid dengan pintu-pintu berdaun ganda.

Masjid Al Akbar memiliki 45 pintu masuk dengan 90 daun pintu terbuat dari Kayu Jati berukuran masing-masing lebar 1,5 m dan tinggi 4,5 m, dengan berat lebih dari 250 kg, dibuat oleh para pengrajin Surabaya. Kusennya terbuat dari rangka besi berlapis kayu dengan engsel yang dirancang khusus.

masjid al akbarMasjid Al Akbar pada ruang utama yang sangat luas dengan atap tanpa penopang pilar sama sekali, membuat jamaah tidak terpisahkan satu sama lain sewaktu sholat, sehingga memberi kesan yang mendalam bagi siapa pun yang berada di sana.

Dudukan struktur atap menggunakan balok beton (ringbalk) dengan sistem vierendeel (struktur rangka kaku yang digunakan secara horisontal) yang menghubungkan struktur kolom-kolom pada ketinggian 20 m dari atas lantai dasar, membentang 30 m tanpa pilar. Sedangkan Lantai dan dinding Masjid Al Akbar menggunakan marmer Lampung tanpa dilapis permadani yang menambah kesejukan ruangan.

masjid al akbarMasjid Al Akbar dengan sebuah lukisan kaca indah di salah satu dari empat lengkung tinggi yang mengapit bagian mihrab.

masjid al akbarMasjid Al Akbar dengan tulisan kaligrafi pada kaca warna dan dinding lengkung di bagian atas mihrab yang dikerjakan oleh Faiz, seorang ahli kaligrafi dari Bangil. Tulisan di Wikipedia menyebut bahwa Mihrab Masjid Al Akbar merupakan mihrab terbesar di Indonesia.

masjid al akbarMasjid Al Akbar ketika seorang ustad tengah berbicara kepada beberapa orang jamaah di dekat mimbar masjid. Mimbar indah ini memiliki ketinggian 3 m, dengan ornamen Madura yang dibuat para pengrajin yang berasal dari pulau itu. Ornamen pada dinding tinggi di belakang mimbar terlihat serasi dengan mimbarnya.

masjid al akbarMasjid Al Akbar pada mihrab dengan tulisan kaligrafi yang indah pada dindingnya, serta pada kedua sisi kiri kanannya. Boleh dikatakan bahwa setiap detail bangunan Masjid Al Akbar ini direncanakan dan dibuat dengan citarasa yang sangat baik.

masjid al akbarMasjid Al Akbar memiliki sebuah bedug yang juga dibuat dengan ornamen indah, bukan saja pada lingkar kayu bedugnya namun pada kayu penyangganya juga dihias ukir-ukiran yang mengesankan.

masjid al akbarMasjid Al Akbar pada ruang terbuka dengan bintang bersegi sembilan di tengah lantainya, yang memberi ruang untuk memandang ke arah kubah masjid.

Masjid Al Akbar yang mampu menampung sampai 59.000 jemaah ini desain arsitekturnya dikerjakan oleh Tim Institut Teknologi Surabaya dengan koordinator Ir Moerhanniono, dan diperkuat konsultan yang berpengalaman membangun masjid-masjid besar di dalam dan luar negeri.

masjid al akbarMasjid Al Akbar dengan menara tunggal setinggi 99 m, yang dilengkapi lift berkapasitas 550 kg (8 orang dewasa) untuk menuju ke dek pengamatan. Sayang menara hanya buka sampai jam 16.30 (buka tiap hari sejak jam 08.00, Minggu mulai jam 06.00).

Untuk naik ke menara, pengunjung dipungut biaya Rp.3.000 (usia 5 th ke atas), dengan diskon 50 % untuk rombongan play group, TK, TPQ, SD, dan SMP dengan membawa surat pengajuan ke Masjid Al Akbar Surabaya. Dari dek pengamatan, pengunjung bisa melihat kubah masjid, dan melihat Kota Surabaya dari ketinggian.

Gagasan membangun Masjid Al Akbar berasal dari Walikota Surabaya H. Soenarto Soemoprawiro (Alm) dengan peletakkan batu pertama dilakukan pada Agustus 1995 oleh Wapres Try Sutrisno. Pembangunan masjid dimulai September 1996, namun sempat terhenti selama beberapa bulan ketika terjadi krisis ekonomi. Masjid Al Akbar diresmikan pada 10 Nopember 2000 oleh KH. Abdurrahman Wahid, Presiden RI saat itu. Akses ke masjid bisa dari Terminal Bungur Asih naik angkot yang menuju ke Terminal Joyoboyo

Masjid Al Akbar Surabaya

Alamat: Jl Masjid Al Akbar Timur No. 1, Surabaya. Lokasi GPS: -7.33550, 112.71511. Tempat Wisata di Surabaya, Peta Wisata Surabaya, dan Hotel di Surabaya.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag:

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »