Makam Nyi Mas Ratu Gandasari Cirebon

Makam Nyi Mas Ratu Gandasari Cirebon, atau Nyi Mas Panguragan, berada di Desa Panguragan, Kecamatan Arjawinangun, Cirebon. Ada beberapa versi tentang tokoh Nyi Mas Ratu Gandasari ini. Salah satunya menyebutkan bahwa Ratu Mas Ratu Gandasari berasal dari Aceh, keponakan Fatahillah, dan puteri Mahdar Ibrahim bin Abdul Ghafur.

Makam Nyi Mas Ratu Gandasari

Alamat : Desa Panguragan, Kec Arjawinangun, Cirebon. Lokasi GPS : -6.713605, 108.448523, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Tempat Wisata di Cirebon, Peta Wisata Cirebon, Hotel di Cirebon.

Nyi Mas Ratu Gandasari dibawa ke Jawa sejak kecil dan diangkat anak oleh Ki Kuwu Cirebon atau Ki Ageng Selapandan, atau Pangeran Cakrabuana, yang masih keturunan Siliwangi, dan sebutan Nyi Mas Ratu Gandasari diberikan oleh Sunan Gunung Jati setelah menjadi muridnya.

Adalah berkat kesaktian dan kepintaran Nyi Mas Ratu Gandasari maka Raja Galuh dari Majalengka yang beragama Hindu bisa ditaklukkan. Nyi Mas Ratu Gandasari pun ikut berjasa dalam menyebarkan agama Islam di wilayah Cirebon.

Dalam sebuah sayembara yang diselenggarakan untuk mendapatkan jodohnya, Nyi Mas Ratu Ayu Gandasari dikalahkan oleh Syekh Magelung Sakti. Keduanya kemudian dijodohkan oleh Sunan Gunung Jati dan menjadi suami isteri.

Akses lewat Jalan Raya Sunan Gunung Jati, 3,9 km dari jembatan Sungai Bondet belok ke kiri masuk ke Jalan Syech Magelung, setelah 7,4 km belok kanan (beberapa meter setelah sebuah lapangan terbuka), lalu belokan kedua belok kiri, dan belokan kedua belok kanan. Makam Nyi Mas Ratu Gandasari berada sekitar 100 m dari belokan terakhir itu.

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Jawa Barat » Cirebon Kabupaten » Makam Nyi Mas Ratu Gandasari Cirebon

By Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email for newly published posts. Updated on 28 Juni 2017. Tag:

Tulisan lainnya : Tugu Lawet Kebumen | Patriotisme, Masih Ada? | Menggabungkan CSS Files | Kawanan Monyet Gua Kreo Semarang | Alun-alun Kebumen | Candi Plaosan Lor Klaten | Membuat Google+ Badge | Soto Simpang Karya | WP e-Commerce dan Simple Facebook Connect | Masjid Al Barkah Jakarta |