Lapangan Jetayu Pekalongan

Home » Jawa Tengah » Pekalongan Kota » Lapangan Jetayu Pekalongan
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Sudah beberapa kali saya lewati Lapangan Jetayu Pekalongan, baik di siang maupun malam. Namun malam terlihat lebih hidup. Area lapangan luas ini dikenal sebagai Kawasan Budaya Jetayu Pekalongan, merupakan kawasan terbuka hijau yang menjadi taman bermain segala usia.

Kali pertama melihat Lapangan Jetayu Pekalongan adalah saat berkunjung ke Museum Batik Pekalongan, yang berada di seberangnya. Lapangan ini membujur dari Barat Daya ke Timur Laut di atasnya, dikelilingi Jl Jetayu, dan Jl Diponegoro yang berlanjut Jl WR Supratman.

Jika pada siang hari yang terlihat adalah hijau rerumputan dan pepohonan, serta jalur pedestrian lebar yang mengelilinginya, maka pada malam hari suasana di tempat ini jauh lebih hidup. Malam yang terlihat sangat semarak di lapangan inilah yang membuat saya meminta Doddy untuk meminggirkan kendaraan dan sejenak mampir di sana.

lapangan jetayu pekalongan
Pemandangan pada area berumput terbuka luas di tengah Lapangan Jetayu Pekalongan dengan deretan pepohonan yang mengelilinginya. Di sebelah kanan atas terlihat kubah dan menara Masjid Al-Ikhlas yang berada tepat di sampibg kanan gedung Museum Batik Pekalongan. Gemerlap cahaya lampu tampak di jalanan serta di jalur pedestrian yang mengelilingi area lapangan.

Gemerlap lampu itu bukan saja berasal dari kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang melintas di jalan searah mengelilingi lapangan, namun yang menarik adalah lampu hias meriah yang dipasang pada kendaraan roda dua berpenggerak batere yang ditunggangi anak-anak di jalur pedestrian, serta kendaraan roda empat mainan yang ditumpangi remaja di jalan aspal.

lapangan jetayu pekalongan
Seorang anak laki tengah melaju mengendarai skuter mini berhias gemerlap lampu, diikuti ketat oleh seorang anak perempuan di belakangnya. Anak yang sudah bisa naik sepeda, mungkin antara 6-10 tahun, sudah akan bisa menikmati permainan yang menyenangkan hati ini. Mereka bisa melaju tanpa perlu menggenjot pedal di jalur pedestrian yang lega dan aman.

Di sebelah kiri berderet menunggu penyewa adalah skuter dan sepeda motor mini hias dengan berbagai warna dan tatanan lampu. Di ujung sana ada sebuah kendaraan roda empat berlampu hias meriah yang bisa disewa oleh remaja hingga orang tua yang membawa anak atau cucunya. Jalan searah di sekeliling Lapangan Jetayu Pekalongan membuat nyaman para pemakainya.

lapangan jetayu pekalongan
Di sebelah kanan depan, seorang ayah dan ibu muda tampak duduk mengapit puterinya, melaju di atas kendaraan roda empat hias berbentuk sebuah angsa besar. Kendaraan ini digenjot secara manual, dengan pedal ada di depan dan di kursi belakangnya. Dengan demikian jika ada empat sampai enam orang duduk di sana akan terasa ringan karena bisa dikayuh bersama.

Di belakang kanannya tampak enam remaja tengah menikmati kebersamaan mereka di atas sebuah kendaraan berbentuk VW mini dengan hiasan lampu yang elok. Tak terlihat ada pedal di sana, namun kaki sebelah kiri supirnya tampak terangkat naik, sehingga boleh jadi kendaraan ini pun digerakkan secara manual, mungkin bersama dengan yang duduk di sebelahnya.

lapangan jetayu pekalongan
Sekelompok remaja puteri pun tak mau ketinggalan dengan berkeliling menikmati suasana malam di atas kendaraan VW mini berlampu meriah. Meskipun bapak mereka mungkin memiliki mobil, namun usia mereka belum mencukupi untuk mengendarainya secara bebas. Lagipula tampaknya ada sensasi tersendiri dengan menaiki mobil hias ini, tanpa perlu SIM dan ijin orang tua.

Di tengah Lapangan Jetayu Pekalongan ada Landmark Batik atau Tugu Batik, berupa tulisan “BATIK” dalam ukuran besar dan ada pola batik di permukaannya. Selain Kota Pekalongan memang dikenal sebagai kota batik, kata BATIK juga dipakai sebagai moto kota ini, yang merupakan singkatan dari Bersih, Aman, Tentram, Indah dan Komunikatif. Dipas-paskan memang.

Letaknya yang sangat strategis, serta jalur pedestrian yang dibuat sangat lega, membuat Lapangan Jetayu Pekalongan selalu terlihat ramai saat kami melewatinya, baik di siang maupun malam hari. Sejumlah lapak kuliner juga bisa ditemui di sana. Selain itu lapangan ini juga digunakan sebagai tempat diselenggarakannya acara bagi kegiatan seni dan budaya.

Galeri (15 foto) 1.Terbuka . 2.Skuter . 3.Angsa . 4.Sensasi . 5.Genjot . 6.Plesiran . 7.Memomong . 8.Pembalap . 9.Batere … s/d 15.Batik

Lapangan Jetayu Pekalongan

Alamat: Jl Jetayu, Kota Pekalongan. Lokasi GPS: -6.8784597, 109.6749902, Waze. Jam buka sepanjang hari dan malam. Harga tiket masuk gratis. Wisata terdekat: Museum Batik Pekalongan. Peta Wisata Pekalongan, Tempat Wisata di Pekalongan, Hotel di Pekalongan

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: , ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »