Kolam Tando PLTA Ketenger Banyumas

Kunjungan ke Kolam Tando PLTA Ketenger Banyumas merupakan perjalanan di sekitar Baturraden yang sangat mengesankan. Sama sekali tidak pernah terpikir bahwa ada jejak pekerjaan teknik sipil dan kelistrikan dari jaman penjajahan kolonial Belanda di daerah Baturraden, Banyumas, yang masih aktif hingga sekarang ini.

Mengesankan karena saya melihat dua lajur pipa beton besar panjang yang mengingatkan saya pada “Siphon Bandjar – Tjahjana Waterwerken” dengan konstruksi menggetarkan hati. Sayang siphon itu lenyap, terendam Waduk Mrica Banjarnegara, yang juga menghancurkan Gunung Tampomas.

Perjalanan kaki Kolam Tando PLTA Ketenger Baturraden bermula di Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, dengan diantar Tri (Arbi rental 0815 4295 2220). Perjalanan yang cukup jauh dengan jalur memanjang di tengah panorama alam pegunungan indah ini membuat kunjungan meninggalkan kesan yang mendalam.

kolam tando plta ketenger baturraden banyumas
Tri dengan gembolan tas kamera, yang biasa saya bawa jika saja ketemu supir yang tak mau jalan, atau tak ada yang menggembolnya. Setelah berjalan kaki melewati sejumlah undakan dan melewati perkampungan penduduk Kalipagu sampailah kami pada jalur pipa beton yang berawal di Kolam Tando PLTA Ketenger Baturraden, dan lalu melangkah ke kanan.

Pipa beton itu berujung pada turbin pembangkit listrik di PLTA Ketenger. Meskipun tidak semengesankan Siphon Bandjar – Tjahjana yang mengalirkan air Sungai Serayu dari dataran rendah ke yang lebih tinggi, namun ini cukup menghibur. Setelah beberapa saat berjalan, pipa beton itu tak lagi ada di permukaan namun dikubur di bawah tanah.

Sesudah berjalan puluhan langkah dan berbalik badan terlihat Surge Tank yang ada di dekat Curug Bayan Kalipagu. Surge Tank menjadi pengaman aliran air dari Kolam Tando PLTA Ketenger, mengurangi “water hammer” yang bisa membuat pipa pecah, menampung air saat beban mendadak turun, memasok air saat pembebanan mendadak, dan fungsi lainnya.

kolam tando plta ketenger baturraden banyumas
Dari atas gundukan bukit yang dicapai dengan mendaki puluhan anak tangga, terlihatlah lintasan elok yang masih harus kami lewati untuk mencapai Kolam Tando PLTA Ketenger yang berada di ujung sana. Membutuhkan waktu sekitar 19 menit berjalan kaki menapaki lintasan dari titik ini sampai ke tepi Kolam Tando PLTA Ketenger Baturraden.

Jalur yang saya lalui adalah lintasan pedagang Dusun Kalipagu yang berjualan penganan dan minuman di Pancuran Pitu Baturraden, dan jalur pejalan yang ingin treking ke Pancuran Tujuh. Bonusnya bisa melihat Kolam Tando PLTA Ketenger Baturraden dan pemandangan alam pegunungan yang indah dan sejuk di mata orang kota yang biasa melihat hutan beton.

kolam tando plta ketenger baturraden banyumas
Ujung Kolam Tando PLTA Ketenger yang pertama saya lihat ketika sampai, diambil dari balik pagar jeruji besi yang mengelilingi kolam. Sebenarnya bisa masuk dari sini, namun saya kira digembok karena ada peringatan yang ditulis dengan huruf besar. Belakangan ketika meninggalkan tempat ini baru saya ketahui bahwa pintu itu hanya diselot.

Tengara yang dibuat Indonesia Power memberi informasi bahwa nama resmi instalasi ini adalah Kolam Tando Harian (KTH) PLTA Ketenger. Lalu ada data teknis, yaitu Volume Efektif 20.000 m3, Volume KTH 12.800 m3, Luas Permukaan 3.536 m2, Elevasi Tertinggi 658.00 m, Elevasi Terendah 655.00 m, Elevasi Dasar KTH 650.00 m, dan dibangun pada 1938.

Lewat samping kami berjalan ke area belakang Kolam Tando PLTA Ketenger. Di sana ada jembatan yang berfungsi sebagai penyangga saluran yang memasok air ke kolam, yang berasal dari Kali Banjaran dan Surobadak dengan luas tangkapan hujan mencapai 30 km. Gerumbul bunga Bougenville di pinggir kolam sedikit menyemarakkan suasana sepi.

Debit rerata setahun yang masuk ke kolam ini 2,1 m3/detik. Bendungan juga ada di ujung belakang Kolam Tando PLTA Ketenger yang cukup luas ini. Ada pintu air yang betonnya kekar, meski lempeng besinya menua. Pada saluran sebelum masuk kolam terlihat airnya sangat jernih. Fasilitas kolam tando ini tampak terawat dengan sangat baik.

Air yang jernih di Kolam Tando PLTA Ketenger Baturraden memperlihatkan beberapa ekor ikan yang hidup di kolam. Peninggalan Belanda yang masih elok ini wajib dikunjungi jika punya waktu luang ketika berkunjung ke Purwokerto. Namun ketiadaan angkutan umum reguler ke tempat ini membuat pejalan harus membawa kendaraan sendiri.

Kolam Tando PLTA Ketenger Banyumas

Alamat : Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Banyumas. Lokasi GPS : -7.31393, 109.21072, Waze. Galeri : 20 foto. Rujukan : Peta Wisata Banyumas . Tempat Wisata di Banyumas . Hotel di Purwokerto. Galeri (20 foto) Kolam Tando PLTA Ketenger Baturraden Banyumas : 1.Gembolan, 2.Gundukan bukit, 3.Ujung kolam, 4.Pipa Beton, 5.Lintasan 6.Gubug 7.Surge Tank 8.Tengara 9.Gerumbul … s/d 20.Pos Jaga.

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Jawa Tengah » Banyumas » Kolam Tando PLTA Ketenger Banyumas

By Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email for newly published posts. Updated on 16 Juli 2017. Tag: ,

Tulisan lainnya : Hotel di Indramayu | Jokowi, Dul, dan Jonan | Situs Candi Ebeg | 20 Peta Wisata Sabang | 30 Peta Wisata Semarang | Kelenteng Boen Tek Bio Banyumas | Menimpa CSS WordPress Plugin | Tempat Wisata di Blora | Museum POLRI Jakarta | 15 Tempat Wisata di Jombang |