Kelenteng Kong Miao TMII Jakarta

Kelenteng Kong Miao TMII atau Litang Kong Miao TMII merupakan tempat ibadah penganut Konghucu yang bentuk bangunan dan ornamennya terlihat anggun. Lokasinya berada tepat di belakang Teater Imax Keong Mas, berseberangan dengan Masjid Pangeran Diponegoro, di dalam kompleks Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur.

Litang adalah sebutan resmi bagi tempat ibadah kaum Konghucu yang belum dikenal luas. Bersama Olyvia Bendon dan Decyca Saune (R.I.P), saya mengunjungi Kelenteng Kong Miao yang cukup besar dan terlihat megah ini, beberapa saat setelah meninggalkan Museum Transportasi. Kelenteng Kong Miao tampaknya merupakan tempat ibadah yang dibangun paling akhir di TMII. Peresmian kelenteng dilakukan pada 23 Desember 2010, beberapa tahun setelah keberadaan Konghucu sebagai agama ‘diakui’ pemerintah. Pintu masuk ke ruang utama dicapai melalui undakan yang lumayan banyak. Ruangan bawah kelenteng digunakan untuk kantor.

Sepasang naga berukuran raksasa menjaga di pagar tembok kelenteng, dengan mustikanya di tengah gapura masuk. Keinginan masuk ke ruang utama Kelenteng Kong Miao sempat padam, lantaran ditutup untuk umum. Beruntung kami bertemu pengurusnya, dan setelah berbincang dengan wanita yang ramah itu kami diperbolehkan masuk ke dalam ruangan.

kelenteng kong miao tmii jakarta
Bagian depan bawah Kelenteng Kong Miao TMII dengan patung Kilin yang lidahnya menyangga kitab. Kilin adalah mahluk mitos berbadan kijang, berkepala dan bersisik naga, berwarna gilap kehijauan, yang konon muncul saat lahir dan matinya Confucius (551 – 479 SM). Kong Hu Cu atau Konfusius adalah nabi bagi penganut kepercayaan Konghucu.

Ruang utama Kelenteng Kong Miao yang berukuran 15 x 20 meter itu kosong di tengahnya, tidak sebagaimana kelenteng yang penuh patung, ornamen naga, dan perlengkapan sembahyang. Hanya di ujung ruangan terdapat altar dan patung Konghucu. Ruang ini rupanya aula ibadah bersama pada hari pertama dan di pertengahan bulan dalam kalender Tionghoa.

kelenteng kong miao tmii jakarta
Seperangkat meja kursi kayu berukir sangat indah di Kelenteng Kong Miao, bersisian dengan patung Kong Hu Cu. Sandaran punggungnya ada yang berukir naga dan Burung Hong (Phoenix). Kedua ujung sandaran tangan ada yang berukir kepala naga, kepala burung Garuda, juga ukiran keempat sudut mejanya. Pengerjaan ukirannya terlihat teliti dan halus.

Sebuah hiolo kecil berwarna keemasan sangat indah berukir sepasang naga diletakkan di depan patung Kong Hu Cu di aula Kelenteng Kong Miao ini. Batang-batang hio yang baranya telah padam tampak tertancap di tengahnya. Di bawah hiolo terdapat kain beludru berwarna kuning keemasan bersulam Kilin yang diapit oleh dua ekor naga.

kelenteng kong miao tmii jakarta
Pandangan pojok pada Da Cheng Dian. Di samping kirinya terdapat bangunan Qi Fu Dian (Kelenteng Keberkahan) berbentuk bujur sangkar, melambangkan bumi atau alam, dan berisi altar Shen Ming (Para Suci). Di atap sebelah depan terdapat patung sepasang naga berebut mustika (Ji Liong Jio Cu) serta ornamen rumah, dan atap belakang berhias suluran.

Bangunan utama Kelenteng Kong Mioa berbentuk segi empat, melambangkan manusia, dan disebut Da Cheng Dian (Kelenteng Nabi Agung Kong Zi / Kong Hu Cu), ditopang 8 tiang naga dan 8 tiang utama. Di sebelah kanan gedung utama terdapat Tian Tan (Altar Suci Tuhan Yang Mahaesa), melambangkan Tuhan berbentuk bundar beratap tumpang tiga.

kelenteng kong miao tmii jakarta
Tampak depan Kelenteng Keberkahan di kompleks Kong Miao TMII, dengan patung sepasang naga berebut mustika (Ji Liong Jio Cu) di atas atap , dan atap belakang berhias suluran. Ada enam patung Para Suci yang tingkatannya di bawah Nabi (Sheng Ren), diantaranya adalah Kwan Kong dan Hok Tek Ceng Sin (Dewa Bumi). Di tempat ini umat Konghucu bisa bersembahyang setiap saat, secara sendiri-sendiri.

Di depan pintu Kelenteng Keberkahan terdapat hiolo Dewa Langit, serta tambur di sisi kanan serambi. Di bawah hiolo terdapat simbol Konghucu berupa Genta Rohani berwarna keemasan. Genta Rohani bermakna penyuluh kehidupan, dan keemasan menjadi lambang keluhuran budi manusia beriman dan berkepribadian suci yang bercita-cita tinggi.

Di samping kanan belakang Kelenteng Keberkahan Kong Miao terdapat Zao Jun Dong (Ciao Kun Kong, Pendapa Malaikat Dapur). Di dalamnya ada patung, hiolo indah dan sepasang lampu minyak. Maskipun namanya Dewa Dapur, namun Ciao Kun Kong berkedudukan tinggi, karena ia mencatat semua kebajikan dan kebaikan yang dilakukan setiap penghuni rumah.

Dengan kehalusan dan keindahan ornamen bangunannya yang terlihat sangat elegan, Kelenteng Kong Miao TMII bisa menjadi salah satu kelenteng kebanggaan umat Konghucu di Indonesia. Kelenteng Kong Miao juga bisa menjadi etalase budaya dan memperkenalkan ajaran Konghucu kepada masyarakat luas, agar bisa lebih saling memahami dan menghormati.

Kelenteng Kong Miao TMII

Alamat : Taman Mini Indonesia Indah, Jl. Raya Taman Mini, Jakarta Timur. Telp 021-87795616, Fax 021-87795616. Lokasi GPS : -6.303883, 106.891791, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Peta Wisata Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Hotel di Jakarta Timur. Galeri (20 foto) Kelenteng Kong Miao TMII Jakarta : 1.Depan, 2.Ukir, 3.Pojok, 4.Langit, 5.Mahakarya, 6.Naga, 7.Kong Hu Cu, 8.Guru, 9.Riwayat … s/d 20.Shen Ming.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Jakarta » Jakarta Timur » Kelenteng Kong Miao TMII Jakarta
Tag : , ,

Oleh Bambang Aroengbinang.

BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA.

Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 21 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap