Kelenteng Hok Tek Che Belitung

Letak Kelenteng Hok Tek Che Belitung sangat dekat dengan Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung, hanya sekitar 500 m ke dermaga yang berada di tepi Sungai Cerucuk itu. Karena lokasinya juga sangat dekat dengan Pasar Ikan Tanjungpandan, maka Kelenteng Hok Tek Che juga dikenal sebagai Kelenteng Pasar Ikan.

Halaman Kelenteng Hok Tek Che ini boleh dikatakan sangat luas, lebih dari lima kali lipat luas bangunan kelenteng yang berada di pojokan Jl Kelenteng Tanjungpandan itu. Bangunan Kelenteng Hok Tek Che dibuat menghadap ke arah Selatan, arah ke Sungai Cerucuk.

Usia Kelenteng Hok Tek Che sudah tua, dibangun pada 1868, bersamaan dengan kedatangan gelombang baru orang Cina ke Belitung yang didatangkan Belanda untuk bekerja di tambang-tambang Timah, berbarengan dengan mulai berkembangnya pasar Tanjungpandan.

kelenteng hok tek che
Papan nama Kelenteng Hok Tek Che di balik pagar di tepi jalan yang menjadi tengara bahwa kelenteng ini masuk sebagai Benda Cagar Budaya yang dilindungi.

Dua buah tengara besar menempel pada dinding Kelenteng Hok Tek Che. Entah apa artinya karena ditulis dalam huruf Cina. Jika bukan ajaran agama, maka tengara di dalam kelenteng seperti ini biasanya adalah nama-nama para penyumbang dana.

kelenteng hok tek che
Altar dengan sebuah hiolo dan sepasang pagoda tempat membakar kertas sembahyang yang berjarak sekitar 20 m di depan bangunan utama Kelenteng Hok Tek Che.

kelenteng hok tek che
Sebuah altar Kelenteng Hok Tek Che dengan dua buah patung berwarna keemasan duduk di kursi, diapit dua patung lainnya dalam posisi berdiri. Paras muka patung yang sebelah kanan mengingatkan saya pada Biksu Tong Sam Cong, sedangkan yang duduk kursi lebih rendah di sebelahnya memilik rupa agak aneh, dengan dandanan penutup rambut membulat.

Di atas hok say (meja sembahyang) terdapat sebuah hiolo dengan ornamen sepasang naga, diapit dua buah hiolo lainnya yang berwarna kemerahan nyaris polos tanpa ornamen.

kelenteng hok tek che
Altar bagi Tu Tie Pekong (Dewa Bumi) di Kelenteng Hok Tek Che. Rupang Dewa Bumi (Hok Tek Ceng Sin) biasanya selalu ada di kelenteng yang letaknya di dalam atau dekat sebuah pasar.

kelenteng hok tek che
Tambur kecil dan sebuah genta berusia lebih dari seratus tahun di Kelenteng Hok Tek Che.

Sejauh ini belum pernah saya berkesempatan melihat kedua benda itu ditabuh di dalam kelenteng dalam sebuah ritual sembahyang.

kelenteng hok tek che
Altar Dewi Kwan Im di Kelenteng Hok Tek Che, yang biasanya juga selalu ada di setiap kelenteng yang saya kunjungi.

kelenteng hok tek che
Empat buah poster di sebuah dinding Kelenteng Hok Tek Che. Poster sebelah kiri ada terjemahan Bahasa Indonesia yang berbunyi “Orang yang berbuat baik walaupun rejeki belum tiba tetapi bencana telah menjauhinya. Orang yang berbuat jahat, walaupun bencana belum tiba, tetapi rejeki telah menjauhinya.“. Lalu ada penjelasan bahwa poster ini gratis, tidak diperjualbelikan. Sayang saya tidak memintanya.

Sedangkan pada poster paling kanan terdapat tulisan “Maitreya hadir di setiap keluarga. Kebahagiaan ada sepanjang masa. Setiap insan berhati Maitreya dunia jadi satu keluarga. Lihatlah semua mahkluk ikut bersuka cita menjambutnya

kelenteng hok tek che
Rupang Konghucu di Kelenteng Hok Tek Che yang diapit puluhan botol minyak lampu untuk sembahyang.

Minyak lampu merupakan bagian penting ritual sembahyang di kelenteng, dan dipilih karena tidak berjelaga dan tidak menimbulkan bau ketika dibakar.

kelenteng hok tek che
Tampak muka bangunan utama Kelenteng Hok Tek Che yang terkesan sederhana, dengan mural Delapan Dewa pada dinding depan, sepasang Ciok Say (Singa) berjaga di depan, dan sepasang arca Naga di atas wuwungan.

Patung-patung di Kelenteng Hok Tek Che biasanya dibersihkan menjelang perayaan Imlek, lilin-lilin berukuran besar diganti pada tengah malam perayaan, dan pada hari perayaan biasanya mempertontonkan atraksi Barongsai.

Kelenteng Hok Tek Che Belitung

Alamat : Jalan Kelenteng, Tanjungpandan, Belitung. Lokasi GPS : -2.74272, 107.63155, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Peta Wisata Belitung, Tempat Wisata di Belitung, Hotel di Belitung

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Bangka Belitung » Belitung » Kelenteng Hok Tek Che Belitung
Tag :

Oleh Bambang Aroengbinang.

BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA.

Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 14 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap