Kelenteng Hok Tek Bio Gombong

Sebenarnya sudah dekat maghrib, namun sebelum kembali ke Kebumen kota saya meminta Bambang mengarahkan kendaraan ke Kelenteng Hok Tek Bio Gombong. Kelenteng ini merupakan salah satu kelenteng tua di Kebumen, dan sesuai namanya merupakan tempat sembahyang dengan tuan rumah utama Hok Tek Ceng Sin.

Kelenteng Hok Tek Bio Gombong ada di gang, masuk beberapa meter dari tepi jalan besar, dan perlu bertanya beberapa kali untuk menemukannya. Saat tiba, seorang pengurus menyalami, dan setelah berbincang ia meminta saya menunggu ketuanya yang sedang menuju kelenteng.

Ukuran Kelenteng Hok Tek Bio Gombong tidak terlalu besar, dan dalamannya boleh dibilang sederhana. Meskipun Gombong bukan kota besar, namun lokasinya sangat strategis dengan kegiatan perdagangan ramai. Oleh karena itu agak mengherankan saat melihat kondisi kelenteng yang tak sesuai dengan kemakmuran kaum pedagangnya.

kelenteng hok tek bio gombong
Pandangan samping pada altar utama dengan rupang Hok Tek Ceng Sin, dan bendera kelenteng bergambar sepasang singa di sebelah kiri. Kata rupang untuk menyebut patung tampaknya hanya digunakan di kelenteng. Kelancaran usaha, melimpahnya hasil bumi, dan kemakmuran yang menyertainya, adalah tujuan bersembahyang di altar Dewa Bumi ini.

Pengurus Kelenteng Hok Tek Bio Gombong yang saya tunggu itu seorang wanita bernama Ay Lan (Lina Haryanto). Orangnya ramai ramah. Kami berbincang sambil duduk mengelilingi meja bersama seorang tamu lain. Mereka membicarakan pembangunan kelenteng baru, menggantikan yang sekarang. Ini menjawab keheranan tentang sederhananya kelenteng ini.

kelenteng hok tek bio gombong
Altar sembahyang bagi Dewi Kwan Im (Kwan Im Poo Sat) yang dipuja karena dipercaya selalu mengabulkan doa dari orang yang meminta pertolongan kepadanya. Selain rupang Kwan Im berukuran besar kecil dalam posisi duduk di atas altar, ada pula sejumlah gambar yang ditempel pada dinding di belakangnya. Salah satunya bertulis “Namo Sarve Bodhisattvaya”.

Tulisan itu menjadi judul poster berisi lukisan 20 orang yang semuanya memiliki bulatan putih di belakang kepalanya, tiga yang teratas berwajah mirip Buddha. Di atasnya lagi ada lukisan tiga figur Buddha masing-masing duduk di atas bunga teratai, bertulis Na Mo Omi To Fo, Na Mo Pen Se Se Cia Mo Ni Fo, dan Na Mo Siau Cai Yen So Yok Se Fo.

kelenteng hok tek bio gombong
Altar pemujaan Kwan Tee Kun (Kwan Seng Tee Kun) atau Kwan Kong. Kwan Tee Kun merupakan panglima perang di jaman Tiga Kerajaan (Sam Kok, 165 – 219 M), dan bergelar Bodhisatva Satyakalama setelah mencapai kesempurnaan. Ia Malaikat Pelindung Peperangan bagi kaum Tao, dan teladan kesetiaan, kebenaran dan keberanian bagi penganut Konghucu.

Di sudut ruangan Kelenteng Hok Tek Bio Gombong lainnya terdapat altar Hauw Ciang Kun (Hu Jiang Jun), harimau pengawal Hok Tek Ceng Sin yang melindungi umat dari roh-roh jahat. Ada pula altar Hutco dengan rupang Buddha di sisi sebelah kanan altar Kwan Im, serta altar bagi Khongcu (Konghucu), nabi bagi penganut Tao. Juga ada altar Thay Sang Law Kun.

Kelenteng Hok Tek Bio Gombong merupakan Tempat Ibadah Tri Dharma (TTID: Buddha, Konghucu, Tao) yang pertama kali dibangun pada 1952. TTID muncul sejak orde baru melarang semua kegiatan ritual yang berhubungan dengan budaya Tionghoa. Kini kelenteng yang khusus untuk agama Konghucu dan Tao sudah bermunculan, selain wihara Buddha.

Hal yang menyenangkan saat berkunjung ke Kelenteng Hok Tek Bio Gombong ini adalah bukan saja kami disuguhi minuman, namun juga ada sepiring tempe mendoan panas nikmat yang ikut tersaji, lengkap dengan cabe hijaunya. Sekitar jam 7 malam kami meninggalkan kelenteng dengan langkah ringan karena perut sudah hangat diganjal sepotong mendoan…

Klenteng Hok Tek Bio Gombong

Alamat : Jl. Mangga No 16, Gombong, Kebumen. Lokasi GPS : -7.6078, 109.51177, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Peta Wisata Kebumen, Tempat Wisata di Kebumen, Hotel di Kebumen, Sewa Mobil di Kebumen. Galeri (14 foto) Kelenteng Hok Tek Bio Gombong : 1.Altar utama, 2.Dewi Kwan Im, 3.Kwan Tee Kun, 4.Hauw Ciang Kun, 5.Hutco 6.Kwan Kong 7.Dewa Bumi 8.Kwan Im 9.Buddha … s/d 14.Sederhana.

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Jawa Tengah » Kebumen » Kelenteng Hok Tek Bio Gombong

By Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email for newly published posts. Updated on 18 Juli 2017. Tag:

Tulisan lainnya : Candi Sukuh Karanganyar | Rebranding Indonesia | Museum Tionghoa Indonesia TMII Jakarta | Pantai Kuta Bali | Air Terjun Parang Ijo Karanganyar | Upacara Ngaben di Gianyar Bali | 16 Tempat Wisata di Boyolali | Prasasti Batutulis Bogor | 16 Peta Wisata Lebak | Bebek Bengil Ubud Bali |