Kelenteng Damar Belitung Timur

Home » Bangka Belitung » Belitung Timur » Kelenteng Damar Belitung Timur
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Kelenteng Damar Belitung Timur, itulah nama sementara yang terpaksa saya berikan kepada sebuah kelenteng yang saya temui tidak lama setelah meninggalkan area perhentian di tepian Danau Mempayak. Lokasi kelenteng itu  berjarak sekitar 1,5 km dari danau arah ke Tenggara. Bangunannya kecil saja, namun saya tetap ingin mampir.

Tidak ada papan nama pada kelenteng, tidak ada seorang manusia pun ada di kelenteng saat itu, tidak pula ada orang yang bisa ditanya di sekitarnya karena letak kelenteng ini agak terpisah dari perumahan penduduk. Hanya saya kira lokasi kelenteng masih ada di Kecamatan Damar.

Sebenarnya kelenteng ini sudah sempat terlewati, namun karena selalu ada rasa ingin tahu ketika melihat sebuah kelenteng, maka saya pun meminta Bang Karna untuk berbalik arah dan berhenti di jalan di depan kelenteng. Pintu pagar kelenteng tidak dikunci, sehingga saya bisa masuk ke dalam area kelenteng yang bentuk bangunannya terlihat sederhana ini.

kelenteng damar
Tampak muka Kelenteng Damar dengan sebuah altar terpisah agak jauh di depan, yang biasanya diperuntukkan untuk menyembah Dewa Langit.

Ada pula sepasang pagoda untuk membakar kertas sembahyang. Jika melihat simetrinya, nampaknya bangunan asli Kelenteng Damar adalah yang ada di sebelah kanan, sedangkan bangunan yang menempel di sebelah kirinya saya duga dibangun kemudian.

kelenteng damar
Altar sembahyang untuk para penganut Tao di Kelenteng Damar yang berada pada bangunan di sebelah kiri. Meskipun tidak ada orang, namun lampu-lampu kecil pada altar terlihat menyala semua.

Di sisi kanan patung Lao Tze ada patung wanita, sedangkan di sisi kirinya ada patung seorang pria yang memakai pakaian perang. Pada sayap kanan terdapat patung yang paras muka dan posturnya menyerupai panglima perang, mungkin Kwan Kong, sedangkan pada sayap kiri ada lagi dua patung, satu diantaranya berjanggut putih panjang. Di depan masing-masing patung terdapat hiolo-hiolo kecil.

kelenteng damar
Setelah membaca komentar mas Eddy (terima kasih untuk pencerahannya), saya tambahkan satu foto Kelenteng Damar hasil cropping foto sebelumnnya, untuk memperlihatkan dengan lebih jelas patung Lao Tze (yang disebut mas Eddy sebagai YM Tai Shang Lao Jun, atau “One of the Three Pure Ones“), He Xian Gu (satu-satunya Dewi wanita dari the eight immortals / Pat Sian), dan Erlang Sen (Dewa Tao yang memiliki mata ketiga pada dahinya).

kelenteng damar
Pada ruangan sebelah kanan di Kelenteng Damar terdapat dua buah meja sembahyang, dengan meja sebelah kiri terlihat pada foto di atas. Hiolo terlihat ada di meja dan di bawah tulisan.

Semua lampu-lampu kecil juga menyala di ruangan ini, hanya kebetulan saja saat itu pengurusnya tidak ada, dan tampaknya belum waktunya orang untuk bersembahyang.

Tidak terlihat ada patung pada altar ini, selain tulisan menggantung pada dinding menggunakan huruf Cina. Pada bagian depan meja terdapat lukisan orang-orang dalam berbagai posisi dan ekspresi. Masing-masing orang memegang sebuah benda, seperti seruling, kipas, kebut, dan entah apa lagi.

kelenteng damar
Pada sisi satunya lagi di ruang utama Kelenteng Damar ini terdapat sebuah patung pria tua berkumis dan berjenggot hitam lebat.

Meskipun boleh dikatakan sudah sering keluar masuk kelenteng, namun tetap bukan perkara mudah bagi saya untuk mengenali patung-patung yang ada di setiap kelenteng.

kelenteng damar
Ruang utama Kelenteng Damar, dengan kursi di bagian kiri, dan bangku kayu panjang di bagaian kanan.

Hanya terlihat dua lampion merah yang menggantung di langit-langit ruangan utama ini. Tidak terlihat ada persembahan berupa buah-buahan atau minuman yang sering saya lihat di kelenteng lain.

kelenteng damar
Tampak samping depan Kelenteng Damar. Tidak pula terlihat ada patung naga atau burung hong di puncak atap Kelenteng Damar. Tidak ada juga patung naga di pintu depan, atau di bagian kelenteng lainnya.

Tidak banyak patung dewa yang disimpan di Kelenteng Damar ini, dan tidak banyak pula ornamen yang menghiasnya. Bagaimana pun isi lebih penting ketimbang ornamen, dan kulit yang halus indah malah sering mengecoh.

Makam Kelenteng Damar

Kecamatan Damar, Belitung Timur. Tempat Wisata di Belitung TimurPeta Wisata Belitung, Hotel di Belitung Timur

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag:

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »