Kedai Seni Djakarte Kota Tua

Home » Jakarta » Jakarta Barat » Kedai Seni Djakarte Kota Tua
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Sudah beberapa kali saya ke Kedai Seni Djakarte Kota Tua, restoran yang memakai bangunan tua di sudut Taman Fatahillah, Jakarta Barat. Yang pertama adalah ketika pertama kalinya naik TransJakarta, kedua kalinya ketika naik Kereta Komuter Jabodetabek menuju ke Stasiun Kota.

Kedai Seni Djakarte Kota Tua

Alamat: Taman Fatahilah, Jl. Pintu Besar Utara No. 17, Kota Tua, Jakarta Barat. Lokasi GPS: -6.1355945, 106.8128854, Waze. Jam Buka 10.00 – 22.00. Rujukan: Peta Wisata Jakarta . Tempat Wisata di Jakarta . Hotel di Jakarta Barat
Galeri (8 foto): 1.Muka . 2.Suasana . 3.Soto Betawi . 4.Kenangan . 5.Toples . 6.Sop Buntut . 7.Tangga . 8.Pedestrian.

Juaranya adalah Kereta Komuter atau KRL, karena lebih cepat ketimbang TransJakarta, kalau sama-sama di luar jam sibuk. Kereta memang harus menjadi angkutan massal bagi kota seperti Jakarta yang sudah tak mampu lagi menampung kendaraan yang terus bertambah di jalanan.

Sebelum diperbaiki, dipercantik, dan digunakan sebagai restoran Kedai Seni Djakarte, bangunan tua restoran milik perorangan yang tidak digunakan sejak tahun 60-an ini bernama Gedung Bar-Bar. Jika dulu hanya ada Cafe Batavia, kini setidaknya ada dua pilihan lainnya yang menggunakan gedung cagar budaya untuk restoran. Satunya lagi ada di sebelah Kedai Seni Djakarte.

kedai seni djakarte kota tua
Tampak muka Kedai Seni Djakarte dengan tempat duduk luar di udara terbuka, sebagian diberi payung bundar. Jika matahari sudah mulai turun ke arah Barat dan tidak turun hujan, duduk di luar ruang akan terasa menyenangkan karena bisa sambil menikmati suasana di sekitar Taman Fatahillah.

Tengara yang menempel pada tembok luar gedung berbunyi “Java Sea & Fire Insurance Co Ltd cs”, pemiliki gedung ini pada jaman kolonial. Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa perusahaan ini berdiri pada 1843 dengan kantor pusat di Kali Besar Oost No.10, Batavia. Afiliasi perusahaannya adalah Netherlands Lloyd Ltd.

kedai seni djakarte kota tua
Begini suasana dan pengaturan tempat duduk di ruang utama Kedai Seni Djakarte, dengan cat dinding berwarna merah terang. Selain pasangan meja bundar dengan kursi kayu model Betawi, di sudut ruangan juga ada sofa dengan meja segi empat. Di lantai dua ada pula tempat duduk jika lantai satu sudah penuh.

Pada kali pertama ke tempat ini saya tidak memesan makanan berat karena belum lama sebelumnya kami telah makan. Saat itu kami memesan pisang bakar keju, dan kemudian sosis dengan kentang goreng. Yang disebut terakhir rasanya biasa saja, namun pisang bakarnya sangat lezat. Boleh dicoba.

Untuk kali yang kedua kami memesan soto Betawi, sop buntut, es toples Markisa, dan es teh dalam toples juga. Tak ada yang berbeda dengan suasana dan dekorasi restoran dibanding saat pertama kali kami berkunjung ke tempat ini.

kedai seni djakarte kota tua
Pada bagian atas adalah minuman yang disajikan dalam toples, sebuah cara penyajian yang unik. Rasa Es Toples Markisanya yang mantap harganya Rp 15.000 saja, sedangkan es teh manis Rp 9.000. Pilihan lain adalah Es Toples Strawberry, Es Toples Anggur, dan Es Toples Kiwi. Ada pula minuman tradisional seperti bandrek, bajigur, dan bir pletok. Jus, float, dan minuman ringan juga ada. Harga minuman lain berkisar antara Rp 13.000 – Rp 25.000.

Pada bagian bawah adalah nasi dan soto Betawi yang harganya dibandrol Rp 35.000, sedangkan Sop Buntut dipatok Rp 37.000. Bagi yang biasa makan di Cafe Betawi di Citos atau di gerai lainnya, porsi soto Betawi di Kedai Seni Djakarte ini agak kurang banyak, meski rasa sotonya boleh jadi tak kalah.

kedai seni djakarte kota tua
Pada dinding menempel sejumlah lukisan karya pelukis lokal, serta foto dokumentasi yang terkait dengan restoran ini. Kedai seni tampaknya hanya sekadar nama. Bukan kedai yang menjual barang seni, namun kedai makanan yang menyimpan dan memamerkan barang-barang seni.

Porsi sop buntutnya di sini agak kurang royal meski rasanya oke. Bagusnya jadi ada ruang untuk makanan penutup pencuci mulut. Pilihan makanan lainnya di kedai ini adalah sop buntut goreng, iga bakar, nasi sapi lada hitam, sate yam, nasi ayam goreng, sayap ayam pedas, dan nasi ayam bakar. Harganya bervariasi antara Rp 23.000 – Rp 45.000.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: , , , , ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 25 Mei 2017.

Lalu «
Baru » »