Kapal di Atas Rumah Banda Aceh

Home » Aceh » Banda Aceh » Kapal di Atas Rumah Banda Aceh
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Kapal di Atas Rumah Banda Aceh merupakan salah satu monumen Tsunami yang biasa dikunjungi pejalan, berupa sebuah kapal yang tersangkut di atas rumah keluarga Bapak Misbah dan Ibu Abasiah di kawasan Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Keluarga itu sekarang menetap di Geuceu Komplek.

Kapal dengan panjang 25 m, lebar 5,5 m dan berbobot 20 ton itu terbawa gelombang Tsunami dari Sungai Kr. Aceh, yang berjarak sekitar 1 km dari tempatnya yang sekarang.

Untuk menstabilkan kapal, di bagian bawahnya telah diberi besi penyangga, serta dibuat pula tangga datar setinggi lima meter untuk memudahkan pengunjung yang ingin melihat bagian atas kapal.

Di bawah kapal ada tengara yang ditulis dalam bahasa Aceh, Indonesia dan Inggris yang berbunyi
“Kapal ini dihempas oleh gelombang tsunami pada tanggal 26 Desember 2004 hingga tersangkut di rumah ini. Kapal ini menjadi bukti penting betapa dahsyatnya musibah tsunami tersebut. Berkat kapal ini 59 orang terselamatkan pada kejadian itu”.

Kapal di Atas Rumah

Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag:

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 20 Januari 2017.

Lalu «
Baru » »