Istano Basa Pagaruyung Tanah Datar

Home » Sumatera Barat » Tanah Datar » Istano Basa Pagaruyung Tanah Datar
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Dalam perjalanan dari Bukittinggi ke Sawahlunto akhir tahun lalu, kami mampir ke Istano Basa Pagaruyung, yang letaknya berada di Jl. Sutan Alam Bagargasyah, Nagari Pagaruyung, Tanah Datar, Sumatera Barat. Istano Basa Pagaruyung yang kami kunjungi ini merupakan bangunan baru, setelah bangunan sebelumnya ludas terbakar akibat tersambar petir pada 27 Februari 2007.

Istano Basa Pagaruyung
Gerbang masuk dengan tulisan Istano Basa Pagaruyung berwarna keemasan.

Kedua pilar gerbang ini dihias ornamen bunga dengan warna keemasan juga, dan di puncaknya terdapat miniatur rumah gadang yang cantik. Istano Basa Pagaruyung yang bangunannya berada di sebuah tanah datar sangat luas tampak berada di kejauhan, dicapai dengan melewati beberapa buah undakan.

Istano Basa Pagaruyung
Meskipun Istano Basa Pagaruyung sudah terlihat berdiri lagi dengan tegak dan utuh, namun bangunannya masih dikelilingi dengan pagar seng, yang menandakan bahwa pengerjaan pembangunan Istano Basa Pagaruyung ini belum lagi selesai.

Istano Basa Pagaruyung
Tanah lapang di depan Istano Basa Pagaruyung ini masih terlihat polos dan gersang, belum diberi sentuhan apa-apa, meskipun lampu-lampu taman telah terpasang.

Istano Basa Pagaruyung
Sayap sebelah kiri Istano Basa Pagaruyung dengan sebuah rangkiang (lumbung padi) di depannya. Beberapa orang pengunjung tampak bergerombol di pelataran depan, karena Istano Basa Pagaruyung ini belum lagi dibuka.

Istano Basa Pagaruyung
Istano Basa Pagaruyung berdiri di area datar yang luas di ketinggian, memunggungi Gunung Bungsu.

Istano Basa Pagaruyung
Istano Basa Pagaruyung dari sudut jalan di dalam kompleks.

Istano Basa Pagaruyung
Pintu pagar Istano Basa Pagaruyung yang masih setengah tertutup.

Istano Basa Pagaruyung
Pagar dan jalur pedestrian Istano Basa Pagaruyung yang sudah terlihat rapi.

Istano Basa Pagaruyung
Istano Basa Pagaruyung ini merupakan duplikat Istana Rajo Alam yang dibakar oleh Belanda pada pergolakan yang terjadi pada tahun 1804. Bangunan Istano Basa Pagaruyung terdiri dari 11 gonjong, 72 tonggak dan 3 lantai, surau, tabuah, dan rangkiang patah 9, dengan ukiran yang bentuk dan warnanya melambangkan falsafah sejarah dan budaya Minangkabau.

Istano Basa Pagaruyung

Jl. Sutan Alam Bagargasyah,Nagari Pagaruyung
Kecamatan Tanjung Emas, Tanah Datar, Sumatera Barat
GPS: -0.47189, 100.62084

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 20 Januari 2017.

Lalu «
Baru » »