Gumuk Pasir Parangtritis Bantul Jogja

Home » Yogyakarta » Bantul » Gumuk Pasir Parangtritis Bantul Jogja
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Tempat berikutnya yang saya ingin kunjungi di Parangtritis setelah meninggalkan Pantai Parangkusumo adalah Gumuk Pasir Parangtritis, sebuah area luas dataran dan gunung pasir yang bentuknya bisa terlihat sangat indah, jika saja dapat menemukannya. Pak Agus yang menemani saya kebetulan tidak mengetahui lokasinya.

Meskipun sempat bertanya arah, namun lokasi persisnya masih saja buram. Kendaraan menyusur jalanan aspal ke arah Barat dari Parangkusumo, sejajar garis pantai. Sekitar 500 m berkendara dari Sela Ageng, di kiri kanan jalan sudah merupakan area terbuka luas.

Hanya ada satu atau dua rumah di kanan jalan dengan jarak yang sangat jarang. Tertarik dengan sebuah gunungan pasir kecil di sebelah kiri, yang dikelilingi kelompok-kelompok tumbuhan perdu, saya pun turun dari kendaraan, keluar dari jalanan dan masuk melalui sela-sela tanaman liar.

gumuk pasir parangtritis bantul
Sebuah gumuk pasir Parangtritis yang kecil dengan permukaan mulus. Gelombang angin Laut Selatan tampaknya belum begitu keras membentuknya, mungkin juga karena teredam oleh gerumbul-gerumbul perdu di sekeliling, sehingga tidak terlihat garis-garis ritmis pada gumuk pasir yang rendah ini.

Air laut pantai Selatan tampak terlihat di latar belakang, menunjukkan dekatnya area ini dengan garis pantai. Setelah beberapa saat di tempat ini, saya kembali masuk ke dalam kendaraan, melaju ke depan dan turun lagi beberapa saat kemudian. Kali ini saya masuk ke area terbuka di sebelah kanan jalan, melewati area kosong disamping sebuah rumah.

Tidak terlihat ada penghuni rumah yang bisa ditanya. Ragu dengan lokasi yang saya masuki, saya pun keluar lagi ke jalan raya, dan saat itu ada seorang pengendara motor lewat, dan ia menunjuk-nunjuk ke arah satu titik yang tampaknya merupakan jalan masuk ke area Gumuk Pasir. Sayang pengendara itu tidak menghentikan motornya, sehingga tidak bisa bertanya.

Saya pun berjalan berbalik arah di jalan aspal sejauh beberapa puluh langkah, ke arah tempat yang ditunjuk pengendara motor. Tidak terlihat ada jalan khusus. Saya masuk ke padang terbuka melewati sisi rumah yang lain, yang juga sepi, dengan melewati beberapa tumbuhan perdu.

gumuk pasir parangtritis bantul
Area dengan bentang pasir luas terlihat setelah melangkah masuk sekitar 60 meter dari jalan aspal, yang merupakan bagian dari gumuk pasir Parangritis. Bekas-bekas jejak kaki pejalan yang cukup banyak nampak masih belum terhapus oleh tiupan angin.Tidak jelas apakah jejak-jejak kaki itu dibuat pada pagi itu juga sebelum saya datang, atau sudah sejak ada di sana cukup lama.

Melangkah lebih jauh lagi kedalam dan sedikit arah ke kanan di area Gumuk Pasir Parangtritis ini masih belum juga terlihat adanya bentuk-bentuk yang menawan sejauh mata memandang. Sebuah pohon pucang tunggal di kejauhan menjadi pemandangan yang cukup menarik, kerana merupakan satu-satunya pohon yang terlihat di area gumuk pasir ini.

Saya lalu meneruskan langkah menapaki hamparan pasir yang lembut. Jejak kaki masih jelas membekas di area Gumuk Pasir ini, sementara punggung bukit pasir yang mulus terlihat di kejauhan. Mestinya saya melangkah ke bukit pasir di sana itu, namun saya malah melangkah ke arah kanan, dimana ada bukit pasir yang puncaknya paling tinggi diantara bukit pasir lain.

Titik tertinggi bukit pasir itu terletak pada GPS -8.01796, 110.31770, namun titik ini bisa saja bergerak, karena angin bisa memindahkan pasir kemana-mana. Ketika melihat titik itu pada Google Map, barulah saya menyadari luasnya area Gumuk Pasir Parangtritis ini. Saya hanya melangkah sejauh 100 m, dan panjang area gumuk pasir ini setidaknya sekitar 600 m, dengan lebar antara 300 – 500 m.

gumuk pasir parangtritis bantul
Pandangan ke arah Selatan dari puncak bukit di area gumuk pasir Parangtritis. Terlihat pantai Laut Selatan dengan gulungan buih putih ombak yang menghantam bibir pantai. Jika melihat lebih dekat akan tampak perahu-perahu nelayan yang tengah melaut, serta ada pula sebuah pondok terbuka di tepi laut.

Tingginya bukit pasir dimana saya berada bisa diperkirakan dari puncak rumah yang terlihat lebih rendah di latar depan. Ujung pantai Parangtritis juga bisa dilihat dari puncak bukit pasir di area pinggiran gumuk pasir dimana saya berada ini, yang diambil dengan menggunakan lensa tele.

Agak jauh di sebelah kanan terlihat ada replika bangunan Ka’bah pada sebuah area terbuka cukup luas, yang tampaknya digunakan oleh para calon jamaah haji atau calon jamaah umroh untuk berlatih sebelum berangkat. Sayang sekali bahwa saya tidak melihat citra satelit gumuk pasir sebelum berkunjung, sehingga tidak memahami medan dan tidak bisa memperkirakan arah.

Jika anda ingin menjelajah gumuk pasir Parangtritis ini, lihatlah citra satelitnya dulu di Google Map untuk memperkirakan arah. Kunjungan anda juga sebaiknya dilakukan pagi-pagi, atau menjelang sore, sehingga tidak terlalu terganggu karena sengat matahari, serta berbekal air minum yang cukup.

Foto Gumuk Pasir Parangtritis selengkapnya: 4.Perbukitan Hijau 5.Dua Bukit 6.Tumbuhan Subur 7.Bunga Jarum 8.Area Berpasir 9.Tebing Kapur 10.Gunung Merapi 11.Jejak Kaki 12.Bertumpuk 13.Sumur Timba 14.Jejak Baru 15.Palem Tunggal 16.Bukit 17.Lereng Pasir 18.Pemandangan Elok 19.Perdu 20.Hijau Terang 21.Orange 22.Ujung Pantai 23.Ketinggian Bukit 24.Perahu Nelayan

Gumuk Pasir Parangtritis

Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi GPS: -8.01796, 110.31770. Tempat Wisata di Bantul lainnya, Peta Wisata Bantul, Hotel di Yogyakarta.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag:

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »