Gondola Ancol Jakarta

Home » Jakarta » Jakarta Utara » Gondola Ancol Jakarta
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Suatu pagi yang cerah ceria, saya ditelpon Ibu Bos untuk menemani beliau menghadiri meeting di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Impian saya hari itu untuk duduk-duduk manis manja di kantor sirna sudah, dengan terpaksa saya rela “diculik” bermacet ria ke arah sana. Rupanya, durasi meeting yang katanya penting itu lebih singkat dibandingkan waktu tempuh untuk mencapai destinasinya. Nasib pekerja di Ibukota.

Gondola Ancol Jakarta

Alamat: Taman Impian Jaya Ancol, JL Lodan Timur, No. 7, Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara. Telepon: 021-6453456. Lokasi GPS: -6.1254924, 106.8411613, Waze. Jam buka: 10.00–18.00. Rujukan: Peta Wisata Jakarta, Tempat Wisata di Jakarta, Hotel di Jakarta Utara.
Galeri (6 foto): 1.Selfie Gondola, 2.Pemandangan Lanskap, 3.The Pier, 4.Pantai Festival, 5.Panorama, 6.Dufan.

Akhirnya, diiming-imingi dengan traktiran makan siang, saya menemani Ibu Bos jalan-jalan di kawasan Ancol. Lagi-lagi saya pasrah saja. Sungguh kalau saya tahu bahwa hari itu saya harus jalan di atas pasir, bukan sepatu heels yang saya kenakan dari rumah. Tapi yasudahlah. Setelah main-main di pantai sedikit, Ibu Bos punya ide untuk naik Gondola Ancol. Pikirku, oh, gondola macam di Venice kah. Ada juga ya ternyata.

gondola ancol jakarta
Kami berputar-putar cukup lama karena ternyata doi lupa jalan ke Gondola itu kemana. Anehnya mobil kami dibawa semakin jauh dari badan air. Lah ini gondola nya dimana sih. Eh ternyata, saudara-saudara, maksudnya itu Gondola Lift alias kereta gantung. Ngomong kek dari tadi, aku mah tadi liat. Akhirnya tibalah kami di tempat tujuan. Pas banget saat matahari di atas kepala.

Gondola ancol punya 3 stasiun: Stasiun A di Pantai Festival, Stasiun B di dekat Hotel Putri Duyung, dan Stasiun C dekat Atlantis Water Adventure. Tiket masuknya Rp. 30.000 weekdays dan Rp. 40.000 saat weekend. Saya naik dari Stasiun C. Tips lagi buat anda yang ingin naik gondola (atau ke kawasan Taman Impian Jaya Ancol secara umum), jangan pakai high heels.

Sungguh tangga menuju ke tempat naik Gondola sangat panjang. Karena saat itu weekdays dan terik, wahana ini sepi. Saya pikir ya memang orang kurang kerjaan macam saya dan Ibu Bos ini yang rela mangkir dari kantor dan panas-panasan di Ancol untuk naik wahana ini.

gondola ancol jakarta
Tapi, wahana ini tidak mengecewakan. Walaupun hanya berfasilitas AC (Angin Cepoi-Cepoi), kereta yang kami naiki sangat nyaman. Masih bagus juga, nampaknya perawatannya baik. Kami dapat menikmati pemandangan sepanjang kawasan Ancol. Sementara ibu bos sibuk foto-foto, saya juga tidak mau ketinggalan. Lumayan pikirku, buat bahan Instagram.

gondola ancol jakarta
Oh iya, kita hanya bisa naik dari Stasiun A dan C. Stasiun B itu hanya numpang lewat saja. Terdapat dekor bertema perang bintang di stasiun B. Remang-remang cihuy gitu lah. Saya terutama sangat menikmati pemandangan sepanjang pesisir pantai. Sisi satunya lagi pemandangannya adalah wahana Dufan, tidak instagrammable tapi cukup menghibur melihat pengunjung lain teriak-teriak di atas wahana roller coaster.

gondola ancol jakarta
Tak terasa kami kembali lagi ke stasiun C dan harus turun. Untungnya janji Ibu Bos untuk traktir dipenuhi oleh beliau. Kebetulan ada restoran AW tepat di bawah Stasiun C. Sayangnya, penderitaan petualangan saya hari itu belum berakhir. Hampir saya lolos keluar dari area Ancol ketika tiba-tiba Ibu Bos membelokkan mobil ke Ancol City Bay Mall. Ngapain? Another story for another day, lah ya.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: ,

Oleh Nimas Ayu. Lahir, tinggal dan bekerja di Jakarta dan sekitarnya, jebolan ekonomi lingkungan dari sebuah perguruan tinggi negeri tua di Kota Depok. Senang dan sering maksa pakai high heels, langganan sarapan lontong sayur dan nasi uduk hampir setiap pagi. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 25 Mei 2017.

Lalu «
Baru » »