Gedung Negara Cirebon

Gedung Negara Cirebon yang berada di Jl. Siliwangi merupakan sebuah gedung tua sangat cantik, yang seorang pejalan tidak akan melewati tanpa singgah sebentar ketika melihatnya. Gedung satu lantai dengan lengkung simetris di kiri kanannya ini memiliki halaman yang sangat luas, dengan sebuah taman bundar yang terlihat hijau dan asri.

Langit musim terang sedang cerah, dengan gelayutan awan putih agak ke bawah mendekati cakrawala, memberi latar pemandangan yang bagus bagi gedung klasik bercat putih bersih yang kontras dengan warna gentingnya yang merah bata. Sebuah Bendera Merah Putih berukuran besar berkibar di tiang tinggi yang terpancang di tengah taman bundar.

Saya sempatkan untuk menyapa penjaga Gedung Negara Cirebon yang tengah bertugas di pos jaga di sisi utara untuk menyampaikan maksud dan tujuan masuk ke area ini. Pos itu dibangun pada 1988, sementara dua pos jaga yang asli tidak digunakan sebagai tempat jaga lagi. Tak ada kesulitan untuk bisa memotret meski hanya bagian luar, hingga teras.

gedung negara cirebon
Bentuk bangunan Gedung Negara Cirebon terlihat agak rendah dan mendatar, karena memang hanya berlantai satu dan bentuknya melebar. Empat buah lampu hias dengan ornamen lengkung yang cantik terlihat menghiasi taman, dengan tulisan Gedung Negara yang diciptakan dari pemangkasan tanaman perdu. Taman bundar ini juga dibangun pada 1988.

Gedung Negara Cirebon dibangun pada tahun 1865 ketika Albert Wilhelm Kinder De Camurecq menjabat sebagai Residen Cirebon, dan menjadi rumah dinasnya. Sedangkan Kantor Residen dibangun pada 1841 di Lemahwungkuk. Pada 1835 Benteng De Beschertming terbakar, sehingga kantor dan rumah orang Eropa pindah secara bertahap dari kawasan Pelabuhan.

gedung negara cirebon
Teras depan Gedung Negara Cirebon yang terlihat teduh. Atap terasnya dibeton dan disangga dua pilar ganda serta struktur mirip benteng di kedua ujungnya. Lantai teras dibuat lebih tinggi hampir 1m dari halaman, dan dicapai dengan menapaki tujuh undakan yang diatapi kanopi. Pada bagian atas depan terlihat tulisan besar “Gedung Negara”.

Gedung Negara Cirebon, atau Gedung Karesidenan Cirebon, dirancang oleh Van De Berg, arsitek berkebangsaan Belanda, dengan bentuk mirip Istana Merdeka Jakarta meski tak persis sama. Luas bangunan aslinya 2.120 m2 dengan luas tanah 27.315 m2. Area gedung dikelilingi tembok setinggi 1,2 meter di bagian depan, dan 1,5 m di ketiga sisi lainnya.

gedung negara cirebon
Beberapa buah lampu anggun antik terlihat menggantung menghiasi teras depan Gedung Negara Cirebon, dengan beberapa pasang kursi dan meja yang tampak nyaman sebagai tempat bersantai saat sore dan malam hari. Sayang kami tidak diperbolehkan masuk sehingga tidak bisa melihat ke dalam gedung yang konon keramik di setiap ruangannya berbeda.

Di Gedung Negara Cirebon terdapat Ruang Jepara untuk menerima tamu penting, serta ada pula ruang untuk rapat, ruang gubernur, dan ruang keluarga di bagian tengah. Di jaman dahulu serambi kiri dipakai sebagai ruang kerja dan tempat peristirahatan Residen Cirebon, sedangkan serambi kanan digunakan sebagai ruang radio dan telegraf.

Sampai dengan tahun 1973 Gedung Negara Cirebon masih dikenal sebagai Gedung Karesidenan Cirebon. Lalu dengan dihilangkannya wilayah karesidenan, pada 1974 namanya berubah menjadi Gedung Kantor Pembantu Gubernur Wilayah III Cirebon. Sejak tahun 2000 Gedung Negara Cirebon menjadi Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Cirebon.

Di halaman selatan Gedung Negara Cirebon terdapat area seluas sekitar 200 m2 yang dikelilingi pagar dan di dalamnya dipelihara sekitar 11 rusa tutul, sebagaimana yang ada di Istana Bogor. Gedung yang sejak 2001 ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya ini sekarang juga dipakai sebagai tempat pertemuan dan pagelaran seni budaya.

Gedung Negara Cirebon

Alamat : Jl. Siliwangi No.14 Cirebon. Lokasi GPS : -6.69827, 108.55381, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Galeri : 8 foto. Rujukan : Tempat Wisata di Cirebon, Peta Wisata Cirebon, Hotel di Cirebon. Galeri (8 foto) Gedung Negara Cirebon : 1.Mendatar, 2.Teras depan, 3.Lampu antik, 4.Taman Bundar, 5.Pos Jaga 6.Marmer 7.Pintu Utama 8.Gedung Negara.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Jawa Barat » Cirebon Kota » Gedung Negara Cirebon
Tag : , ,

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 17 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap