Gedung Balai Sahabat Surabaya, 1

Home » Jawa Timur » Surabaya » Gedung Balai Sahabat Surabaya
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Gedung Balai Sahabat saya kunjungi atas saran dan dorongan Apey, yang beberapa saat sebelumnya sempat melewatinya. Kami pun berjalan kaki dari Gedung Siola melawan arus di Jl Genteng Kali yang merupakan jalan satu arah ke arah Jl Tunjungan, Surabaya. Beberapa saat kemudian kami sampai di sebuah pelataran yang cukup luas dengan deretan mobil yang parkir di depan sebuah bangunan cukup lebar dan memanjang namun terlihat agak kurang terurus.

gedung balai sahabatGedung Balai Sahabat dengan pelataran parkir yang luas. Gedung Balai Sahabat sebenarnya akan terlihat cantik jika saja dilakukan pengecatan ulang dan sedikit perawatan pada bagian atasnya yang tampaknya telah ditumbuhi rumput liar.

gedung balai sahabatGedung Balai Sahabat dengan sebuah tengara pada dinding depan bangunan, yang menandainya sebagai Bangunan Cagar Budaya.

Disebutkan bahwa pada jaman kolonial, Gedung Balai Sahabat merupakan tempat pertemuan orang-orang Eropa yang tinggal di Surabaya dan yang sama-sama menggemari seni dansa. Tempat pertemuan ini di masa itu bernama Deusche, mungkin karena kebanyakan yang datang adalah orang-orang Jerman dan Belanda.

gedung balai sahabatGedung Balai Sahabat diperkirakan dibangun pada tahun 1930-an, namun tidak diketahui siapa arsitek yang merancangnya.

gedung balai sahabatGedung Balai Sahabat dengan pilar-pilar kecil pada bagian atap gedung yang terlihat tidak begitu lazim. Mungkin digunakan untuk sangkutan lampu-lampu pijar hias kecil atau barangkali spanduk dan bendera.

gedung balai sahabatGedung Balai Sahabat sebenarnya berpola simetris penuh pada bagian depan, namun pintu-pintu jendela di sebelah kiri terlihat telah diganti dengan kaca-kaca nako, sedangkan yang di sebelah kanan tampaknya masih aseli.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag: , ,

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 19 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »