Eks Rumah Tuan Kuase Belitung

Lokasi Eks Rumah Tuan Kuase Belitung itu sangat dekat dengan kawasan wisata Pantai Tanjung Pendam. Ujung halamannya berjarak hanya sekitar 150 m dari bibir pantai yang dilindungi beton pelindung abrasi gelombang air laut. Rumahnya menghadap ke arah laut luas, berseberangan dengan Masjid Al-Ihram Tanjungpandan.

Semula saya hanya mengambil beberapa buah foto dari luar, dengan berjalan melipir pagar kawat kusam untuk mencari sudut pengambilan foto. Halaman Eks Rumah Tuan Kuase sangat luas, dan rumahnya berada jauh di dalam kompleks bangunan yang seharusnya anggun itu.

Saya gunakan kata ‘seharusnya’, karena memang pada saat itu kondisi pagar kawatnya, halamannya yang ditumbuhi rumput, maupun bangunannya terlihat kurang terawat, sehingga justru kesan muram yang terpancar dari tempat itu.

eks rumah tuan kuase
Foto di atasadalah tengara Benda Cagar Budaya bagi Eks Rumah Tuan Kuase (Hoofd Administrateur, Kepala Administrator).

Rumput halaman sudah terlihat tinggi. Mestinya halaman luas itu akan terlihat sangat cantik dan sejuk dimata jika saja rumputnya dipotong rapi. Demikian juga pagar kawatnya sudah terlihat kumal, dengan serakan daun kering di sekitarnya.

eks rumah tuan kuase
Dari bentuk bangunannya saja, bisa diduga bahwa Eks Rumah Tuan Kuase merupakan bangunan dari jaman kolonial. Apalagi melihat halamannya yang begitu luas, dengan luas keseluruhan tanahnya mencapai 8.600 m2. Sehingga hanya orang dengan posisi penting sajalah yang bisa berdiam di sini.

Sayangnya, saat itu sepotong halaman Eks Rumah Tuan Kuase tampak digunakan sebagai tempat untuk membakar sampah dedaunan, yang asapnya masih mengepul dan cukup mengganggu ketika saya mengambil gambar. Halaman rumput itu pun menjadi bopeng.

eks rumah tuan kuase
Bopeng bekas pembakaran rumput lainnya di halaman Eks Rumah Tuan Kuase.

Bukan hal yang murah memang untuk memelihara dan merawat halaman yang sangat luas seperti ini, karena paling tidak membutuhkan 2-3 tukang kebun yang bekerja seharian untuk menjaganya.

eks rumah tuan kuase
Pandangan yang lebih dekat, memperlihatkan kondisi Eks Rumah Tuan Kuase. Cat tembok luarnya dan tembok terasnya telah banyak yang terkelupas. Muram.

Di beberapa bagian halaman Eks Rumah Tuan Kuase terlihat rumputnya yang tinggi telah mengering, dan tidak terlihat keasrian pada tanaman hias di depan halaman terasnya. Halaman itu memang terlihat kurang terurus.

eks rumah tuan kuase
Ditarik pandangan agak jauh mundur ke belakang, terlihat pagar kusam Eks Rumah Tuan Kuase, sampah dedaunan yang berserak, dan rerumputan mengering di beberapa bagian halaman.

Melihat keadaannya, sebenarnya tidak ada nafsu untuk masuk ke dalam bangunan Eks Rumah Tuan Kuase ini, karena kondisi di dalamnya saya kira tidak akan jauh berbeda. Namun melihat pintu pagarnya terbuka, bang Junai membawa mobil masuk ke dalam.

eks rumah tuan kuase
Ketika memasuki halaman dalam Eks Rumah Tuan Kuase itulah baru terlihat ada sebuah pohon yang diameternya sangat besar membujur tewas. Sangat sedih melihatnya.

Kemungkinan besar pohon ini ditanam berbarengan dengan dibangunnya Eks Rumah Tuan Kuase ini, yang diperkirakan terjadi pada tahun 1862. Berarti usia pohon itu telah mencapai 150 tahun! Entah di rumah siapa nasib pohon itu nantinya akan berakhir.

Ada beberapa orang yang saat itu berada di sana, dan salah satunya mengantar saya masuk ke dalam Eks Rumah Tuan Kuase yang luas bangunannya sekitar 1.000 m2 itu. Tidak ada yang menarik perhatian di dalam sana. Semua barang berharga warisan kolonial di rumah ini telah dibeli oleh seorang kolektor. Bang Junai, yang mengetahui rumah kolektor itu, menawarkan saya untuk mengunjunginya, namun saya menolaknya. Khawatir mengganggu.

eks rumah tuan kuase
Satu-satunya yang menarik perhatian saya di Eks Rumah Tuan Kuase itu adalah keramiknya, yang meskipun terlihat sudah rusak di sana-sini, namun masih terjaga keaslinannya.

Setelah jaman kemerdekaan, Eks Rumah Tuan Kuase itu digunakan sebagai rumah dinas Kepala UPT Belitung PT Timah, namun rumah itu telah dibeli dari PT Timah oleh Pemprov Bangka-Belitung pada 2011, dan digunakan sebagai wisma yang diberi nama Bougenville.

Semoga telah ada perhatian terhadap Eks Rumah Tuan Kuase ini, sehingga saat Anda berkunjung, kondisi rumah ini telah jauh lebih baik dan terawat.

Eks Rumah Tuan Kuase Belitung

Alamat : Jl. Melati, Tanjungpandan, Belitung. Lokasi GPS : -2.741804, 107.626578, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Peta Wisata Belitung, Tempat Wisata di Belitung, Hotel di Belitung

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Bangka Belitung » Belitung » Eks Rumah Tuan Kuase Belitung

By Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email for newly published posts. Updated on 14 Juli 2017. Tag: , ,

Tulisan lainnya : 8 Tempat Wisata di Bengkulu Selatan | 43 Tempat Wisata di Klaten | Candi Surowono Kediri | Makam Belanda Kebun Raya Bogor | Masjid At-Taqwa Cirebon | Kolam Renang Buperta Jakarta Timur | Kolam Cigugur Kuningan |