Desa Wisata Sodong Batang

Hal yang membuat saya tertarik berkunjung ke Desa Wisata Sodong Batang adalah karena adanya kebun salak, selain tempat wisata lain yang ditawarkan ke pejalan. Ini menghidupkan ingatan masa kecil, karena dahulu di belakang rumah kami di kampung dan juga kampung sebelah ada banyak sekali kebun salak yang rimbun.

Selain mengambil sendiri langsung dari pohon, sering juga mengambil pucuk tunas mudanya yang manis rasanya. Seiring dengan tumbuhnya penduduk dan perumahan, kebun-kebun salak, dan kebun lainnya kini lenyap dari pemandangan kampung kami, digantikan dengan rumah-rumah pendatang.

Meskipun pohon salak tak ada bagus-bagusnya, malah bisa tertusuk duri batangnya yang bejibun, namun menyegarkan kenangan itu perlu, meski tak semuanya manis. Bagusnya, apa yang dahulu pahit sekarang sering terasa manis. Tak bagusnya, yang dulu manis kini terasa getir. Apapun itu Desa Wisata Sodong Batang menarik minat saya.

desa wisata sodong batang
Gapura Desa Wisata Sodong Batang menyambut pengunjung, jauh dari gerumbul desanya, atau setidaknya begitulah catatan di ingatan yang pendek ini. Kami menempuh perjalanan hingga sejauh 16,3 km dari Makam Sunan Bonang arah ke Utara cukup jauh lalu belok ke Barat. Jika dari Alun-Alun Batang maka jaraknya 16,5 km arah ke Selatan.

Jarak sejauh itu belum lagi sampai ke Desa Wisata Sodong Batang, namun baru di sebuah pertigaan sekitar 100 meter dari jembatan yang melintang di atas Sungai Kupang. Hilir sungai ini pula yang kami lewati saat berkunjung ke Museum Batik Pekalongan, dan lalu ke Pohon Beringin Trembesi yang lokasinya persis di pinggir bantaran sungai.

desa wisata sodong batang
Pemandangan pada jalan ke kiri dari pertigaan menuju ke Desa Wisata Sodong Batang. Kondisi jalan yang rusak membuat saya urung meneruskan perjalanan ke desa itu, yang jaraknya masih 4,1 km lagi arah ke Selatan. Jika saja saya mengambil jalan ke kanan maka sebenarnya akan sampai juga ke desa itu meski jaraknya menjadi 5,4 km.

Informasi yang simpang siur yang kami peroleh, selain karena hari sudah menjelang senja, membuat akhirnya kami balik badan tidak jadi melihat kebun salak yang ada di Desa Wisata Sodong. Di wilayah desa itu juga sebenarnya ada Curug Sigandul dan Curug Talang yang lumayan tinggi, serta kawasan hutan pinus dan area perkemahan.

desa wisata sodong batang
Melihat anak-anak sedang mandi bertelanjang bulat di air Sungai Kupang di dekat jembatan sudah cukup menghibur kami. Air sungai yang cukup melimpah dan dalam membuat mereka bisa melakukan atraksi terjun bebas dari tebing sungai yang ada di sebelah kanan. Tebing itu ada di bawah pondasi beton bekas jembatan lama yang sudah runtuh.

Cukup lama saya berhenti di jembatan melihat tingkah polah anak-anak yang masih berjiwa bebas itu, seraya menebar pandangan menyusuri aliran sungai serta sawah ladang yang ada di tepiannya. Pemandangan pedesaan selalu menarik perhatian dan menenangkan. Waktu seperti berjalan lambat, dan tak ada yang mengejar atau dikejar.

desa wisata sodong batang
Di pertigaan di ujung sana berdiri sebuah tengara nama yang berbunyi “Desa Wisata Sodong”, meski desanya sendiri masih sekitaran 4 km lagi. Foto ini diambil dari atas Jembatan Sungai Kupang yang cukup panjang dan lebar.

Desa Wisata Sodong Batang masuk ke wilayah Kecamatan Wonotunggal, dan berada di ketinggian 625 mdpl. Di Selatan desa ini berbatasan dengan Desa Silurah, di Utara berbatasan dengan Desa Gringgingsari, di Timur dengan Desa Wonodadi Kecamatan Bandar, dan di Barat dengan Desa Sengare yang sudah masuk ke wilayah Kabupaten Pekalongan.

Salak Sodong adalah salak pondoh lumut, sama dengan yang di Seleman. Situs ini menyebut bahwa penduduk juga menanam padi dan sayuran, cengkeh, kapulaga, kopi, pohon sengon, saman, dan mahoni. Ada pula pengrajin anyaman bambu, mebel, ukir, gerabah, serta oleh-oleh seperti abon jantung pisang, kue, kripik pisang, teh sangan, dan pisang gebyar.

Di Desa Wisata Sodong Batang pejalan bisa menginap di rumah penduduk yang menyediakan makanan nasi jagung, sayur buntil, sayur daun singkong, sayur batang tales, sambel tores, ikan asin. Ada pula nasi hitam, sayur jantung pisang, ikan wader, dan megono. Bisa pula mencicip teh sangan, kopi tubruk, dan wedang gones dari air nira.

Desa Wisata Sodong Batang

Alamat : Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Lokasi GPS : -7.0627711, 109.7671616, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Tempat Wisata di Batang . Peta Wisata Batang . Hotel di Batang. Galeri (8 foto) Desa Wisata Sodong Batang : 1.Gapura Desa, 2.Pertigaan, 3.Mandi polos, 4.Tengara, 5.Jernih 6.Gaya Monyet 7.Melayang 8.Jembatan.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Jawa Tengah » Batang » Desa Wisata Sodong Batang
Tag : ,

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 22 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap