Dendeng Batokok Muara Kalaban

Lokasi Rumah Makan & Restoran Dendeng Batokok berada di Jalan Lintas Sumatera Muara Kalaban, Kecamatan Silungkang, Sawahlunto, Sumatera Barat, sekitar 5 km dari Pusat Kota Sawahlunto, yang kami kunjungi beberapa bulan lalu untuk santap siang.

Dendeng Batokok Muara Kalaban adalah makanan khas setempat yang selalu dicari ketika pejalan mengunjungi Sawahlunto, baik untuk dimakan di tempat maupun untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Papan nama Dendeng Batokok Muara Kalaban dengan latar belakang perbukitan hijau. Dendeng Batokok di Muara Kalaban ini kami kunjungi dalam perjalanan menuju ke tempat pengrajin Kain Tenun Silungkang.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Bangunan gonjong khas Minangkabau Dendeng Batokok Muara Kalaban. Suasana di rumah makan Dendeng Batokok Muara Kalaban pada siang hari itu tidak begitu ramai, dengan hanya dua kendaraan berasal dari wilayah Riau dan dua dari Padang.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Tempat makan di Dendeng Batokok Muara Kalaban ini terbagi dua, dengan salah satunya berada di ruangan tertutup berdinding kaca lebar yang berada di sebelah kanan pada foto di atas.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Bagian belakang rumah makan Dendeng Batokok Muara Kalaban, yang menuju ke dapur yang dicapai dengan menuruni tangga.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Menu utama Dendeng Batokok Muara Kalaban yang dihidangkan selagi hangat, berupa irisan daging sapi tanpa lemak yang telah diberi bumbu, diasap dan ditumbuk.

Setelah selesai menyantap Dendeng Batokok Muara Kalaban, beserta sayur dan lauk lain yang terhidang, saya pun pergi ke belakang untuk melihat proses pembuatan Dendeng Batokok ini.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Suasana tradisional terlihat sangat kental di bagian dapur Dendeng Batokok Muara Kalaban ini, dengan deretan pawon tua berbahan bakar kayu, yang nampaknya masih bisa ditemukan berlimpah di daerah ini.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Pengasapan dendeng batakok dilakukan dengan meletakkan daging di atas anyaman bambu setinggi 1 meter dari pawon, yang dilakukan sampai 10 jam, dengan asap yang dihasilkan ketika memasak masakan lain. Siang itu memang tidak sedang dalam proses pembuatan dendeng batokok, sehingga anyaman bilah bambu ini terlihat kosong.

Sebelum diasap, daging tanpa lemak diiris tipis-tipis terlebih dahulu, lalu direndam di dalam campuran bumbu selama sekitar lima jam agar bumbu bisa meresap dengan baik.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Seorang ibu tampak tengah menunjukkan cara menumbuk dendeng kering setelah diasap, dengan batu hitam sebesar genggaman tangan, yang dilakukannya pada permukaan batu hitam besar bersih mengkilat. Dengan ditumbuk, dendeng menjadi padat dan tipis.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Selama puluhan tahun resep dan cara pembuatan Dendeng Batokok Muara Kalaban ini masih menggunakan cara tradisional yang sama, yang diwariskan secara turun temurun.

Sebelum dihidangkan, dendeng batokok ini dibakar lagi sebentar supaya hangat dengan dilumuri minyak kelapa Talawi, sehingga terasa gurih dan renyah ketika digigit.

Dendeng Batokok Muara Kalaban
Setelah dari dapur, saya sempat bertemu dan berbincang dengan Ny. Ermis, pemilik Dendeng Batokok Muara Kalaban, yang mewarisi ketrampilan dan resep pembuatan dendeng batokok dari kakeknya yang bernama Sailun dan juga dari pamannya. Kakeknya sudah membuka kedai nasi yang menjual dendeng batokok di depan Stasiun Muara Kalaban pada sekitar tahun 1945.

Rumah Makan & Restoran Dendeng Batokok

Jalan Lintas Sumatera Muara Kalaban
Kec Silungkang, Sawahlunto
GPS -0.70700, 100.79234

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Sumatera Barat » Sawahlunto » Dendeng Batokok Muara Kalaban

By Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email for newly published posts. Updated on 6 November 2013. Tag:

Tulisan lainnya : Hotel di Kendari | Hotel Melati di Jakarta Pusat | Vihara Buddhayana Jakarta | Curug Seribu Bogor | Hotel di Pelabuhan Ratu | Hotel di Serang Kota | Trayek Angkutan Umum Terminal Rawamangun Jakarta |