Dam Jepang Kalipagu Banyumas

Dam Jepang Kalipagu Banyumas terlihat ketika tengah bertanya arah di sekitar Dusun Kalipagu, Ketenger, Baturraden. Saya tidak tahu bahwa itu adalah Dam Jepang, sampai melihat papan tengara di pinggir Kali Banjaran yang dibendungnya. Di dekat papan nama yang berbunyi “Dam Jepang” itu ada sebuah bangunan kecil.

Dam Jepang Kalipagu menarik perhatian karena ukuran bendungnya yang cukup lebar, terawat, airnya jernih, dan ada pondasi jembatan beton kekar yang jalan di atasnya sudah lenyap. Itu adalah pondasi jembatan buatan Belanda yang sebelumnya menopang Rel Lori PLTA Ketenger.

Sayang pintu pagar untuk masuk ke area Dam Jepang Kalipagu itu terkunci rapat dan terlihat tidak ada penjaganya, sehingga saya tidak bisa masuk untuk mendekati bibir bendungan. Tidak menyerah begitu saja, saya pun kemudian melangkahkan kaki menuju ke jembatan, dan mengambil beberapa buah foto Dam Jepang serta pemandangan sekitarnya.

dam jepang kalipagu banyumas
Pemandangan pada air Kali Banjaran yang jernih menjadi pesona bagi Dam Jepang Kalipagu. Bersihnya air karena musim hujan belum tiba, dan langit yang lumayan bersih memberi pantulan warna kebiruan yang elok. Ketika melangkah ke sisi sebelah kiri Dam Jepang ternyata tepiannya juga diberi pagar kawat yang tak bisa dilewati pengunjung.

Tidak diketahui berapa kedalaman air Dam Jepang Kalipagu. Tak ada data dipasang di tepi dam. Namun jika melihat peringatan bagi pengunjung agar tidak mendekati area dam karena berbahaya, dan melihat begitu rendahnya ketinggian Kali Banjaran setelah bendungan, makam kedalaman Dam Jepang Kalipagu ini saya kira tak kurang dari sepuluh meter.

dam jepang kalipagu banyumas
Memunggungi Dam Jepang Kalipagu terlihat kelok Kali Banjaran dengan wisata Curug Bayan terletak beberapa puluh meter di bagian atasnya. Ada pula beberapa buah gazebo di pinggiran kali yang menjadi bagian dari sebuah villa peristirahatan yang cukup besar dan luas, serta terlihat sebagian pondasi jembatan Rel Lori PLTA Ketenger.

Pondasi Rel Lori PLTA Ketenger di sebelah atas Dam Jepang Kalipagu itu dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai jalur angkutan material ketika membangun PLTA Ketenger pada 1939. Foto-foto kuno yang memperlihatkan pembangunan pondasi rel di Kali Banjaran yang berada di atas Dam Jepang Kalipagu ini bisa dilihat di situs ini.

dam jepang kalipagu banyumas
Pintu air dan saluran air di sisi kanan Dam Jepang Kalipagu yang dilihat dari sela pagar di pinggir jalan yang dipasangi jeruji besi. Tidak ada akses masuk ke area Dam Jepang dari sisi ini, bahkan pagar besinya dibuat lebih tinggi. Namun dari bagian ini saya bisa melihat struktur bendungan yang cukup tinggi dari samping dan sebelah bawah sungai.

Struktur bagian bawah Dam Jepang Kalipagu terlihat masih dalam kondisi yang sangat baik. Perlu menjadikan sebuah refleksi mengapa bangunan lama yang dibangun oleh Jepang atau Belanda memiliki kualitas yang begitu baik sehingga berumur panjang, sedangkan jalan Pantura menjadi proyek abadi yang dibangun setiap tahun jelang ritual mudik.

Ketika sedang mencari jalan masuk ke bagian bawah Dam Jepang Kalipagu, saya menemukan akses jalan menuju camping ground & outbound bernama Tirta Arum. Namun pada bagian bawah gapura yang terbuat dari batangan kayu yang dihubungkan dengan papan nama terdapat rantai berkarat yang menghalangi pengguna sepeda motor untuk masuk ke dalam.

Tampaknya tempat wisata itu sudah atau sedang tidak aktif, sehingga tak tertarik untuk melihatnya meskipun dengan berjalan kaki saya bisa masuk ke dalamnya. Sayang saya belum menemukan informasi lebih rinci tentang tahun pembuatan Dam Jepang Kalipagu ini, dan kisah seperti apa yang melatarbelakangi dan proses pembuatannya.

Dam Jepang Kalipagu

Alamat : Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kec Baturraden, Banyumas. Lokasi GPS : -7.3253, 109.21877, Waze. Galeri : 14 foto. Rujukan : Peta Wisata Banyumas . Tempat Wisata di Banyumas . Hotel di Purwokerto. Galeri (14 foto) Dam Jepang Kalipagu Banyumas : 1.Kali Banjaran, 2.Gazebo, 3.Pintu air, 4.Tengara Dam Jepang, 5.Sisi Kiri Dam 6.Villa Banjaran 7.Pondasi Rel 8.Hancur 9.Pintu Air … s/d 14.Bertahan Lama.

Matched content

Bagikan tulisan ini di : Facebook | Twitter | WhatsApp | Email atau Print!
Home » Jawa Tengah » Banyumas » Dam Jepang Kalipagu Banyumas
Tag : ,

Oleh Bambang Aroengbinang.

BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA.

Subscribe via email untuk kabar tulisan terbaru. Diperbarui pada 16 Juli 2017.

Sebelumnya : «
Berikutnya : »
Lihat pula : Sitemap