Percik Pikir Aroengbinang

Ada baiknya serak percik pikir yang pernah saya tulis di Twitter dan Facebook saya kumpulkan dalam sebuah tulisan, lebih sebagai referensi pribadi. Percik pikir itu, meski memakai kata “kau” dan sejenisnya, sering tidak dimaksudkan untuk orang lain namun lebih untuk diri. … lagi

Laku Prihatin Bagi Negri

Ketika masih kecil mendiang ibu sering menasihati agar “boleh prihatin, tapi jangan sedih”. Konsep prihatin mungkin tak banyak dikenal sekarang, terutama di kota-kota besar. Kata prihatin malah pernah menjadi bahan tertawaan orang ketika sering diumbar oleh pemimpin terdahulu saat merespons sebuah kejadian atau berita, karena berkonotasi sedih, keluh dan negatif. … lagi

Membangun Jembatan NKRI

Ketika masih kecil hingga menjelang dewasa saya hidup di lingkungan keluarga NU (Nahdlatul Ulama, Kebangkitan Ulama) dari pihak ibu yg kebetulan adalah salah satu puteri dari alm KH Abdul Djamil, pengasuh pondok pesantren Mersi Purwokerto Wetan, dan sekaligus cucu dari alm KH RM Muhammad Ilyas, mursyid tarekat Naqsabandiyah-Kholidiyah Sokaraja. … lagi

Ulang Tahun dan Masa Gelap Samar

Apakah yang terpikir saat bangun tidur di hari ulang tahun? Beragam tentu. Mulai dari cuek bebek, sampai harap cemas apakah orang terdekat ingat untuk memberi ucap dan mendaratkan cium selamat serta hadiah memikat, hingga soal makan-minum dan pesta untuk merayakannya. … lagi

Ajaran Kebajikan

Kata bijak dan perbuatan bajik tak kenal agama, karena semua hal baik berasal dari yang Mahabenar, dan kebaikan yang bersifat universal ada di semua agama serta aliran kepercayaan. Karenanya, filsafat dan sufisme adalah tempat dimana semua agama dan kepercayaan bertemu. … lagi

To Forgive and to Forget

It’s like a ritual for politicians, activists and the media. Whenever the ex-President was rushed to hospital for his recurring critical conditions, they refreshed endless debates whether attorney general should drop legal process towards him and his foundations or not. … lagi