Candi Barong Sleman

Sejenak beristirahat di rumah Pak Radino, yang menjadi penunjuk jalan ke Candi Miri, kami pun kemudian minta diri untuk melanjutkan perjalan ke Candi Barong Sleman yang jaraknya hanya sekitar 800 m arah ke Barat. Candi Barong terletak persis di tepi jalan, dengan sebuah pos jaga berada di samping kanan akses masuk ke candi.

Di seberang jalan terdapat area terbuka tempat kendaraan diparkir bagi pengunjung Candi Barong Sleman. Di sana ada sebuah amben bambu di bawah sebuah rindang pohon, menerbitkan keinginan untuk berbaring tidur-tiduran sejenak di atasnya sambil menikmati silir angin.

Di tepi jalan terdapat sebuah papan tengara bertuliskan Candi Barong, serta papan informasi yang ditempel poster berisi penjelasan tentang riwayat candi. Warna poster terlihat mulai memudar. Sudah waktunya untuk diperbarui karena informasinya sangat membantu buat pejalan.

candi barong
Bangunan Candi Barong dilihat dari tepian jalan, berdiri anggun di atas dataran beralas rumput hijau yang terawat rapi.

Jika luasnya area Candi Sambisari bisa dilihat karena berada di bawah permukaan tanah, maka bangunan Candi Barong terletak dua tingkat di atas permukaan tanah, sehingga pagar batu kelilingnya yang luas itu terlihat garang.

candi barong
Dua buah candi dengan ukuran dan ornamen mirip terlihat pada halaman atas Candi Barong.

Sejauh memandang hanya tembok batu tinggi memanjang yang terlihat mata. Tidak ada undakan untuk naik ke atas di dua sisi ini, sehingga saya pun melangkah ke arah ujung kanan dinding tembok lalu berbelok ke kiri.

candi barong
Memunggungi sisi depan Candi Barong, terlihat panorama alam yang menyegarkan mata. Hijaunya ladang dan sebuah perbukitan dengan gerumbul pepohonan yang rimbun.

Lokasi Candi Barong ini berada di atas Bukit Batur Agung, masuk wilayah Dusun Candi Sari, Desa Sambirejo, pada ketinggian 199,27 mdpl.

candi barong
Besarnya tembok, serta lebar dan tinggi undakan untuk naik ke halaman tengah Candi Barong bisa diperbandingkan dengan tubuh Pak Agus yang tengah mendaki undakan.

Candi Barong ini terdiri dari tiga teras, dengan dua candi berada di teras pertama, dan tidak ada candi di teras dua dan tiga. Ada pagar terluar di sisi Timur yang posisinya masih terkubur tanah ketika ditemukan.

candi barong
Teras kedua Candi Barong ini cukup panjang dan lebar, dengan undakan pada ujungnya menuju teras pertama.

Agak aneh ketika melihat kedua candi di teras pertama Candi Barong ini. Mestinya ada satu candi lagi di sebelah kiri, sehingga simetri. Melihat bentuknya, kemungkinan kedua candi itu adalah candi perwara, dengan candi utama ada berada di depan atau di belakangnya.

candi barong
Relief Kala dan Makara di relung salah satu Candi Barong. Kala adalah dewa penguasa waktu, putera Siwa, merupakan simbol bahwa siapa pun harus tunduk pada waktu. Kala juga sering ditafsirkan sebagai penolak bala. Bentuk Kala yang menyerupai barong inilah yang kemudian memberi nama kepada candi ini.

Hiasan relief sepasang binatang mitos yang berada di bagian bawah tiang relung pada foto di atas disebut Makara, yang biasanya juga ditemui pada ujung bawah pipi undakan candi.

candi barong
Bangunan Candi Barong dilihat dari sebuah sudut yang memperlihatkan pola simetrinya. Candi Barong, serta juga Candi Ijo, penataannya memusat ke belakang. Ini berbeda dengan candi-candi lain di wilayah Prambanan yang kebanyakan penatannya memusat ke tengah.

Candi Barong ini merupakan kompleks candi Hindu, yang diduga dibangun pada abad 9 – 10 M di jaman Mataram Kuno. Candi ditemukan kembali dalam keadaan runtuh pada awal abad ke-20.

candi barong
Sebuah relief di Candi Barong berupa raksasa yang disebut Gana, berada dalam posisi duduk dengan kedua tangan menyangga. Gana adalah pelayan Shiwa yang dipilihkan oleh Ganesha, anaknya.

Pemugaran Candi Barong dimulai tahun 1987 dengan memugar sisi Utara candi. Saat itulah diketahui bahwa di bawah bangunan candi terdapat 9 kotak bujur sangkar yang menggambarkan wastupurusamandala, sebuah diagram metafisika dan tata letak bangunan, perpaduan alam gaib dan alam nyata.

candi barong
Kedua bangunan Candi Barong ini masing-masing berukuran 8,18 x 8,18 m, dengan tinggi 9,05 m, sedangkan bangunan di depannya adalah gapura masuk ke lantai atas.

Pemugaran kedua candi di Candi Barong ini selesai pada 1992, dilanjutkan dengan pemugaran talud dan pagar. Temuan arkeologis yang diperoleh selama pemugaran adalah dua Arca Dewa Wisnu, dua Arca Dewi Sri, dua arca yang masih belum selesai dikerjakan, serta sebuah Arca Ganesha.

Temuan lain adalah kotak-kotak peripih terbuat dari bahan batu andesit dan batu putih, satu diantaranya berisi lembaran-lembaran tipis perak dan emas, mangkuk keramik, guci, mata kapak, dan sendok. Pada lembaran emas terdapat tulisan yang sudah tidak bisa dibaca lagi.

candi barong
Hiasana Makara pada gapura Candi Barong yang terlihat sangat cantik.

Di dekat Candi Barong sebenarnya terdapat reruntuhan Candi Dawangsari, serta Candi Sumberwatu, namun ketidaktahuan dan kecerobohan membuat saya melewatkan kedua tempat itu. Untuk menghibur diri, saya anggap itu sebagai undangan untuk suatu saat berkunjung lagi ke tempat ini.

Candi Barong Sleman

Alamat : Bukit Batur Agung, Dusun Candi Sari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Lokasi GPS : -7.77520, 110.49755, Waze. Rujukan : Peta Wisata Sleman, Tempat Wisata di Sleman, Hotel di Yogyakarta.

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Yogyakarta » Sleman » Candi Barong Sleman

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email. Diperbaiki 15 Juli 2017. Tag: