Bumi Perkemahan Widoro Kebumen

Sempat mampir ke Bumi Perkemahan Widoro lantaran melihat lapangan rumput sangat luas di halaman bagian depannya yang berada di sisi kiri Jalan Raya Karangsambung, karena kami datang dari Utara. Bumi perkemahan ini letaknya berseberangan dengan Kali Luk Ulo, berdekatan dengan SD Negeri Widoro II, di Kecamatan Karangsambung.

Lapangan serbaguna Bumi Perkemahan Widoro ini panjangnya 100 meter, bentuknya hampir bujursangkar benar namun tepinya tidak rapi. Jika dari Kota Kebumen, tempat ini sekitar 5 km sebelum di Bendung Kaligending, atau 10,2 km sebelum Museum LIPI Karangsambung.

Di sisi sebelah kanan lapangan terdapat sejumlah bangunan yang disebut sebagai Pasar Perkemahan Widoro, yang sepertinya menjual segala macam tetek bengek keperluan perkemahan. Hanya saja saya tak sempat menengok kondisi di dalamnya. Diantara lapangan dengan jalan ada area terbuka yang bisa dipakai sebagai parkir kendaraan pengunjung.

bumi perkemahan widoro kebumen
Gerbang masuk ke dalam area Bumi Perkemahan Widoro yang berada di sisi Timur lapangan terbuka. Ada dua pasang tiang gapura besar kecil. Dua yang besar di bagian dalam menopang lambang Pramuka, yaitu buah kelapa yang keluar tunasnya. Sedangkan dua yang ada di sisi luar bagian atasnya sudah ditumbuhi dengan rerumputan liar.

Musim kemarau yang masih betah bertahta saat itu membuat lapangan Bumi Perkemahan Widoro terlihat berwarna coklat kekuningan dengan sedikit warna hijau pada rerumputan, membawa suasana sekitar terkesan muram. Keadaan sangat sepi ketika saya melangkahkan kaki mendaki sejumlah undakan memasuki area perkemahan sedikit lebih dalam.

bumi perkemahan widoro kebumen
Agak ke sebelah dalam kompleks Bumi Perkemahan Widoro terdapat area terbuka kecil dengan lambang Pramuka dan tulisan Dasa Dharma Pramuka yang berbunyi,

“Pramuka itu:
1.Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa
2.Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3.Patriot yang sopan dan kesatria
4.Patuh dan suka bermusyawarah
5.Rela menolong dan tabah
6.Rajin, terampil dan gembira
7.Hemat cermat dan bersahaja
8.Disiplin, berani dan setia
9.Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10.Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan”

Lambang Pramuka berupa Tunas Kelapa itu diciptakan oleh Soenardjo Atmodipurwo, tokoh pramuka dan juga pegawai tinggi Departemen Pertanian. Lambang Tunas Kelapa dipakai pertama kali pada 14 Agustus 1961 saat Presiden Soekarno menganugerahkan Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia ke organisasi Gerakan Pramuka.

bumi perkemahan widoro kebumen
Meskipun undakan yang menuju ke bagian tengah kompleks Bumi Perkemahan Widoro ini sudah banyak yang retak, namun secara umum masih bisa ditapaki tanpa masalah. Hanya saja sampah dedaunan dan plastik terlihat berserak cukup banyak, menandai kebersihan di tempat ini tidak dijaga setiap harinya. Mungkin hanya jelang akhir pekan dibersihkan.

Sekitar 50 meter dari tepi lapangan terdapat pendopo yang cukup besar, dan tapak-tapak kemah ada di sebelah kiri, kanan, dan belakangnya. Tak ada satu pun orang yang berkemah saat itu, mungkin karena bukan akhir pekan. Lebar terpanjang Bumi Perkemahan Widoro sekitar 200 meter, dan dari tepi lapangan ke ujung belakang area mencapai 225 meter.

Pepohonan tumbuh cukup rapat di dalam area perkemahan, dengan setidaknya ada empat area yang agak terbuka dan bisa menjadi tapak perkemahan. Air di tempat ini tampaknya tidak menjadi masalah, sesuatu hal yang sangat penting bagi bumi perkemahan. Hanya saja perkemahan terkesan menyeramkan ketika suasana sepi tanpa lalu-lalang orang.

Bumi Perkemahan Widoro Kebumen

Alamat : Desa, Kacamatan Karangsambung, Kebumen. Lokasi GPS : -7.61072, 109.65651, Waze ( smartphone Android dan iOS ). Rujukan : Peta Wisata Kebumen, Tempat Wisata di Kebumen, Hotel di Kebumen, Sewa Mobil di Kebumen. Galeri (4 foto) Bumi Perkemahan Widoro Kebumen : 1.Gerbang masuk, 2.Area terbuka, 3.Undakan, 4.Lapangan.

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Jawa Tengah » Kebumen » Bumi Perkemahan Widoro Kebumen

By Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email for newly published posts. Updated on 18 Juli 2017. Tag:

Tulisan lainnya : 11 Tempat Kuliner di Gresik | 4 Tempat Wisata di Empat Lawang | Museum Sasmita Loka Ahmad Yani Jakarta | 10 Peta Wisata Bandar Lampung | Sindrom Kamar Mandi | Pantulan Dedaunan Situ Gunung | Perpustakaan Gus Dur Taman Budaya Tionghoa TMII Jakarta | Makam Syekh Quro Karawang | 23 Tempat Wisata di Sumenep | Mengkompres Html dari cPanel |