Bika Talago, 1

Home » Sumatera Barat » Dharmasraya » Bika Talago
Cari | Share | Tweet | WA | Print!.

Bika Talago di Koto Baru merupakan sebuah tempat jajanan tradisional unik yang wajib disinggahi jika anda dalam perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi, Sumatera Barat. Bukan saja anda harus mencicipi bagaimana lezatnya rasa dua macam Bika Talago selagi masih hangat, namun juga untuk melihat bagaimana proses pembuatan Bika Talago yang terbilang unik dan menarik.

Bika Talago
Warung Bika Talago meskipun sederhana namun terlihat cukup rapi dengan cat tembok berwarna orange, dan tulisan kapital “BIKA TALAGO” di bagian depan. Posisi Bika Talago ini berada di sebelah kanan jalan, berdampingan dengan sebuah telaga kecil, mungkin karena itu si empunya memberi nama warungnya “Bika Talago”, memunggungi Gunung Merapi yang terlihat anggun di kejauhan.

Bika Talago
Ibu penjual Bika Talago, dengan latar belakang lubang-lubang perapian berbentuk memanjang dengan kuali bulat tempat pembuatan Bika Talago. Bahan bakar kayu yang masih melimpah di daerah ini, ditumpuk di atas perapian untuk membantu mengeringkannya agar lebih mudah dibakar.

Bika Talago
Panci tempat menyimpan dua jenis bahan Bika Talago mentah yang siap dipanggang. Yang satu berwarna putih berbahan dasar tepung beras, parutan kelapa dan gula, sedangkan yang satunya berwarna kemerahan dengan rasa pisang.

Bika Talago
Seorang pekerja tengah meletakkan adonan mentah Bika Talago ke dalam kuali tanah liat yang diberi alas daun pisang. Satu kuali berisi dua potong adonan Bika Talago. Uniknya, kuali yang berisi adonan Bika Talago ini tidak dibakar dari bawah, namun kuali berisi kayu yang dibakar diletakkan di atas kuali adonan, sehingga hawa panas dari atas lah yang membuat Bika Talago ini menjadi matang.

Bika Talago
Seorang pekerja Bika Talago lainnya tengah meletakkan kuali berisi bakaran kayu ke atas kuali yang berisi adonan Bika Talago.

Share | Tweet | WA | Email | Print! | Tag:

Oleh Bambang Aroengbinang. Lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kirim pesan ke BA lewat email, atau lewat WA jika ingin menjadi penulis di Aroengbinang. Diperbaiki 7 Maret 2017.

Lalu «
Baru » »