Bagaimana Memilih Web Hosting Terbaik

Memilih sebuah web hosting provider sering bukan perkara yang mudah. Keharusan memilih perusahaan penyedia layanan webhosting ini terjadi ketika saya memutuskan untuk beralih dari blogspot yang gratisan ke dotcom yang berbayar, karena memberi fleksibilitas yang tinggi.

Ketika orang tidak tahu mana yang terbaik, maka rekomendasi dari seorang teman yang dipercaya sering menjadi pegangan. Saya pun demikian juga. Adalah atas rekomendasi seorang teman itu, saya menggunakan sebuah web hosting provider, dengan menggunakan server IIX.

Masalah yang saya hadapi dengan web hosting ini adalah tidak adanya dukungan langsung ke pelanggan, baik melalui telepon mau pun secara online. Setelah sekitar setahun, saya pun pindah ke provider lain, yang memberikan dukungan teknis 24/7, 24 jam sehari / 7 hari seminggu.

Sebagai referensi, inilah beberapa catatan yang saya buat mengenai bagaimana Memilih Web Hosting yang Terbaik:

  1. Dukungan Teknis 24/7
    Ini tidak bisa ditawar. Jangan pernah menggunakan web hosting yang tidak memberikan dukungan teknis secara online 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sepanjang tahun. Masalah bisa datang kapan saja. Kemampuan dan kecepatan mereka dalam menangani masalah yang timbul juga sangat penting untuk dipertimbangkan
  2. Uptime 99%
    Pilih hosting provider yang memberi garansi uptime minimum 99%. Jika ada, 99,5% tentu lebih baik. Uptime adalah waktu ketika hosting-nya berjalan dengan baik.
  3. Data Transfer (Traffic / Bandwidth)
    Data transfer adalah jumlah byte yang ditransfer dari situs ke pengunjung ketika mereka membuka halaman situs.

    Banyak web hosting yang menawarkan “unlimited bandwidth”. Namun jangan mudah percaya, karena selalu ada pembatasan dalam pemakaian server, misalnya dengan menerapkan jumlah hit maksimum pada saat yang bersamaan.

    Karena pembatasan maksimum hit inilah saya harus membatasi jumlah foto pada setiap posting, memperkecil ukuran foto, menurunkan kualitas foto hingga 60%, dan melakukan banyak hal lain agar setiap halaman bisa lebih cepat dibuka oleh pengunjung.

  4. Control Panel
    Pilih web hosting yang memberikan cPanel untuk mengontrol situs. cPanel adalah control panel nomor 1 di pasar yang digunakan oleh semua hosting provider terbaik saat ini. cPanel sangat mudah digunakan, dan lengkap fiturnya.
  5. Disk space
    Sebagian besar situsweb membutuhkan kurang dari 10 MB disk space, apalagi jika lebih banyak tulisan ketimbang foto. Jadi lebih bijaksana kalau memulai dengan disk space rendah dan menaikkannya secara bertahap.

    Penawaran “unlimited space” juga harus disikapi dengan kritis. Saya pribadi menyukai “unlimited space”, yang sebenarnya ada limitnya juga, karena tidak mau dipusingkan dengan kuota space dengan banyaknya foto dalam tulisan saya di Travelog.

  6. Server
    Jika ingin menggunakan web hosting lokal, karena masalah bahasa misalnya, pilih web hosting yang menawarkan pilihan server luar negeri, misalnya di Singapura dan di USA.

    Pada awalnya saya menggunakan server lokal IIX (Indonesia Internet eXchange) dengan pikiran jika kita sudah punya server lokal mengapa harus menggunakan server luar negeri? Namun seorang teman yang kebetulan sedang berada di Belanda mengeluh, karena sangat sulit membuka thearoengbinangproject.com. Akhirnya saya ketahui bahwa Server IIX ternyata memang sangat sulit diakses dari luar negeri, dan hanya cocok untuk pengunjung di dalam negeri.

    Dengan sangat berat hati saya pun pindah ke server Singapura, lalu pindah di USA, sebelum balik lagi ke server lokal karena masalah support dan lainnya. Semoga saja server IIX bisa segera di-upgrade sehingga bisa sejajar dengan server Singapura dan Malaysia, sukur-sukur bisa lebih baik.

  7. Backup Data dan Security
    Pilih hosting provider dengan security yang baik dan yang memberikan anda backup data secara teratur, sehingga jika terjadi sesuatu maka Anda masih bisa bernafas lega. Ini sangat penting karena kita sering lupa untuk melakukan backup situs kita sendiri.

Harga menjadi pertimbangan terakhir dalam memilih Web Hosting, karena tidak ada gunanya membayar dengan harga murah jika kita selalu dipusingkan dengan hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan apa yang seharusnya kita kerjakan.

Share | Tweet | WA | Email | Print!
Home » Blog » Blogging » Bagaimana Memilih Web Hosting Terbaik

Oleh Bambang Aroengbinang. BA lahir di Desa Mersi, Purwokerto, Jawa Tengah, sekarang tinggal di Jakarta. Seorang blogger dan pejalan musiman yang senang berkunjung ke situs, makam, dan tempat bersejarah. Menyukai pemandangan daratan subur dan pegunungan hijau ketimbang laut. Kontak BA. Subscribe via email. Diperbaiki 20 Maret 2017. Tag: