Waduk Cirata Purwakarta

Waduk Cirata saya kunjungi beberapa bulan yang lalu, dengan menggunakan jalur jalan dari arah Cibubur – Cileungsi – Cariu – Cikalong Kulon. Setelah sampai di daerah Cikalong Kulon kami lalu berbelok ke kiri menyusur sepanjang tepian Waduk Cirata sampai akhirnya tiba di ujung jalan, di bendungan dan area instalasi PLTA Cirata di Purwakarta.

Selain rusak beratnya jalur jalan di ruas Cileungsi – Cariu di beberapa titik, jalanan yang menyusur tepian Waduk Cirata juga tidak kurang-kurang parah rusaknya, selain sangat jauh pula jalan yang rusak. Beruntung saya menggunakan mobil SUV dengan roda yang relatif besar, sehingga masih bisa lebih mudah melewati jalur derita itu.

Waduk Cirata Purwakarta yang membendung aliran Sungai Citarum ini berada di sebelah hulu Waduk Jatiluhur, di wilayah yang masih sama. Waduk ini menggenangi wilayah sangat luas yang membentang di tiga kabupaten, yaitu Bandung, Cianjur, dan Purwakarta, dengan sebagian besar genangan airnya berada di Kabupaten Cianjur.

Bendungan PLTA Cirata Purwakarta memiliki sebuah instalasi Power House 4 lantai yang di dalam terowongan bawah tanahnya terdapat delapan buah turbin. Turbin-turbin itu pengoperasiannya dikendalikan dari ruang kontrol Switchyard yang berada dalam jarak sekitar 2 km dari mesin-mesin pembangkit listrik di dalam Power House itu.

waduk cirata purwakarta
Bagian belakang struktur beton Waduk Cirata dengan puluhan anak tangga menuju ke dasar lembah, dan latar belakang Power House PLTA Cirata. Dasar lembah ini merupakan daerah aliran Sungai Citarum yang setelah menggerakkan turbin PLTA Cirata, aliran airnya menghidupi berhektar-hektar sawah di daerah Purwakarta.

Di tepian Waduk Cirata ada warung-warung makanan khas Purwakarta yang dikenal dengan nama Sate Maranggi. Sate empuk dan lezat ini biasanya menggunakan daging kambing atau sapi, berbumbu kecap dengan perpaduan rasa manis, asam, dan pedas. Ikan bakar harum dan kelapa muda yang empuk manis segar juga banyak dijajakan di sana.

Cobalah mampir ke Sate Maranggi Abah Buyung di GPS: -6.70359, 107.36248. Ada lagi ibu penjaja Sate Maranggi di tepian Waduk Cirata dengan tikar lesehan di tenda sederhana. Tempat sederhana ini memberi suasana nikmat untuk menyantap Sate Maranggi, sambil melihat pemandangan Waduk Cirata yang tenang dengan panorama perbukitan hijau.

waduk cirata purwakarta
Suasana alam terlihat cantik dan romantis ketika semburat cahaya kemerahan mulai mewarnai awan yang menggantung di atas air dan perbukitan yang mengelilingi Waduk Cirata Purwakarta. Semakin senja sapuan warna merah pada awan di atas waduk semakin kentara terlihat mata. Nelayan yang menjala ikan juga ikut mempercantik pemandangan.

Panorama senja kala yang sangat indah di tepian Waduk Cirata ini bisa dinikmati dari warung-warung yang berada di tepian waduk, di lokasi yang disebut Buangan. Selain duduk santai di amben bambu warung sambil makan minum hangat, di Buangan para pengunjung juga bisa menyewa perahu nelayan untuk menikmati suasana dari tengah waduk.

Untuk bisa menikmati panorama senja di Waduk Cirata Purwakarta, pejalan dari luar kota memang mungkin perlu mempertimbangkan untuk menginap di sekitar waduk atau di dekat Kota Purwakarta. Beberapa rumah penduduk di sekitar waduk ada yang menyediakan tempat menginap sederhana dan realtif murah, tentu dengan fasilitas yang seadanya.

waduk cirata purwakarta
Seorang pria terlihat tengah mengayuh getek bambunya di aliran sungai yang lebar. Pemandangan ini diambil dari atas jembatan yang berada beberapa kilometer setelah meninggalkan tepian Waduk Cirata Purwakarta arah ke Jakarta lewat jalan tol, memperlihatkan bagian belakang Waduk Cirata serta aliran air dan wilayah yang dilewatinya.

Di sebelah kiri Waduk Cirata Purwakarta terlihat panorama perbukitan yang tinggi, sawah hijau subur di sebelah kanan, dan struktur beton Waduk Cirata tampak jauh di latar belakang. Selain untuk irigasi, Waduk Cirata juga digunakan sebagai tempat untuk budidaya ikan dengan menggunakan puluhan ribu petak kolam jaring apung (KJA).

Bendungan PLTA Cirata, yang menjadi nama resmi Waduk Cirata, lokasinya berada pada ketinggian 220 mdpl. Bendungan ini menggunakan genangan air yang luasnya mencapai 6.200 hektar sebagai sumber energi utama guna untuk menggerakkan turbin raksasa PLTA Cirata yang dalam keadaan normal mampu menghasilkan sekitar 1.400 juta kwh listrik pertahun.

Cara paling mudah untuk menuju Waduk Cirata dari Jakarta adalah melalui Tol Cikampek dan lalu masuk Tol Purbaleunyi (Cipularang), keluar di gerbang tol Jatiluhur dan mengikuti Jalan Raya Ciganea. Setelah sampai di Jalan Raya Cialawi bertanyalah arah ke Waduk Cirata, karena anda harus berbelok ke kanan di sekitar jalan ini, di GPS -6.64633, 107.36721.

Foto Waduk Cirata Purwakarta berikutnya: 4.Kapal dan Penjala 5.Danau dan Perbukitan 6.Karamba 7.Jingga Senja 8.Menara Kontrol 9.Powerhouse 10.Bendungan 11.Warung 12.Sudut Waduk 13.Lesehan 14.Tengara Bendungan 15.Perbukitan 16.Jalan Waduk 17.Hijau Subur

Waduk Cirata

Cisalada, Kerendem, Buangan (Lokasi sewa perahu nelayan), Purwakarta, Jawa Barat. GPS: -6.69976, 107.34419
Tempat Wisata di Purwakarta . Peta Wisata Purwakarta . Hotel di Purwakarta . Waduk Cirata

Tag:
Home » Jawa Barat » Purwakarta » Waduk Cirata Purwakarta
Bagi via: Facebook . Twitter . Google+1 . Email . Print!
.